• WhatsApp Channel : One Day One Hadith

    Bergabunglah bersama Saluran WhatsApp One Day One Hadith

  • Penerimaan Santri Baru 2026/2027

    Monggo nderek-nderek Nyethak Sholihin Sholihat dengan mendaftarkan putra putri jenengan ke PPW An-Nur 2 Al Murtadlo

  • Tadarus Akbar

    Tadarus Akbar oleh ribuan santri putra Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo

  • Sholat Tarawih Akbar

    Sekitar 3.000 santri putra melaksanakan Tarawih Akbar di Lapangan Utama Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo. Sabtu malam, 21 Februari 2026, lapangan center An-Nur II penuh dengan 24 saf santri berbaju putih

  • Bersama KAPOLRI

    Bersama Bapak Jenderal Listyo Sigit Prabowo - KAPOLRI dan Majelis Keluarga An-Nur 2

MAGNET MASJID NABAWI #7


*ONE DAY ONE HADITH*

Dari Jabir RA, Nabi SAW bersabda :
صَلاَةٌ فِى مَسْجِدِى أَفْضَلُ مِنْ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ إِلاَّ الْمَسْجِدَ الْحَرَامَ وَصَلاَةٌ فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَفْضَلُ مِنْ مِائَةِ أَلْفِ صَلاَةٍ فِيمَا سِوَاهُ
“Shalat di masjidku (Masjid Nabawi) lebih utama daripada 1000 shalat di masjid lainnya selain Masjidil Haram. Shalat di Masjidil Haram lebih utama daripada 100.000 shalat di masjid lainnya.” [HR. Ahmad]

_Catatan Alvers_

Saat sholat ashar di masjid nabawi ada seorang pemuda berjubah dan bersorban khas arab saudi bertanya kepada saya, di mana posisi raudlah? Saya tunjukkan lokasi raudlah yang kebetulan berada di posisi sebelah kiri sekitar lima meter di mana saya sholat. Saya merasa heran mengapa orang tersebut tidak tau posisi raudlah, taman surga nabi? Yang diperebutkan jutaan orang yang datang ke masjid nabawi? karena Rasul SAW bersabda :
ما بين بيتي ومنبري روضة من رياض الجنة
“antara rumahku dan mimbarku adalah taman (raudhah) dari taman-taman surga” [HR Tirmidzi]

Mengobati rasa penasaran saya, akhirnya saya bertanya dari mana asalnya? Dia menjawab dari kota jeddah. Dan dia juga menceritakan bahwa dia pertama kali berkunjung ke masjid nabawi. MasyaAllah, ternyata orang yang rumahnya dekat sekitar 400 KM saja terasa berat untuk datang ke masjid nabawi. Hal ini membuktikan bahwa ziarah masjid Rasul itu ternyata lebih dipengaruhi oleh faktor kemauan daripada kemampuan. Dan untuk memotivasi dia, saya berkata Alhamdulillah kami berasal dari indonesia yang jaraknya lebih dari 8.000 KM dan sudah berkali-kali datang ke masjid nabawi.

Masjid nabawi adalah salah satu masjid yang dianjurkan untuk tujuan religi. Rasul SAW bersabda,
لاَ تُشَدُّ الرِّحَالُ إِلاَّ إِلَى ثَلاَثَةِ مَسَاجِدَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ ، وَمَسْجِدِ الرَّسُولِ – صلى الله عليه وسلم – وَمَسْجِدِ الأَقْصَى
“Tidaklah pelana itu diikat (untuk melakukan perjalanan dalam rangka ibadah) kecuali ke tiga masjid: Masjidil Haram, masjid Rasul saw dan masjidil Aqsha” [HR. Bukhari]

Karena anjuran tersebut cukup logis, karena secara dogmatis bahwa sholat di masjid ini setara dengan 1000 kali sholat di masjid lainnya sebagaimana hadits utama di atas. Ini berarti sekali sholat di sana sama halnya sholat 6,5 Bulan di masjid atau tempat lainnya. Subhanallah, sungguh besar pahalanya. Maka tak ayal masjid ini menjadi magnet ibadah kaum muslimin dari seluruh penjuru dunia tanpa pandang warna kulit, bahasa bahkan kasta. Mereka semua berjubel berebut sholat di masjid nabawi terlebih di raudhah.

Seusai shalat, mereka berbondong-bondong melintasi sisi makam Nabi saw untuk mengucapkan salam dan istimewanya Rasul saw akan menjawab secara langsung. Dalam hadits riwayat Abu Hurairah RA disebutkan:
ما من أحد يُسَلِّمُ عليّ؛ إلا رَدَّ الله عَلَيَّ روحي، حتى أرُدَّ عليه السلامَ ".
“Tidaklah salah seorang mengucapkan salam kepadaku, kecuali Allah akan mengembalikan ruh ku sehingga aku bisa membalas salamnya.” [HR Abu Dawud]

Sudah maklum bahwasanya orang yang meninggal, ruhnya berpisah dari jasadnya, sehingga jasadnya di makamkan ke dalam bumi. Adapun ruhnya akan tetap hidup di Alam Barzah. Namun khusus untuk para Nabi lebih dari itu, mereka itu hidup di dalam kuburnya. Sehingga menguatkan hadits di atas, Dalam hadits shahih Rasul saw bersabda :
الْأَنْبِيَاءُ أَحْيَاءٌ فِي قُبُورِهِمْ يُصَلُّونَ
“(Arwah) Para Nabi itu hidup di dalam kubur mereka, mereka itu shalat.” [HR. Al-Bazzar]

Posisi kuburan Nabi ditandai dengan kubah hijau di atasnya. Kubah hijau yang dikenal dengan nama Qubbatul Khadra' dibangun pada masa pemerintahan Sultan Mahmud (1233 H), dan kini menjadi ciri khas atau identitas Masjid Nabawi.

Meskipun dalam kondisi yang  berdesakan yang tak terelakkan maka yang tidak boleh terlupakan adalah tetap menjaga tatakrama dengan  merendahkan suara dan tidak mengeraskannya. Allah swt berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَرْفَعُوا أَصْوَاتَكُمْ فَوْقَ صَوْتِ النَّبِيِّ وَلَا تَجْهَرُوا لَهُ بِالْقَوْلِ كَجَهْرِ بَعْضِكُمْ لِبَعْضٍ أَنْ تَحْبَطَ أَعْمَالُكُمْ وَأَنْتُمْ لَا تَشْعُرُونَ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu melebihi suara nabi, dan janganlah kamu Berkata kepadanya dengan suara yang keras, sebagaimana kerasnya suara sebagian kamu terhadap sebagian yang lain, supaya tidak dihapus (pahala) amalanmu, sedangkan kamu tidak menyadari. [QS. Al-Hujurat: 2]

Para ulama berkata:
يُكْرَهُ رَفْعُ الصَّوْتِ عِنْدَ قبره صلى الله عليه وسلم كما كان يكره في حياته عليه الصلاة والسلام، لِأَنَّهُ مُحْتَرَمٌ حَيًّا وَفِي قَبْرِهِ صَلَوَاتُ اللَّهِ وَسَلَامُهُ عَلَيْهِ دَائِمًا
“Dibenci mengeraskan suara di sisi kubur Nabi saw sebagaimana di dibenci ketika beliau masih hidup, karena Nabi selalu terhormat baik ketika saat hidupnya maupun setelah wafatnya”.[Tafsir Ibn kasir]

Setelah melewati kubur Nabi saw, para peziarah akan melewati kuburan Abu Bakar RA Lalu Umar bin Khathab RA sembari mengucapkan salam kepada keduanya. Assalamu alayka Ya Rasulallah minni wa min Muhibbil Murtadlo (alvers), Assalamu alayka Ya Aba Bakar, Assalamu alayka Ya Umar.
Allahumma la taj'al hadza akhiral ahdy bi harami Rasulillah (Ya Allah, janganlah engkau jadikan ziarahku ini sebagai ziarah terakhir di tanah haram utusan-Mu, perkenankan kami untuk kembali lagi). Wallahu A'lam. Semoga Allah al-Bari membuka hati dan pikiran kita untuk tergerak hati dan berniat untuk pergi ke Masjid Nabawi serta ziarah Rasul SAW Dan semoga Allah mempermudah semua niat baik kita.

Ditulis di Masjid Nabawi Madinah
22 Januari 2017

Salam Satu Hadits,
DR.H.Fathul Bari Alvers

ONE DAY ONE HADITH
Kajian Hadits Sistem SPA (Singkat, Padat, Akurat)
READY STOCK BUKU ONE DAY#1#2
Distributor : 081216742626

*UMRAH ALVERS GROUP*
Periode 2 April 2017
 Biaya : *Rp.25 Jutaan*
 Lama : 12 hari
FREE Buku One Day #2

Share:

RINDU KAMI PADAMU #7


ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, Rasulullah bersabda:
ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيْهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلاَوَةَ اْلإِيْمَانِ، مَنْ كَانَ اللهُ وَرَسُوْلُهُ أَحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سِوَاهُمَا، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إِلاَّ ِللهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُوْدَ فِي الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ أَنْقَذَهُ اللهُ مِنْهُ، كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ.
“Ada tiga perkara yang apabila perkara tersebut ada pada seseorang, maka ia akan mendapatkan manisnya iman, yaitu (1) hendaknya Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dari selain keduanya. (2) Apabila ia mencintai seseorang, ia hanya mencintainya karena Allah. (3) Ia tidak suka untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya, sebagai-mana ia tidak mau untuk dilemparkan ke dalam api.” [HR Bukhari]

Catatan Alvers

“Rindu kami padamu... ya Rasul, Rindu tiada terperi. Berabad jarak darimu ya rasul, Serasa dikau di sini. Cinta ikhlasmu pada manusia Bagai cahaya suarga Dapatkah kami membalas cintamu Secara bersahaja.” Itulah lirik lagu “lawas” yang mengungkapkan kerinduan kepada Rasulullah yang disenandungkan oleh Bimbo, grup musik asal Bandung yang berdiri tahun 1967 yang terdiri atas tiga bersaudara kakak beradik.

Share:

MA HUWA HOAX?




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, dari Nabi SAW, beliau bersabda,
كَفَى بِالْمَرْءِ كَذِبًا أَنْ يُحَدِّثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ
Cukup seseorang dikatakan berdusta, jika ia menceritakan segala apa yang ia dengar.” [HR. Muslim]

Catatan Alvers

Apakah Hoax itu? Kata Hoax berasal dari bahasa inggris yang artinya berita palsu. Hoax didefinisikan sebagai sebuah kebohongan yang direkayasa agar terkesan menjadi sebuah kebenaran sehingga banyak orang tertipu dan ikut menyebarkan kebohongan tersebut. Seperti berita hoax yang viral kemarin mengenai kabar wafatnya seorang kyai tokoh nasional padalah beliau masih hidup (semoga dipanjangkan umurnya) dan dalam kondisi kesehatan yang mulai membaik.


Istilah Hoax mulai populer mengacu pada film drama Amerika yang berjudul "The Hoax" yang dirilis tahun 2006. Skenario Film ini didasarkan kepada novel karya Clifford Irving (1981) dengan judul yang sama, namun ternyata hasil skenario film sangat jauh berbeda dengan isi novel aslinya. Maka sejak saat itu film "The Hoax" dianggap sebagai film yang banyak mengandung kebohongan. Dan seiring berjalannnya waktu, kata "hoax" mulai hits dan familier digunakan netizen untuk menyebut sebuah kebohongan.

Hoax adalah sesuatu yang terlarang meskipun hanya sekedar main-main karena ancamannya tidak main-main. Dalam Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (Undang-Undang ITE) disebutkan, "Setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar."

Dalam bahasa arab, hoax ditranslate sebagai khid’ah dan dalam terminologi islam, hoax dikenal dengan sebutan kadzib dan hukumnya haram disertai dengan ancaman yang tidak kalah besar dari UU ITE, bagaimana tidak hoax diancam dengan siksa neraka. Rasul bersabda :
وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الْفُجُورِ وَإِنَّ الْفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا
Jauhilah dusta, karena sesungguhnya dusta mengarahkan kepada kejahatan, dan kejahatan mengarahkan ke neraka, dan seseorang yang terbiasa berdusta maka ia akan dicatat di sisi Allah sebagai pendusta.”[HR Muslim]

Dari Samurah bin Jundub RA, bahwa Rasulullah  seusai shalat bersabda : “Akan tetapi aku bermimpi didatangi oleh dua orang lelaki lalu keduanya memegang tanganku dan keduanya membawaku ke bumi yang disucikan, tiba-tiba aku dapati seorang yang sedang duduk dan seorang lagi sedang berdiri sementara di tangannya memegang tombak dari besi. Sebagian sahabat kami berkata, ‘Dari Musa.’ Tombak besi itu ditusukkan pada pojok mulut hingga tembus ke tengkuk. Kemudian ditusukkan pada pojok mulut sebelahnya seperti itu. Setelah pojok mulut pulih kembali maka disiksa lagi seperti itu. “Aku bertanya, ‘Siapakah dia itu?’
 Di akhir hadits tersebut, Rasulullah  bersabda: Aku berkata “Kalian berdua telah membawaku berkeliling semalam suntuk, maka kabarkan kepadaku tentang apa yang aku lihat?”. Maka Keduanya berkata, “Ya,
أَمَّا الَّذِي رَأَيْتَهُ يُشَقُّ شِدْقُهُ فَكَذَّابٌ يُحَدِّثُ بِالْكَذْبَةِ فَتُحْمَلُ عَنْهُ حَتَّى تَبْلُغَ الْآفَاقَ فَيُصْنَعُ بِهِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
Adapun orang yang kau lihat sedang dirobek pojok mulutnya maka ia adalah pendusta yang berbicara kedustaan lalu disebarkanlah kebohongan tersebut hingga ke seluruh penjuru dunia dan dia disiksa seperti itu hingga Hari Kiamat”. [HR Bukhari]

Dalam islam, dusta itu tercela meskipun dalam konteks iseng atau bercanda. Dalam sebuah hadits menyebutkan:
لاَ يُؤْمِنُ الْعَبْدُ الإِيمَانَ كُلَّهُ حَتَّى يَتْرُكَ الْكَذِبَ فِى الْمُزَاحَةِ وَيَتْرُكَ الْمِرَاءَ وَإِنْ كَانَ صَادِقاً
“Seseorang tidak dikatakan beriman secara full (penuh) sampai ia meninggalkan dusta saat bercanda dan ia meninggalkan debat walau itu benar.” [HR Ahmad]

Berdusta juga tercela walau tujuannya menghibur orang lain dan membuat mereka tertawa. Rasulullah bersabda :
وَيْلٌ لِلَّذِى يُحَدِّثُ فَيَكْذِبُ لِيُضْحِكَ بِهِ الْقَوْمَ وَيْلٌ لَهُ وَيْلٌ لَهُ
“Celakalah bagi yang berbicara lantas berdusta hanya karena ingin membuat suatu kaum tertawa. Celakalah dia, celakalah dia.” [HR Abu Daud]

Sebagaimana membuat kebohongan adalah perilaku tercela, begitu pula ikut menyebarkan kebohongan adalah perilaku yang tercela pula. Rasulullah bersabda:
كَفَى بِالْمَرْء كَذِبًا أَنْ يُحَدِّثَ بِكُلِّ مَا سَمِعَ
Cukuplah seseorang dikatakan berdusta bila ia menceritakan semua apa yang ia dengar. [HR Muslim]

Al-Imam Al-Munawi rahimahullah berkata:
أي إذا لم يتثبت لأنه يسمع عادة الصدق والكذب ، فإذا حدث بكل ما سمع لا محالة يكذب
Maksudnya adalah, jika seseorang tidak memastikan kebenaran suatu berita yang ia dengar (maka ia dianggap pendusta), sebab biasanya berita yang ia dengar terkadang benar dan terkadang dusta, maka jika ia menyampaikan semua yang ia dengar maka pastilah ia berdusta. [Faidhul Qadir]

So, ketika kita menerima suatu berita maka janganlah tergesa-gesa menyampaikan (share) kepada orang lain sebelum kita teliti kebenarannya. Allah SWT berfirman:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَى مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ
“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik dengan membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu”. [QS Al-Hujurat : 6]. Wallahu A’lam. Semoga Allah al-Bari membuka hati dan fikiran kita untuk selalu melakukan tabayyun (klarifikasi) terhadap suatu kabar dan tidak mudah untuk menyebarkan berita bohong dan tidak ada manfaatnya.

Salam Satu Hadith,
DR.H.Fathul Bari Alvers
PP Annur2.net Malang, Ind

UMRAH ALVERS  Mari umrah bersama kami. 14 Hari, 18 Januari 2017, Garuda & 12 Hari, Bulan April 2017, Hotel dekat, Hanya Rp.25 Juta InsyaAllah barokah.

Temukan Artikel terbaik ini dalam
BUKU ONE DAY ONE HADITH
Kajian Hadits Sistem SPA
(Singkat, Padat, Akurat)
Buku Serial #1 Indahnya Hidup Bersama Rasul SAW
Buku Serial #2 Motivasi Bahagia dari Rasul SAW
Harga Promo, hub.: 081216742626
Share:

MEMBALAS KEDZALIMAN?




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abi Dzar RA, Rasul bersabda, Allah SWT berfirman dalam hadits qudsy :

يَا عِبَادِي إِنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَى نَفْسِي وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا فَلَا تَظَالَمُوا
Wahai hambaku, Sesungguhnya aku mengharamkan kedzaliman atas diriku dan aku haramkan kedzaliman di antara kalian maka janganlah kalian saling mendzalimi [HR Muslim]

Catatan Alvers

Kata dzalim dalam bahasa arab berasal dari kata dzulm yang berarti gelap. Dalam Al-Qur’an, kata dzulm dengan semua derivasinya kurang lebih disebutkan sebanyak 315 Kali. Ar-Raghib mengatakan kedzaliman adalah meletakkan sesuatu tidak pada tempatnya yang khusus, adakalanya dengan mengurangi atau menambahnya, atau tidak sesuai waktu dan tempatnya. [Mufradat Alfadzil Qur’an] Al-Jurjani mengatakan bahwa kedzaliman adalah istilah dari perbuatan melampaui batas dari yang benar menuju kebathilan. [At-Ta’rifat]
Share:

INDAHNYA “SUJUD PAMUNGKAS”





ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, Rasulullah bersabda:
أَقْرَبُ مَا يَكُونُ الْعَبْدُ مِنْ رَبِّهِ وَهُوَ سَاجِدٌ فَأَكْثِرُوا الدُّعَاءَ
Kondisi terdekat seorang hamba kepada Tuhannya adalah ketika ia bersujud, maka perbanyaklah doa saat itu. [HR Muslim]

Catatan Alvers

Sosmed dihebohkan dengan berita ditemukannya seorang pria meninggal dalam posisi sujud dalam shalatnya tepatnya saat melakukan shalat sunnah ba’diyah Isya’ seusai shalat Isya berjamaah di sebuah Masjid di daerah Lawang, Jawa Timur (3/1/2016). Viral tersebut dilengkapi dengan foto dan video kejadiannya dimana Pertama kali diketahui oleh pengurus masjid yang hendak menutup pintu dan ia mendapati seorang jamaah tak kunjung bangkit dari sujudnya. Setelah diperiksa denyut nadinya, barulah diketahui bahwa jamaah tersebut telah meninggal dunia. [Situs Malangtoday] Innalillahi Wa inna ilayhi Raji’un.

Share:

RENUNGAN TAHUN BARU




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA bahwa Rasul menasehati seseorang dan beliau bersabda:
اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ، وَصِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ، وَغِنَاءَكَ قَبْلَ فَقْرِكَ ، وَفَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ ، وَحَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ
Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara
(1) Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu,
(2) Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu,
(3) Masa kayamu sebelum datang masa kefakiranmu,
(4) Masa luangmu sebelum datang masa sibukmu,
(5) Hidupmu sebelum datang matimu.
[HR Al-Hakim dalam Mustadrak dengan sanad yang shahih]

Catatan Alvers

Mengapa orang-orang menunggu pergantian tahun? Mereka begitu gembira menyambut kedatangan bulan januari, Hingga mereka serentak menghitung mundur 10-9-8 hingga hitungan 1 lalu mereka bersorak sorai, berpelukan, menjerit kegirangan, berjingkrak-jingkrak dibawah pancaran dan dentuman kembang api, seraya sama-sama meniup terompet telolet... telolet... tanpa tahu maksud dari apa yang dilakukan.  Ada apa dengan tahun baru?
Share:

LPJ KEHIDUPAN




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abud Darda’ RA, Rasul bersabda :
لَنْ تَزُولَ قَدَمَا عَبْدٍ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يَسْأَلَ عَنْ أَرْبَعٍ: عَنْ شَبَابِهِ فِيمَا أَبْلاهُ، وَعَنْ عُمُرِهِ فِيمَا أَفْنَاهُ، وَعَنْ مَالِهِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَهُ، وَفِيمَا أَنْفَقَهُ
“Tidak tergelincir kedua kaki seorang hamba pada hari kiamat sehingga Allah menanyakan empat hal: Umurnya; dihabiskan untuk apa, Waktu mudanya; digunakan untuk apa, Hartanya; darimana dia mendapatkan dan dibelanjakan untuk apa saja” [HR Thabrani dalam Al-Mu’jam Al-Kabir]

Catatan Alvers

Hari berganti hari, pekanpun silih berganti, hingga pergantian bulan demi bulan telah mengantarkan kita ke penghujung tahun ini tanpa terasa. Kadang kita merasa setahun bagaikan enam bulan dan satu bulan bagaikan lima belas hari. Sering kita lihat orang yang dulunya masih anak-anak sekarang sudah punya anak bahkan banyak anak dan kita tidak tersadar kalau sudah lanjut usia.

Share:

DUO MAULID?




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Umar RA, Ia berkata : Aku mendengar Nabi Muhammad SAW berkhutbah di atas mimbar, Beliau bersabda :
لَا تُطْرُونِي كَمَا أَطْرَتْ النَّصَارَى ابْنَ مَرْيَمَ فَإِنَّمَا أَنَا عَبْدُهُ فَقُولُوا عَبْدُ اللَّهِ وَرَسُولُهُ
Janganlah kalian memujiku sebagimana pujian yang diberikan kaum nashrani kepada ‘Isa putera Maryam karena aku hanyalah hamba Allah dan utusan-Nya [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Bulan ini adalah bulan desember sekaligus bulan Rabi’ul Awal sehingga pada Bulan ini terdapat duo maulid (dua peringatan besar kelahiran) yaitu peringatan kelahiran Nabi Muhammad Saw yang dikenal dengan istilah maulid dan hari natal yang merupakan peringatan kelahiran yesus dan menurut anggapan sebagian Kaum muslimin adalah maulidnya Nabi ISA AS dan atas dasar anggapan inilah mereka mengucapkan selamat.
Share:

JASA IBU TAK TERBALASKAN


ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Mu’wiyah bin Jahimah as-Salami, ia berkata :
أَنَّ جَاهِمَةَ جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَدْتُ أَنْ أَغْزُوَ، وَقَدْ جِئْتُ أَسْتَشِيْرُكَ. فَقَالَ: هَلْ لَكَ مِنْ أُمٍّ؟ قَالَ: نَعَمْ. قَالَ: فَالْزَمْهَا، فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلَيْهَا
bahwasanya Jahimah pernah datang menemui Nabi lalu berkata: Wahai Rasulullah, aku ingin pergi jihad, dan sungguh aku datang kepadamu untuk meminta pendapatmu. Beliau berkata: “Apakah engkau masih mempunyai ibu?” Ia menjawab: Ya, masih. Beliau bersabda: “Hendaklah engkau berbakti kepadanya, karena sesungguhnya surga itu di bawah kedua kakinya.” [HR an-Nasa`i]

Catatan Alvers

Tanggal 22 Desember diresmikan sebagai hari ibu oleh Presiden Soekarno di bawah Dekret Presiden No. 316 thn. 1953, pada ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia 1928. Tanggal tersebut dipilih untuk merayakan semangat wanita Indonesia dan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara. [Wikipedia]
Share:

DAHSYATNYA MANAQIB





ONE DAY ONE HADITH

Khabbab RA berkata : Kami mengeluh kepada Rasulullah SAW ketika beliau sedang berbaring di bawah bayangan Ka’bah, berbantalkan kain yang beliau miliki, lalu kami berkata: “Tidakkah engkau memohon pertolongan untuk kami? Tidakkah engkau mendo’akan kami?” Rasulullah SAW bersabda :
قَدْ كَانَ مَنْ قَبْلَكُمْ يُؤْخَذُ الرَّجُلُ فَيُحْفَرُ لَهُ فِي الْأَرْضِ فَيُجْعَلُ فِيهَا فَيُجَاءُ بِالْمِنْشَارِ فَيُوضَعُ عَلَى رَأْسِهِ فَيُجْعَلُ نِصْفَيْنِ وَيُمْشَطُ بِأَمْشَاطِ الْحَدِيدِ مَا دُونَ لَحْمِهِ وَعَظْمِهِ فَمَا يَصُدُّهُ ذَلِكَ عَنْ دِينِهِ
Sungguh ada di antara orang-orang yang beriman sebelum kalian yang ditangkap, lalu digalikan tanah dan ditanam di sana, kemudian dibawakan gergaji dan diletakkan di atas kepalanya, lalu orang itu dibelah dua, daging dan urat yang berada di bawah kulit disisir dengan sisir besi, namun itu semua tidak menghalanginya dari din (agama)nya. [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Di samping membaca maulid, Masyarakat kita lazim membaca manaqib. Kata manaqib adalah bentuk jamak dari mufrad (singular) manqabah, yang artinya cerita kebaikan amal dan akhlak perangai terpuji seseorang. Membaca manaqib artinya mempelajari segala sesuatu yang berkaitan dengan riwayat hidup sosok panutan dengan tujuan untuk menjadikannya sebagai pelajaran yang baik.
Share:

POSTINGAN

Powered by Blogger.

Pengunjung Ke-

Translate

ANNUR 2 YOUTUBE

YOUTUBE ODOH

Recent Posts