• WhatsApp Channel : One Day One Hadith

    Bergabunglah bersama Saluran WhatsApp One Day One Hadith

  • Penerimaan Santri Baru 2026/2027

    Monggo nderek-nderek Nyethak Sholihin Sholihat dengan mendaftarkan putra putri jenengan ke PPW An-Nur 2 Al Murtadlo

  • Tadarus Akbar

    Tadarus Akbar oleh ribuan santri putra Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo

  • Sholat Tarawih Akbar

    Sekitar 3.000 santri putra melaksanakan Tarawih Akbar di Lapangan Utama Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo. Sabtu malam, 21 Februari 2026, lapangan center An-Nur II penuh dengan 24 saf santri berbaju putih

  • Bersama KAPOLRI

    Bersama Bapak Jenderal Listyo Sigit Prabowo - KAPOLRI dan Majelis Keluarga An-Nur 2

NABI ISA SUDAH TURUN?

ONE DAY ONE HADITH

 

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasul SAW bersabda:

ู„َุง ุชَู‚ُูˆู…ُ ุงู„ุณَّุงุนَุฉُ ุญَุชَّู‰ ูŠَู†ْุฒِู„َ ูِูŠูƒُู…ْ ุงุจْู†ُ ู…َุฑْูŠَู…َ ุญَูƒَู…ًุง ู…ُู‚ْุณِุทًุง

"Tidaklah datang hari kiamat sehingga putra Maryam turun di tengah-tengah kalian sebagai hakim yang adil."  [HR Bukhari]

 

Catatan Alvers

 

Seorang pria asal Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral di media sosial setelah penampilannya disebut netizen mirip Yesus. Berambut panjang bergelombang, kumis dan jenggot yang panjang, serta wajah ala Timur Tengah dengan baju gamis panjang dengan dikelilingi oleh domba-domba. Akun Instagramnya dibanjiri pengikut hingga menembus lebih dari 170 ribu followers, padahal baru dibuat beberapa hari saja. Pria yang berusia 38 tahun yang sehari-hari bekerja jual beli dan sembelih kambing itu mengaku kaget akan hal ini. [tribunMadura com]

 

“Gawat, Nabi Isa telah turun sebagai pertanda akan kiamat.” Ujar seseorang menanggapi berita tersebut. Apa benar demikian? Terlepas dari berita di atas, Nabi Isa memang akan turun di akhir zaman sebagaimana dalam hadits utama "Demi Zat yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh hampir tiba saatnya Isa putra Maryam turun di tengah-tengah kalian sebagai hakim yang adil."  [HR Bukhari] Imam Nawawi berkata : Maksudnya Nabi Isa turun sebagai hakim dengan syari'at ini (Islam), bukan dengan kenabian-nya sendiri dan bukan pula syari'at yang menghapus, maka ia menjadi seorang hakim diantara para hakim dari kalangan umat ini. [Al-Minhaj Syarah Muslim]

 

Berbicara mengenai turunnya Nabi Isa di akhir zaman maka ada beberapa pertanyaan di benak banyak orang. Apa yang akan dilakukan oleh Nabi Isa ketika ia turun?”. Dalam lanjutan hadits utama dijelaskan, yaitu :

ูَูŠَูƒْุณِุฑَ ุงู„ุตَّู„ِูŠุจَ ูˆَูŠَู‚ْุชُู„َ ุงู„ْุฎِู†ْุฒِูŠุฑَ ูˆَูŠَุถَุนَ ุงู„ْุฌِุฒْูŠَุฉَ ูˆَูŠَูِูŠุถَ ุงู„ْู…َุงู„ُ ุญَุชَّู‰ ู„َุง ูŠَู‚ْุจَู„َู‡ُ ุฃَุญَุฏٌ

Lalu ia akan menghancurkan salib, membunuh babi, menghapus jizyah, dan harta akan melimpah ruah hingga tidak ada seorang pun yang mau menerimanya."  [HR Bukhari]

 

Istilah “Nabi Isa turun” ini dikarenakan Nabi Isa dahulu tidaklah disalib akan tetapi beliau itu diangkat. Allah SWT berfirman :

ูˆَู…َุง ู‚َุชَู„ُูˆู‡ُ ูˆَู…َุง ุตَู„َุจُูˆู‡ُ ูˆَู„َูƒِู†ْ ุดُุจِّู‡َ ู„َู‡ُู…ْ

"Mereka tidak membunuhnya dan tidak pula menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh) diserupakan dengan Isa bagi mereka." [QS An-Nisa': 157]

Lalu Allah berfirman:

ุจَู„ ุฑَّูَุนَู‡ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ุฅِู„َูŠْู‡ِ

"Tetapi Allah telah mengangkat Isa kepada-Nya." [QS An-Nisa': 158]

 

Diangkat ke mana? Beliau diangkat ke langit. Dalam hadits mengenai kisah mi’raj, Nabi Muhammad SAW bersabda :

ูَุฃَุชَูŠْู†َุง ุงู„ุณَّู…َุงุกَ ุงู„ุซَّุงู†ِูŠَุฉَ

"Kemudian kami mendatangi langit yang kedua”.

Ditanyakan, 'Siapa ini?' Jibril menjawab, 'Jibril.' Ditanyakan lagi, 'Siapa yang bersamamu?' Jibril menjawab, 'Muhammad.' Ditanyakan, 'Apakah beliau telah diutus?' Jibril menjawab, 'Ya.' Lalu dikatakan, 'Selamat datang kepadanya. Sebaik-baik kedatangan adalah kedatangannya.' Kemudian aku bertemu dengan Isa dan Yahya. Keduanya berkata, 'Selamat datang kepadamu, wahai saudara dan nabi.'" [HR Bukhari]

 

Apakah Nabi Isa wafat lalu di akhir zaman akan dihidupkan kembali ataukah ia masih hidup? Al-Qurtubi berkata : "Pendapat yang benar adalah bahwa Allah Ta'ala mengangkat Nabi Isa ke langit tanpa didahului kematian dan tanpa tidur”. Beliau berkata : Dalam firman Allah Ta'ala:

ุฅِู†ِّูŠ ู…ُุชَูˆَูِّูŠูƒَ ูˆَุฑَุงูِุนُูƒَ ุฅِู„َูŠَّ

"Aku akan mewafatkanmu dan mengangkatmu kepada-Ku." [QS Ali Imran : 55]

Terdapat taqdim dan ta'khir (mendahulukan dan mengakhirkan), karena huruf 'waw' tidak menunjukkan urutan (tertib). Maka maknanya adalah: 'Sesungguhnya Aku akan mengangkatmu kepada-Ku, menyucikanmu dari orang-orang kafir, kemudian mewafatkanmu setelah engkau turun dari langit.'" [Tafsir Al-Qurtubi]

 

“Kapankah waktunya Nabi Isa turun?” Beliau turun setelah datangnya fitnah Dajjal ketika sudah mendekati terjadinya kiamat.  an-Nawwas bin Sam'an RA berkata: "Pada suatu pagi Rasul SAW menceritakan tentang Dajjal..." Setelah panjang lebar beliau menceritakan tentang fitnah Dajjal lalu beliau bersabda :

ูَุจَูŠْู†َู…َุง ู‡ُูˆَ ูƒَุฐَู„ِูƒَ ุฅِุฐْ ุจَุนَุซَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุงู„ْู…َุณِูŠุญَ ุงุจْู†َ ู…َุฑْูŠَู…َ، ูَูŠَู†ْุฒِู„ُ ุนِู†ْุฏَ ุงู„ْู…َู†َุงุฑَุฉِ ุงู„ْุจَูŠْุถَุงุกِ ุดَุฑْู‚ِูŠَّ ุฏِู…َุดْู‚َ

"Maka ketika Dajjal berada dalam keadaan demikian, Allah mengutus Al-Masih Isa putra Maryam. Lalu beliau turun di dekat menara putih di sebelah timur Damaskus..." [HR Bukhari]

 

“Apakah Nabi Isa itu menggembalakan domba-domba?” Tidak ada hadits yang secara spesifik menyatakan demikian namun secara umum Nabi SAW bersabda :

ู…َุง ุจَุนَุซَ ุงู„ู„َّู‡ُ ู†َุจِูŠًّุง ุฅِู„َّุง ุฑَุนَู‰ ุงู„ْุบَู†َู…َ

“Tidaklah Allah mengutus seorang nabi melainkan ia menggembala kambing”. [HR Bukhari]

 

“Kenapa para nabi menggembala kambing?” Ibnu Hajar Al-Asqalani berkata : “Para ulama berkata :

ุงَู„ْุญِูƒْู…َุฉُ ูِูŠ ุฅِู„ْู‡َุงู…ِ ุงู„ْุฃَู†ْุจِูŠَุงุกِ ู…ِู†ْ ุฑَุนْูŠِ ุงู„ْุบَู†َู…ِ ู‚َุจْู„َ ุงู„ู†ُّุจُูˆَّุฉِ

Hikmah Allah mengilhamkan para nabi untuk menggembala kambing sebelum diangkat menjadi nabi

adalah agar mereka memperoleh latihan dalam menggembalakannya sebagai persiapan untuk memikul tugas memimpin umat mereka kelak. Sebab, dengan bergaul bersama kambing, mereka akan memiliki sifat penyabar dan penyayang. Hal itu karena mereka harus bersabar dalam menggembalakan kambing-kambing tersebut, mengumpulkannya setelah berpencar di padang rumput, memindahkannya dari satu tempat penggembalaan ke tempat lainnya, serta melindunginya dari serangan binatang buas maupun musuh lainnya seperti pencuri. [Fathul Bari]

 

Wallahu A’lam. Semoga Allah al-Bari membuka hati dan pikiran kita untuk senantiasa mengingat Allah atas semua fenomena yang terjadi dan mengambil hikmah dan kebaikan dari setiap kejadian.

 

Salam Satu Hadits

Dr.H.Fathul Bari.,SS.,M.Ag

 

Pondok Pesantren Wisata

AN-NUR 2 Malang Jatim

Ngaji dan Belajar Berasa di tempat Wisata

Ayo Mondok! Mondok Itu Keren!

 

 NB.

“Ballighu Anni Walau Ayah” Silahkan Share sebanyak-banyaknya kepada semua grup yang ada. Al-Hafidz Ibnul Jawzi berkata : _Barang siapa yang ingin amalnya tidak terputus setelah ia wafat maka sebarkanlah ilmu (agama)._ [At-Tadzkirah Wal Wa’dh]

 

 

Share:

KLARIFIKASI DULU!

 

ONE DAY ONE HADITH

 

Diriwayatkan dari Hafsh bin Ashim RA, Rasul SAW bersabda :

ูƒَูَู‰ ุจِุงู„ْู…َุฑْุกِ ูƒَุฐِุจًุง ุฃَู†ْ ูŠُุญَุฏِّุซَ ุจِูƒُู„ِّ ู…َุง ุณَู…ِุนَ

"Cukuplah seseorang dianggap berdusta apabila ia menceritakan setiap apa yang ia dengar."  [HR Muslim]

 

Catatan Alvers

 

Publik dihebohkan oleh pemberitaan mengenai seorang santriwati yang mengaku hamil dan pada awalnya mengaitkannya dengan mimpi tertentu. Keluarganya sempat mengaku kebingungan karena putrinya menyatakan tidak pernah berhubungan badan dengan siapa pun dan hanya mengaku sering mengalami mimpi tertentu. AH (54), selaku pimpinan Padepokan PPA, kemudian ditangkap polisi pada (27/5/2026) terkait dugaan tindak kekerasan seksual yang telah dilakukan menahun pada para santriwatinya. [news.detik.com] Namun belakangan (6/7/2026), Polisi mengumumkan hasil tes DNA terkait kasus tersebut menunjukkan bayi yang dilahirkan korban bukan anak biologis tersangka. Pasca tes DNA, korban mengakui bahwa perbuatan itu dilakukan dengan orang lain, seseorang yang diketahui dari ciri-cirinya adalah dari batuk yang diduga adalah dari AH. [news.detik.com]

 

Terlepas dari proses hukum kejadian tersebut yang masih berlangsung, Islam menganjurkan agar senantiasa melakukan tabayyun, klarifikasi atas setiap berita dan informasi. Allah SWT berfirman:

ูŠَุงุฃَูŠُّู‡َุง ุงู„َّุฐِูŠู†َ ุขู…َู†ُูˆุง ุฅِู†ْ ุฌَุงุกَูƒُู…ْ ูَุงุณِู‚ٌ ุจِู†َุจَุฅٍ ูَุชَุจَูŠَّู†ُูˆุง ุฃَู†ْ ุชُุตِูŠุจُูˆุง ู‚َูˆْู…ًุง ุจِุฌَู‡َุงู„َุฉٍ ูَุชُุตْุจِุญُูˆุง ุนَู„َู‰ ู…َุง ูَุนَู„ْุชُู…ْ ู†َุงุฏِู…ِูŠู†َ

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik dengan membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. [QS Al-Hujurat : 6].

 

Apalagi jika berita tersebut menyangkut tuduhan zina atau kehormatan seseorang. Syariat Islam menetapkan standar pembuktian yang sangat ketat agar tidak terjadi fitnah yaitu mendatangkan empat orang yang saksi yang melihat secara langsung. Allah SWT berfirman:

ูˆَุงู„َّุฐِูŠู†َ ูŠَุฑْู…ُูˆู†َ ุงู„ْู…ُุญْุตَู†َุงุชِ ุซُู…َّ ู„َู…ْ ูŠَุฃْุชُูˆุง ุจِุฃَุฑْุจَุนَุฉِ ุดُู‡َุฏَุงุกَ ูَุงุฌْู„ِุฏُูˆู‡ُู…ْ ุซَู…َุงู†ِูŠู†َ ุฌَู„ْุฏَุฉً

"Orang-orang yang menuduh wanita-wanita yang terpelihara kehormatannya, kemudian mereka tidak mendatangkan empat orang saksi, maka deralah mereka delapan puluh kali. [QS An-Nur : 4]

 

Saya teringat dengan kisah Juraij, seorang ahli ibadah yang hidup di zaman bani Isra’il. Dalam Shahih Bukhari dikisahkan ia dituduh oleh seorang wanita yang barusan melahirkan bahwa sang bayi adalah hasil zina dengan Juraij. Orang-orang pun terhasud dengan tuduhan tersebut, mereka mencaci maki juraij bahkan mereka membakar tempat ibadahnya. Melihat fitnah ini, Juraij lalu sholat dan kemudian bertanya kepada sang bayi, siapakah ayahmu? Sang bayi menjawab : “Ayahku adalah seorang penggembala”. Mengetahui hal ini, massa kemudian sadar bahwa mereka telah salah menuduh juraij. Merekapun meminta maaf dan berkata :

ู†َุจْู†ِูŠ ุตَูˆْู…َุนَุชَูƒَ ู…ِู†ْ ุฐَู‡َุจٍ

“Kami akan membangunkan tempat ibadahmu dengan emas.” [HR Bukhari]

 

Penyesalan selalu datang belakangan. Karena itu Islam mengajarkan agar seorang muslim tidak tergesa-gesa menyimpulkan suatu perkara sebelum melakukan tabayyun. Janganlah kita meneruskan berita yang demikian sebelum tabayyun. Dalam hadits utama, Rasul SAW bersabda : "Cukuplah seseorang dianggap berdusta apabila ia menceritakan setiap apa yang ia dengar."  [HR Muslim] Dan Allah SWT mengingatkan agar kita tidak menyesal di kemudian hari karena tergesa-gesa menerima informasi tanpa melakukan klarifikasi terlebih dahulu. Allah SWT berfirman : “agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. [QS Al-Hujurat : 6].

 

Ayat tersebut turun berkenaan dengan peristiwa yang terjadi pada Al-Walid bin Uqbah. Al-Wahidi menjelaskan : Rasul SAW mengutusnya kepada kabilah Bani al-Musthaliq untuk mengambil zakat mereka. Sebelumnya, pada masa jahiliah, pernah terjadi permusuhan antara Al-Walid dan Bani al-Musthaliq. Ketika penduduk Bani al-Musthaliq mendengar kedatangan utusan Rasul SAW, mereka keluar menyambutnya sebagai bentuk penghormatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Namun setan membisikkan kepada Al-Walid bahwa mereka hendak membunuhnya. Karena merasa takut, ia pun berbalik arah di tengah perjalanan dan kembali kepada Rasul SAW.

 

Al-Walid berkata : "Sesungguhnya Bani al-Musthaliq telah menolak menyerahkan zakat mereka dan mereka hendak membunuhku." Mendengar laporan itu, Rasul SAW menjadi marah dan berencana mengirim pasukan untuk memerangi mereka. Sementara itu, ketika Bani al-Musthaliq mengetahui bahwa Al-Walid telah kembali, mereka segera datang menghadap Rasul SAW seraya berkata : "Kami mendengar kedatangan utusanmu, maka kami keluar untuk menyambutnya, memuliakannya, dan menyerahkan hak Allah (zakat) yang menjadi kewajiban kami. Namun ternyata ia kembali di tengah jalan. Kami khawatir ia kembali karena menerima surat darimu yang menunjukkan kemurkaanmu kepada kami.

ูˆَุฅِู†َّุง ู†َุนُูˆุฐُ ุจِุงู„ู„َّู‡ِ ู…ِู†ْ ุบَุถَุจِู‡ِ ูˆَุบَุถَุจِ ุฑَุณُูˆู„ِู‡ِ

Kami berlindung kepada Allah dari kemurkaan Allah dan kemurkaan Rasul-Nya."

Maka Allah Ta'ala menurunkan firman-Nya: "Wahai orang-orang yang beriman! Jika datang kepada kalian seorang fasik membawa suatu berita, maka telitilah (tabayyunlah)." [Asbabun Nuzul]

 

Hampir saja terjadi peperangan antar sesama kaum muslimin akibat sebuah berita yang ternyata tidak benar. Sebuah peperangan yang tak perlu terjadi karena kesalahpahaman. Dari sinilah Allah mengajarkan pentingnya tabayyun sebelum mengambil keputusan. Maka ketika membaca berita, sebelum menulis komentar, sebelum menekan tombol share, bertanyalah kepada diri sendiri : "Apakah berita ini benar-benar valid?, Sudahkah aku bertabayyun?" Sebab penyesalan itu selalu datang belakangan.

 

Wallahu A’lam. Semoga Allah al-Bari membuka hati dan pikiran kita untuk agar senantiasa menjaga lisan, tulisan, dan media sosial kita dari menyebarkan berita yang belum jelas kebenarannya, serta memberikan kepada kita taufik untuk selalu bertabayyun sebelum menilai dan menyimpulkan suatu perkara.

 

Salam Satu Hadits

Dr.H.Fathul Bari.,SS.,M.Ag

 

Pondok Pesantren Wisata

AN-NUR 2 Malang Jatim

Ngaji dan Belajar Berasa di tempat Wisata

Ayo Mondok! Mondok Itu Keren!

 

 NB.

“Ballighu Anni Walau Ayah” Silahkan Share sebanyak-banyaknya kepada semua grup yang ada. Al-Hafidz Ibnul Jawzi berkata : _Barang siapa yang ingin amalnya tidak terputus setelah ia wafat maka sebarkanlah ilmu (agama)._ [At-Tadzkirah Wal Wa’dh]

Share:

DAHSYATNYA SURAT KAHFI

 

ONE DAY ONE HADITH

 

Diriwayatkan dari Abu Darda’ RA, Rasul SAW bersabda:

ู…َู†ْ ุญَูِุธَ ุนَุดْุฑَ ุขูŠَุงุชٍ ู…ِู†ْ ุฃَูˆَّู„ِ ุณُูˆุฑَุฉِ ุงู„ْูƒَู‡ْูِ ุนُุตِู…َ ู…ِู†َ ุงู„ุฏَّุฌَّุงู„ِ

“Barang siapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari Dajjal.” [HR Muslim]

 

Catatan Alvers

 

Semua surat dalam Al-Qur’an itu baik dan mulia, tidak ada yang jelek ataupun tidak boleh dibaca. Mengapa saya katakan demikian? Karena beredar di medsos, pendapat yang menyatakan bahwa membaca Surah Al-Masad dalam salat hukumnya makruh sebagai bentuk penghormatan kepada Rasul SAW karena surah itu mengenai pamannya, yaitu Abu Lahab. Anggapan ini tidak benar. Sebab, Rasul sendiri telah menerima gangguan darinya yang tidak pernah beliau terima dari kerabatnya yang lain. Tidak ada riwayat yang sahih bahwa beliau pernah melarang seseorang yang sering membaca surah tersebut dalam salat.

 

Sebaliknya, Rasul SAW tidak pernah melarang membaca surat al-masad atau surat tertentu dan beliau memerintahkan membaca surat apa saja tanpa terkecuali. Rasul SAW bersabda :

ุฅِุฐَุง ุงุณْุชَู‚ْุจَู„ْุชَ ุงู„ْู‚ِุจْู„َุฉَ ูَูƒَุจِّุฑْ ุซُู…َّ ุงู‚ْุฑَุฃْ ุจِุฃُู…ِّ ุงู„ْู‚ُุฑْุขู†ِ ุซُู…َّ ุงู‚ْุฑَุฃْ ุจِู…َุง ุดِุฆْุชَ

"Apabila engkau telah menghadap kiblat, maka bertakbirlah. Kemudian bacalah Ummul Qur'an (Surah Al-Fatihah), lalu bacalah apa saja yang engkau kehendaki (dari Al-Qur'an)." [HR Ahmad]

Hadits ini dinyatakan shahih dan sedangkan hadits yang melarang membaca surat tabbat atau surat tertentu itu haditsnya tidak shahih sehingga hadits tersebut gugur karena bertentangan dengan hadits shahih ini.

 

Jadi semua surat dalam Al-Qur’an itu baik dan mulia dan sebagian surat memiliki kemuliaan tersendiri seperti surat Al-Kahfi dalam hadits utama di atas. “Barang siapa menghafal sepuluh ayat pertama dari surat Al-Kahfi, maka ia akan terlindungi dari Dajjal.” [HR Muslim] dan dalam riwayat lain “Min Akhiril Kahfi” (dari akhir surat Al-Kahfi.” [HR Muslim] dan “Min Khawatimi Suratil Kahfi” (dari pungkasan surat Al-Kahfi.” [HR Abi Dawud] dan “Al-Asyral Awakhir min Suratil Kahfi” (sepuluh ayat terakhir dari surat Al-Kahfi.” [HR Ahmad]. Bahkan ada riwayat yang menyatakan hanya tiga surat. Rasul SAW bersabda :

ู…َู†ْ ู‚َุฑَุฃَ ุซَู„َุงุซَ ุขูŠَุงุชٍ ู…ِู†ْ ุฃَูˆَّู„ِ ุงู„ْูƒَู‡ْูِ ุนُุตِู…َ ู…ِู†ْ ูِุชْู†َุฉِ ุงู„ุฏَّุฌَّุงู„ِ

“Barang siapa membaca tiga ayat dari awal surat Al-Kahfi maka ia terjaga dari fitnah dajjal”. [HR Tirmidzi]

 

Imam Nawawi berkata : “Dikatakan bahwa hal itu disebabkan karena pada permulaan Surah Al-Kahfi terdapat berbagai keajaiban dan tanda-tanda (kekuasaan Allah). Maka barang siapa mentadabburi (merenungkan) ayat-ayat itu, niscaya ia tidak akan terfitnah oleh Dajjal. Demikian pula terdapat pada bagian akhir suratnya. [Al-Minhaj Lin Nawawi]

 

Keutamaan surat Kahfi yang lain disebutkan dalam sabda beliau: "Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang suatu surah yang keagungannya memenuhi antara langit dan bumi? Orang yang menuliskannya memperoleh pahala sebesar itu. Barang siapa membacanya pada hari Jumat, diampuni dosa-dosanya antara Jumat itu hingga Jumat berikutnya, ditambah tiga hari.

ูˆَู…َู†ْ ู‚َุฑَุฃَ ุงู„ْุฎَู…ْุณَ ุงู„ْุฃَูˆَุงุฎِุฑَ ู…ِู†ْู‡َุง ุนِู†ْุฏَ ู†َูˆْู…ِู‡ِ ุจَุนَุซَู‡ُ ุงู„ู„َّู‡ُ ุฃَูŠَّ ุงู„ู„َّูŠْู„ِ ุดَุงุกَ، ุณُูˆุฑَุฉُ ุฃَุตْุญَุงุจِ ุงู„ْูƒَู‡ْูِ

Dan barang siapa membaca lima ayat terakhirnya ketika hendak tidur, Allah akan membangunkannya pada waktu malam yang Dia kehendaki. Surah itu adalah Surah Ashabul Kahfi (Surah Al-Kahfi)." [HR dailami]

 

Membaca surat Al-Kahfi sebagaimana membaca Al-Qur’an dapat mendatangkan sakinah atau ketenangan. Al-Bara bin Azib RA berkata : "Ada seorang laki-laki sedang membaca Surah Al-Kahfi. Di dalam rumahnya terdapat seekor hewan tunggangan, lalu hewan itu menjadi gelisah dan terus berlari ketakutan. Ketika ia memperhatikan, ternyata ada semacam kabut atau awan yang menaunginya. Lalu ia menceritakan peristiwa itu kepada Nabi SAW. Maka beliau bersabda :

ุงู‚ْุฑَุฃْ ูُู„َุงู†ُ ูَุฅِู†َّู‡َุง ุงู„ุณَّูƒِูŠู†َุฉُ ู†َุฒَู„َุชْ ู„ِู„ْู‚ُุฑْุขู†ِ

'Teruslah membaca, wahai fulan. Sesungguhnya itu adalah as-Sakinah (ketenangan yang diturunkan Allah), yang turun karena (bacaan) Al-Qur'an." [HR Bukhari]

 

Khusus di hari jumat, membaca surat Kahfi memiliki keutamaan tersendiri. Nabi SAW bersabda :

ู…َู†ْ ู‚َุฑَุฃَ ุณُูˆุฑَุฉَ ุงู„ْูƒَู‡ْูِ ูŠَูˆْู…َ ุงู„ْุฌُู…ُุนَุฉِ ุฃَุถَุงุกَ ู„َู‡ُ ู…ِู†َ ุงู„ู†ُّูˆุฑِ ู…َุง ุจَูŠْู†َ ุงู„ْุฌُู…ُุนَุชَูŠْู†ِ

“Sesungguhnya barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi di hari Jumat, ia akan diterangi dengan cahaya di antara dua Jumat.” [HR Al-Hakim]

Dalam riwayat lain disebutkan :

ู…َุง ุจَูŠْู†َู‡ُ ูˆَุจَูŠْู†َ ุงู„ْุจَูŠْุชِ ุงู„ْุนَุชِูŠู‚ِ

(ia akan diterangi dengan cahaya) “di antara dirinya dan ka’bah”. [HR Baihaqi]

 

Keutamaan ini tidak hanya berlaku pada hari jumat tapi juga malam jumat. Rasul SAW bersabda :

ู…َู†ْ ู‚َุฑَุฃَ ุณُูˆุฑَุฉَ ุงู„ْูƒَู‡ْูِ ู„َูŠْู„َุฉَ ุงู„ْุฌُู…ُุนَุฉِ ุฃَุถَุงุกَ ู„َู‡ُ ู…ِู†َ ุงู„ู†ُّูˆุฑِ ูِูŠู…َุง ุจَูŠْู†َู‡ُ ูˆَุจَูŠْู†َ ุงู„ْุจَูŠْุชِ ุงู„ْุนَุชِูŠู‚ِ

“Barangsiapa yang membaca surat Al-Kahfi di malam Jumat maka ia akan diterangi dengan cahaya di antara dirinya dan ka’bah”. [HR Ad-Darimi]

Dikarenakan ada dua riwayat tersebut Al-Munawi berkata :

ูˆَูŠُุฌْู…َุนُ ุจِุฃَู†َّ ุงู„ْู…ُุฑَุงุฏَ ุงู„ْูŠَูˆْู…ُ ุจِู„َูŠْู„َุชِู‡ِ ูˆَุงู„ู„َّูŠْู„َุฉُ ุจِูŠَูˆْู…ِู‡َุง

Kedua riwayat dipadukan dengan memahami bahwa yang dimaksud hari Jumat mencakup malamnya, dan yang dimaksud malam Jumat mencakup siangnya." [Faidlul Qadir]

 

Apakah cahaya surat kahfi itu? Mulla Al-Qari berkata :

ุฃَูŠْ ูِูŠ ู‚َู„ْุจِู‡ِ ุฃَูˆْ ู‚َุจْุฑِู‡ِ ุฃَูˆْ ูŠَูˆْู…َ ุญَุดْุฑِู‡ِ ูِูŠ ุงู„ْุฌَู…ْุนِ ุงู„ْุฃَูƒْุจَุฑِ،

Yakni cahaya (maknawi) di dalam hatinya, atau di kuburnya, atau pada hari ia dibangkitkan di Padang Mahsyar (perhimpunan terbesar). [Mirqatul Mafatih]

 

Dalam riwayat lain disebutkan : "Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, akan memancar baginya cahaya dari bawah kedua telapak kakinya hingga ke puncak langit. Cahaya itu akan meneranginya pada Hari Kiamat.

ูˆَุบُูِุฑَ ู„َู‡ُ ู…َุง ุจَูŠْู†َ ุงู„ْุฌُู…ُุนَุชَูŠْู†ِ

Dan diampuni baginya dosa-dosa antara dua hari Jumat." [Faidlul Qadir]

 

Dan ada pula keutamaan yang lainnya. As-Suyuti menukil hadits (lemah) :

ู…َู†ْ ู‚َุฑَุฃَ ุจِุงู„ْูƒَู‡ْูِ ูŠَูˆْู…َ ุงู„ْุฌُู…ُุนَุฉِ ูَู‡ُูˆَ ู…َุนْุตُูˆู…ٌ ุฅِู„َู‰ ุซَู…َุงู†ِูŠَุฉِ ุฃَูŠَّุงู…ٍ ู…ِู†ْ ูƒُู„ِّ ูِุชْู†َุฉٍ ุชَูƒُูˆู†ُ

"Barang siapa membaca Surah Al-Kahfi pada hari Jumat, maka ia akan terlindungi selama delapan hari dari setiap fitnah yang terjadi. " [Jamiul Ahadits]

 

Wallahu A’lam. Semoga Allah al-Bari membuka hati dan fikiran kita untuk tidak melewatkan hari jumat dari pembacaan surat Al-Kahfi.

 

Salam Satu Hadits

Dr.H.Fathul Bari.,SS.,M.Ag

 

Pondok Pesantren Wisata

AN-NUR 2 Malang Jatim

Ngaji dan Belajar Berasa di tempat Wisata

Ayo Mondok! Mondok Itu Keren!

 

NB.

Jangan pelit berbagi ilmu. Sufyan Ats-sauri berkata : “Barang siapa pelit berbagi ilmu maka ia akan ditimpa satu dari tiga perkata : (1) lupa, (2) wafat tanpa manfaat dan (3) catatan ilmunya hilang”. [Al-Majmu’]

Share:

POSTINGAN

Powered by Blogger.

Pengunjung Ke-

Translate

ANNUR 2 YOUTUBE

YOUTUBE ODOH

Recent Posts