• WhatsApp Channel : One Day One Hadith

    Bergabunglah bersama Saluran WhatsApp One Day One Hadith

  • Penerimaan Santri Baru 2026/2027

    Monggo nderek-nderek Nyethak Sholihin Sholihat dengan mendaftarkan putra putri jenengan ke PPW An-Nur 2 Al Murtadlo

  • Tadarus Akbar

    Tadarus Akbar oleh ribuan santri putra Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo

  • Sholat Tarawih Akbar

    Sekitar 3.000 santri putra melaksanakan Tarawih Akbar di Lapangan Utama Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo. Sabtu malam, 21 Februari 2026, lapangan center An-Nur II penuh dengan 24 saf santri berbaju putih

  • Bersama KAPOLRI

    Bersama Bapak Jenderal Listyo Sigit Prabowo - KAPOLRI dan Majelis Keluarga An-Nur 2

KELEBIHAN PAHALA TARAWIH?




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Sayyidna Ali KW, Rasul SAW bersabda :
لَا تَكْذِبُوا عَلَيَّ فَإِنَّهُ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ فَلْيَلِجْ النَّارَ
Janganlah kamu berdusta atasku, karena sesungguhnya barangsiapa berdusta atasku, maka silahkan dia masuk ke neraka. [HR Bukhari Muslim]

Catatan Alvers

Kita berada di zaman akhir, zaman di mana kiamat sudah dekat. Betapa tidak, 14 Abad yang silam, Nabi SAW telah bersabda :
بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةَ هَكَذَا
(Jarak) diutusnya aku dan (datangnya) hari Kiamat seperti ini. (Beliau berisyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah lalu merenggangkannya). [HR Bukhari]

Zaman sekarang ini zaman hoax, zaman dimana kebohongan menjadi “sego jangan” (makanan sehari-hari). Betapa banyak kebohongan tersebar hingga kita tidak menyadari keberadaannya bahkan terkadang kita menganggapnya sebagai kebenaran. Ya, Itulah perilaku di zaman akhir. Nabi SAW bersabda :
لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَظْهَرَ الْفِتَنُ وَيَكْثُرَ الْكَذِبُ
Tidaklah terjadi hari kiamat hingga muncul banyak fitnah dan banyak kebohongan- kebohongan ...[HR Ahmad]

Share:

BAROKAH SAHUR



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, Rasul SAW bersabda :
تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً
“Makan sahurlah kalian karena di dalam makan sahur terdapat barokah.” [HR Bukhari – Muslim]

Catatan Alvers

Kata Sahur merupakan kata yang familier untuk kaum muslimin apalagi pada bulan ramadhan namun dalam bahasa arab, dengan bentuk tulisan yang sama maka ia bisa dibaca sahur atau suhur dengan implikasi makna yang berbeda. Imam Nawawi berkata :
بِفَتْحِ السِّينِ وَضَمِّهَا فَالْمَفْتُوحُ اِسْمٌ لِلْمَأْكُولِ وَالْمَضْمُوْمُ اِسْمٌ لِلْفِعْلِ
Kata “Sahur” dengan huruf sin dibaca fathah dan “Suhur” dibaca dlammah, jika dibaca “Sahur” maka berarti nama untuk makanan-nya dan  jika dibaca “Suhur” berarti nama pekerjaannya (makan). [Al-Minhaj Syarah Muslim]
Share:

NIAT PUASA



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Ummul Mukminin Hafshah RA, Rasul SAW bersabda :
مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ
“Barangsiapa yang tidak “tabyit” (menjatuhkan niat pada malam hari) sebelum fajar, maka tidak ada puasa untuknya.” [HR An-Nasa’i]

Catatan Alvers

Semua ibadah tak terlepas dari yang namanya niat karena niat itulah yang membedakan mana ibadah dan mana adat kebiasaan. Duduk di masjid ada yang berniat i’tikaf maka mendapat pahala karena menjadi ibadah dan ada yang sekedar untuk beristirahat melepas lelah sepanjang perjalanan maka hal itu menjadi hal yang biasa yang tak berpahala. Begitupula puasa, ia tak bisa dilepaskan dari niat.
Share:

SHALAT BACA MUSHAF #9



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abi Bakar bin Abi Mulaikah, Ia berkata :
أنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَعْتَقَتْ غُلَامًا لَهَا عَنْ دُبُرٍ فَكَانَ يَؤُمُّهَا فِي رَمَضَانَ فِي الْمُصْحَفِ
Bahwasannya Sayyidah Aisyah RA memerdekakan budaknya (yang bernama dzakwan, abu amr) dengan cara “tadbir” (menngantungkan kemerdekaan budak dengan wafatnya majikan) Dan ia mengimami Aisyah (dan orang-orang yang bersamanya) di bulan Ramadlan dengan membaca mushaf al-Qur’an. [HR Ibnu Abi Syaibah]

Catatan Alvers

Bulan Ramadhan kali ini kita rasakan hal yang berbeda akibat pandemi covid-19 dimana kita diharuskan melakukan semua aktifitas dari rumah karena kita harus “Stay At Home”. Termasuk shalat tarawih yang biasanya dikerjakan di masjid maka saat ini dianjurkan di rumah. Hingga beredar status menggelikan di medsos “Dulu kalau rajin ke masjid namanya orang saleh namun sekarang orang ke masjid kirira orang salah. Dulu orang ditegur kalo tidak pergi jumatan namun sekarang yang ditegur justru orang yang pergi jumatan”.
Share:

PANDEMI, PAHALA TAK BERKURANG



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Musa Al-Asy’ari RA, Rasul SAW bersabda :
إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا
Jika seorang hamba sakit atau melakukan safar (perjalanan jauh), maka dicatat baginya pahala sebagaimana kebiasaan dia ketika mukim dan ketika sehat. [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Di masa pandemi sekarang ini, pemerintah bahkan ormas keagamaan seperti NU menghimbau agar masyarakat dan jamaah tidak mengadakan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang seperti pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan dan kegiatan lain yang sejenis guna antisipasi wabah covid-19. Menindaklanjuti hal ini, Kapolri memberikan Instruksi lewat surat Maklumat Kapolri Mak/2/III/2020 tanggal 19 Maret 2020 untuk menindak seluruh masyarakat yang melanggar. [suara com]

Share:

KEJARLAH AKHIRAT


ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Zaid bin Tsabit RA, Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ كَانَتْ الدُّنْيَا هَمَّهُ فَرَّقَ اللَّهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا مَا كُتِبَ لَهُ وَمَنْ كَانَتْ الْآخِرَةُ نِيَّتَهُ جَمَعَ اللَّهُ لَهُ أَمْرَهُ وَجَعَلَ غِنَاهُ فِي قَلْبِهِ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ
Barangsiapa menjadikan dunia sebagai tujuan hidupnya, niscaya Allah akan mencerai-beraikan urusannya dan menjadikan kefaqiran membayangi kedua matanya, dan harta dunia tidaklah datang kepadanya melainkan apa yang telah ditetapkan baginya. Dan barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai tujuan hidupnya, maka Allah akan mengumpulkan (mengatur) segala urusannya dan Allah akan menjadikan kekayaan memenuhi hatinya, dan harta dunia dipaksa untuk mendatanginya. [HR  Ibnu Majah]

Catatan Alvers

Tahukah anda? Jika barometer rizki itu adalah kerja keras, semakin keras semakin kaya maka yang paling kaya adalah kuli pemecah batu di lereng gunung. Jika barometer rizki itu adalah waktu kerja, semakin lama jam kerja semakin kaya, maka yang paling kaya adalah tukang tambal ban yang buka 24 jam. Jika Barometer rizki adalah kepandaian, maka yang paling kaya tentu guru besar yang bertitel Prof. Dr dst. Jika Barometer rizki adalah jabatan, maka yang paling kaya tentulah raja atau presiden. Namun tidaklah demikian, buktinya 100 orang terkaya dunia bukanlah mereka.

Share:

ARWA, ISTRI ABU LAHAB


ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Hudzaifah ibnu Yaman RA, Rasul SAW bersabda :
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ نَمَّامٌ
Tidak akan masuk surga, orang yang suka mengadu domba. [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Lagu-lagu religi seperti “Aisyah istri Rasulullah” tidak dipungkiri telah menarik perhatian khalayak ramai untuk mengenal lebih jauh sosok mulia beliau bahkan mulai banyak yang tertarik dengan kajian-kajian mengenai kemuliaan sayyidah Aisyah. Dakwah dengan lagu itu memiliki peran dan pangsa pasar tersendiri di zaman now dimana banyak orang kurang tertarik dengan kajian secara letterlijk. Hal ini seperti dakwah yang dilakukan oleh wali songo yang menggunakan media yang lagi booming pada masanya.
Share:

CINTA PERTAMA NABI


ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Sayyidina Ali RA, Rasul SAW bersabda :
خَيْرُ نِسَائِهَا مَرْيَمُ ابْنَةُ عِمْرَانَ وَخَيْرُ نِسَائِهَا خَدِيجَةُ
Wanita terbaik (di zaman bani israil) adalah Maryam putri Imran dan Wanita terbaik (di zaman ini, zaman Rasul SAW) adalah Khadijah.” [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Setelah booming lagu “Aisyah istri Rasulullah” maka bermunculan pula lagu-lagu yang mengisahkan tentang kemuliaan Khadijah misalnya ada “Khadijah Istri Pertama Rasulullah” oleh Nisa Hanifa, “Khadijah Istri Rasulullah” oleh Tami Aulia, “Siti Khadijah” oleh Syahla, “Sayyidatuna Khadijah Istri Rasulullah” oleh Halimah bahkan ada Vira Choliq melagukan judul “Khadijah Istri Rasulallah” dengan Versi lain lagu Aisyah Istri Rasulullah. Namun lagu–lagu tersebut tidaklah se-booming lagu aisyah. Entah karena liriknya kurang menarik, terasa garing ataukah penyanyinya kurang tenar.
Share:

BAKTI BERBALAS SURGA



ONE DAY ONE HADITH

Abdullah Bin Amr RA berkata:
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَأْذَنَهُ فِي الْجِهَادِ فَقَالَ أَحَيٌّ وَالِدَاكَ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَفِيهِمَا فَجَاهِدْ
Ada seorang laki-laki datang kepada Nabi SAW meminta ijin untuk ikut berjihad. Maka Rasulullah SAW bertanya : "Apakah kedua orang tuamu masih hidup?" Dia menjawab : "Ya". Maka Rasulullah SAW bersabda : “"Berjihadlah (dengan berbakti) pada keduanya." [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Di masa karantina covid 19 ini yang mengharuskan kita lebih banyak berada di dalam rumah dan tak jarang di antara kita yang hidup berdekatan bahkan serumah dengan orang tua. Tetaplah berbakti kepada keduanya, jangan pernah kita menolak perintahnya dan sakit hati karena ucapannya. Jadikanlah kebaktian kepadanya sebagai jalan meraih pahala jihad fisabilillah sebagaimana hadits di atas bahkan sarana menggapai surga yang mahal harganya.
Share:

PUASA QABLIYAH RAMADHAN (2)



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Aisyah RA, Ia berkata:
وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامًا فِي شَعْبَانَ
Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW melakukan puasa satu bulan penuh kecuali puasa bulan Ramadhan dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa sunah melebihi (puasa sunah) di bulan Sya’ban. [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Rasul SAW begitu mengistimewakan bulan Sya’ban dengan memperbanyak puasa di dalamnya sebagaimana keterangan hadits di atas. Imam Ibnu Hajar Al-‘Asqalani berpendapat : “Hadits di atas merupakan dalil keutamaan puasa sunnah di bulan Sya’ban.” [Fathul Bari] dan Imam Ash-Shan’ani berkata: Hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW mengistimewakan bulan Sya’ban dengan melakukan puasa sunnah lebih banyak dari bulan lainnya. [Subulus Salam] Dan diriwayatkan dari Ummu Salamah, ia berkata :
أَنَّهُ لَمْ يَكُنْ يَصُومُ مِنْ السَّنَةِ شَهْرًا تَامًّا إِلَّا شَعْبَانَ يَصِلُهُ بِرَمَضَانَ
Rasul SAW tidak berpuasa selama satu bulan secara sempurna (penuh) dari sepanjang tahun melainkan bulan sya’ban dimana beliau menyambungnya dengan ramadhan. [HR Abu Dawud]
Share:

POSTINGAN

Powered by Blogger.

Pengunjung Ke-

Translate

ANNUR 2 YOUTUBE

YOUTUBE ODOH

Recent Posts