• WhatsApp Channel : One Day One Hadith

    Bergabunglah bersama Saluran WhatsApp One Day One Hadith

  • Penerimaan Santri Baru 2026/2027

    Monggo nderek-nderek Nyethak Sholihin Sholihat dengan mendaftarkan putra putri jenengan ke PPW An-Nur 2 Al Murtadlo

  • Tadarus Akbar

    Tadarus Akbar oleh ribuan santri putra Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo

  • Sholat Tarawih Akbar

    Sekitar 3.000 santri putra melaksanakan Tarawih Akbar di Lapangan Utama Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo. Sabtu malam, 21 Februari 2026, lapangan center An-Nur II penuh dengan 24 saf santri berbaju putih

  • Bersama KAPOLRI

    Bersama Bapak Jenderal Listyo Sigit Prabowo - KAPOLRI dan Majelis Keluarga An-Nur 2

RUPA-RUPA BERJABAT TANGAN



ONE DAY ONE HADITH

Dari al-Bara’ (bin ‘Azib) ia berkata: Rasulullah saw bersabda:
مَا مِنْ مُسْلِمَيْنِ يَلْتَقِيَانِ فَيَتَصَافَحَانِ إِلاَّ غُفِرَ لَهُمَا قَبْلَ أَنْ يَتَفَرَّقَاَ
 “Tidaklah dua orang muslim bertemu lalu berjabat tangan, melainkan keduanya sudah diampuni sebelum berpisah.” [HR. Abu Dawud]

Catatan Alvers

Silaturrahmi identik dengan berjabat tangan (bersalam-salaman). Berjabat tangan dalam satu pertemuan akan menciptakan kesan pertama yang positif sekaligus membuka pembicaraan ke tahap selanjutnya. Dalam banyak budaya di dunia ini, Berjabat tangan dianggap sebagai cara terbaik untuk menunjukkan keramahan. Lydia Ramsey, pakar etika bisnis dan penulis menyebutkan tata cara bersalaman dalam pergaulan internasional. Di Jepang, cara memberikan salam adalah dengan bersalaman atau membungkukkan badan atau kombinasi dari keduanya. Di Amerika Selatan, jabat tangan umum di kalangan pria. Sesama wanita atau pria dan wanita biasanya saling memberi salam dengan cara cipika-cipiki. Di Amerika Utara, jabat tangan yang bertenaga dianggap sebagai lambang profesionalisme dan percaya diri. Seringkali sebelum melepaskan tangan, kedua orang yang berjabat tangan saling menjentikkan jari (finger snap). Di China, bersalaman dilakukan dengan kuat sambil menggoyang-goyangkan tangan.
Share:

KERJA & ISTIRAHAT



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Ma’bad bin Ka’ab bin Malik dari Abu Qatadah bin Rabi’i bahwa ia menceritakan bahwasanya:
أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُرَّ عَلَيْهِ بِجَنَازَةٍ فَقَالَ مُسْتَرِيْحٌ وَمُسْتَرَاحٌ مِنْهُ قَالُوْا يَا رَسُوْلَ اللهِ مَا الْمُسْتَرِيْحُ وَالْمُسْتَرَاحُ مِنْهُ فَقَالَ اَلْعَبْدُ الْمُؤْمِنُ يَسْتَرِيْحُ مِنْ نَصَبِ الدُّنْيَا وَالْعَبْدُ الْفَاجِرُ يَسْتَرِيْحُ مِنْهُ الْعِبَادُ وَالْبِلاَدُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَابُّ
Suatu ketika iringan jenazah lewat di hadapan Rasulullah SAW, maka beliau bersabda: mustariih dan mustarah. Para sahabat bertanya, Wahai Rasulullah, apakah itu mustarih dan mustarah? beliau menjawab, Seorang hamba yang mukmin yastarih (akan beristirahat) dari kesulitan dunia, sementara seorang hamba yang pendosa, seluruh hamba, negeri, pepohonan dan binatang melata akan yastarih (beristirahat) dari (kezhalimannya) [HR Muslim]

Catatan Alvers

Hidup di dunia penuh dengan kesibukan dan aktifitas. Beribadah, Bekerja dan istriharat silih berganti hingga manusia meninggal dunia dan itulah istirahat yang sesungguhnya. Saat itu, seorang hamba yang mukmin barulah dapat beristirahat dari kesulitan dunia yang disebut dalam hadits di atas dengan istilah “Mustarih”. Bagaimana tidak, seorang mukmin diperintah untuk beribadah kepada Allah dan setelah itu kembali bekerja. Allah SWT berfirman :
فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوا فِي الْأَرْضِ وَابْتَغُوا مِنْ فَضْلِ اللَّهِ وَاذْكُرُوا اللَّهَ كَثِيرًا لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
“Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah sebanyak-banyaknya supaya kamu beruntung.” [QS Al-Jum’at: 10]
Share:

TAMU ; BAROMETER IMAN



ONE DAY ONE HADITH

Abi Syuraih Al-Adawi RA berkata: Dua telingaku mendengar dan kedua mataku melihat tatkala Nabi SAW bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ جَائِزَتَهُ قَالُوا وَمَا جَائِزَتُهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ يَوْمُهُ وَلَيْلَتُهُ وَالضِّيَافَةُ ثَلَاثَةُ أَيَّامٍ فَمَا كَانَ وَرَاءَ ذَلِكَ فَهُوَ صَدَقَةٌ عَلَيْهِ
“Barang siapa beriman kepada Allah dan hari Akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya dengan memberikannya hadiah”. Sahabat bertanya, “Apa hadiahnya itu, wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: “(Menjamunya dengan hidangan terbaik) sehari semalam. Jamuan untuk tamu ialah tiga hari, dan selebihnya adalah sedekah”[HR Muslim]

Catatan Alvers

Islam mengajarkan kepada kita untuk menghormati tamu. Sikap menghormati tamu bukan hanya mencerminkan kemuliaan hati tuan rumah namun juga menjadi salah satu tanda tingkat keimanannya kepada Allah dan Hari Akhir. Karena dengan jamuan yang disuguhkan, seorang mukmin berharap pahala dan balasan yang besar dari Allah pada hari Kiamat kelak.
Share:

SILATURRAHMI MENAMBAH USIA?




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Anas Bin Malik RA, Rasul SAW bersabda :
مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِي رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِي أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ
'Barangsiapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan usianya, hendaklah ia menjalin silaturahim [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Hadits di atas memberikan pemahaman kepada kita bahwa silaturrahmi bisa menambah usia. Benarkah demikian? Ibnu Hajar al-Haitami dalam Al-Inafah Fima Ja’a Fis Shadaqah wad Dhiyafah mengatakan bahwa dalam memahami penambahan umur ini terdapat dua pendapat. Pendapat pertama mengatakan bahwa:

أن الأحاديث المصرحة بأن صلة الرحم تزيد في العمر محمولة على ظاهرها من أن الزيادة فيها حقيقة، أي بالنسبة لعلم الملائكة، واللوح المحفوظ، بأن يكتب به معلقا، كأن وصل فلان رحمه عاش عشرين سنة، وإلا عاش عشرة، وما في أم الكتاب الواقع لا غير، لأنها علم الله القديم وهو لا تعليق فيه، ولا يطلع أحد عليه.
Sesungguhnya hadits-hadits yang menjelaskan bahwa silaturrahmi menambah umur itu ditafsiri secara dhahirnya yaitu penambahan umur secara hakiki maksudnya dinisbatkan kepada ilmu malaikat dan lauh mahfudz. Sebagai gambaran jika ditulis pada takdir yang ketahui malaikat “jika fulan menyambung silaturrahmi maka ia akan hidup 20 tahun namun jika tidak maka hidup hanya 10 tahun. Adapun takdir yang terdapat dalam lauh mahfudz maka itulah yang terjadi, bukan selainnya karena ilmu Allah itu bersifat qadim tanpa ta’liq (catatan).
Share:

BAHAYA MEMUTUS SILATURRAHMI




ONE DAY ONE HADITH

Abdurrahman bin ‘Auf RA mendengar Rasulullah SAW bersabda :
قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: أَنا الرَّحْمنُ، وَأَنا خَلَقْتُ الرَّحِمَ، وَاشْتَقَقْتُ لَهَا مِنِ اسْمِي، فَمَنْ وَصَلَهَا وَصَلْتُهُ، وَمَنْ قَطَعَهَا بتَتُّهُ
“Allah ’azza wa jalla berfirman: Aku adalah Ar-Rahman. Aku menciptakan rahim dan Aku mengambilnya dari nama-Ku. Siapa yang menyambungnya, niscaya Aku akan menjaga haknya. Dan siapa yang memutusnya, niscaya Aku akan memutus dirinya.” [HR. Ahmad]

Catatan Alvers

Allah SWT maha pengasih lagi maha penyayang memerintahkan manusia untuk menebar kasih sayang diantara mereka terlebih khusus lagi kepada sanak saudara. Sebaliknya Allah melarang permusuhan dan saling membenci sesama mereka terlebih kepada sanak saudara
seperti kakak atau adik, bibi, keponakan, dan yang lainnya dari antara kerabat hingga dalam hadits qudsy di atas Allah berfirman : “Dan siapa yang memutusnya (tali silaturrahmi), niscaya Aku akan memutus (hubungan dengan) dirinya.

Share:

SELAMAT IDUL FITRI


Share:

SHOLAT IDUL FITRI



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Ummu ‘Athiyah RA, Ia berkata:
أَمَرَنَا – تَعْنِى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- – أَنْ نُخْرِجَ فِى الْعِيدَيْنِ الْعَوَاتِقَ وَذَوَاتِ الْخُدُورِ وَأَمَرَ الْحُيَّضَ أَنْ يَعْتَزِلْنَ مُصَلَّى الْمُسْلِمِينَ.
“Nabi SAW memerintahkan kepada kami pada saat shalat ‘ied (Idul Fithri ataupun Idul Adha) agar mengeluarkan para gadis (yang baru beranjak dewasa) dan wanita yang dipingit, begitu pula wanita yang sedang haidh. Namun beliau memerintahkan pada wanita yang sedang haidh untuk menjauhi tempat shalat.” [HR Muslim]

Catatan Alvers

Sholat Id adalah sholat yang unik karena dilakukan setahun cuman dua kali dan dengan cara yang sedikit berbeda dengan sholat biasanya. Rentang Waktu Sholat id adalah antara munculnya matahari sampai tergelincirnya matahari. Sholat id ini adalah kekhususan Ummat ini karena baru disyariatkan pada tahun kedua hijriyah. Disebut id yang berarti kembali karena id ini datang kembali setiap tahunnya. Pelaksanaan sholat idul fitri dianjurkan agak di akhirkan untuk memberi kesempatan lebih luas waktu memberikan zakat fithrah sebelum shalat id. [Ianatu Thalibin]
Share:

SAYONARA RAMADHAN




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Khalid bin Ma’dan RA, berkata,
لَقَيْتُ وَاثِلَةَ بْنَ اْلأَسْقَعِ فِيْ يَوْمِ عِيْدٍ فَقُلْتُ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ فَقَالَ نَعَمْ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ قَالَ وَاثِلَةٌ لَقَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَيْدٍ فَقُلْتُ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ قَالَ نَعَمْ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ
Aku menemui Watsilah bin Al-Asqa’ pada hari Id, lalu aku mengatakan, ‘Taqabbalallah Minna Wa Minka”. Lalu ia menjawab, ‘Iya, Taqabbalallah Minna Wa Minka, Kemudian Watsilah berkata, ‘Aku menemui Rasulullah SAW pada hari Id lalu aku mengucapkan ‘Taqabbalallah Minna Wa Minka’, kemudian Rasulullah SAW menjawab, ‘Ya, Taqabbalallah Minna Wa Minka’ [HR. Baihaqi dalam Sunan Kubra]

Catatan Alvers

Seiring dengan cepatnya waktu berlalu, ternyata tanpa terasa ramadhan begitu cepat pula berjalan meninggalkan kita. Padahal kita belum maksimal membaca Al-Qur’an, belum maksimal shalat malam, belum maksimal melaksanakan shiyam dan juga belum optimal untuk melaksanakan ibadah-ibadah lainnya. Belum lagi kita tidak tahu apakah amalan yang sedikit itu diterima Allah swt?
Para sahabat Nabi begitu semangat untuk menyempurnakan amalan mereka, Namun mereka masih khawatir jika amalan tersebut ditolak oleh Allah. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah,
وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ
“Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut.” [Qs. Al Mu’minun: 60]

Share:

AKANKAH KITA KALAH DENGAN KUDA?



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Anas RA, Ia berkata:
لَمْ يَكُنْ شَيْءٌ أَحَبَّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ النِّسَاءِ مِنْ الْخَيْلِ
Tidak ada sesuatu yg lebih dicintai Rasulullah setelah isteri kecuali kuda perang. [HR. Nasai].

Catatan Alvers

Beberapa hari lagi kita akan sampai di garis finish ramadhan namun yang menjadi pertanyaan apakah kita keluar sebagai juara? Atau malah didiskualifikasi karena banyaknya pelanggaran yang kita kerjakan. Alih-alih bertambah semangat di akhir ramadhan ini malah kita semakin malas bahkan banyak orang lebih sibuk dengan urusan diluar ramadhan, persiapan hari raya, baju baru, kue dan makanan lainnya dan melupakan ramadhan. Hal ini terbukti dengan masjid-masjid mulai mengalami kemajuan, ya kemajuan shafnya.

Akankah kita kalah dengan kuda? Ibnul Jauzi berkata :
إن الخيل إذا شارفت نهاية المضمار بذلت قصارى جهدها لتفوز بالسباق .. فلا تكن الخيل أفطن منك ! فإنما الأعمال بالخواتيم فإنك إذا لم تحسن الاستقبال لعلك تحسن الوداع.
"Seekor kuda balap jika sudah berada mendekati garis finish ia akan mengerahkan seluruh tenaganya agar meraih kemenangan, maka jangan sampai kuda lebih cerdas darimu..  Karena sesungguhnya amalan itu ditentukan oleh penutupnya. Untuk itu,  jika  kamu termasuk dari yang tidak baik dalam penyambutan, maka boleh jadi kamu bisa melakukan yang terbaik saat perpisahan"  
Allah memberi kita malam lailatul qadar di 10 hari terakhir ini justru untuk memacu semangat ibadah kita. Akankah kita tetap pada kemalasan ini...
Share:

HIU KEHIDUPAN



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah RA, ia berkata : tiga hari sebelum meninggalnya Rasulullah SAW, aku mendengar beliau bersabda :
لاَ يَمُوتَنَّ أَحَدُكُمْ إِلاَّ وَهُوَ يُحْسِنُ بِاللَّهِ الظَّنَّ
Janganlah seorang diantara kalian meninggal kecuali dia telah berbaik sangka kepada Allah “ (H.R. Muslim)

Catatan Alvers

Suka dan duka silih berganti dalam kehidupan ini. Kewajiban kita adalah tetap husnudzan kepada Allah meski kondisi yang ada tidak sesuai harapan bahkan terbalik 180 derajat. Husnudzan adalah berpikiran positif, berpandangan mulia terhadap sesuatu yang terjadi di hadapannya karena keyakinan kepada sang pencipta bahwa ia adalah maha pengasih dan penyayang. Orang yang berhusnudzan akan selalu berperasangka baik dan selalu berpikiran positif terhadap sesuatu yang menimpa dirinya, meskipun sesuatu itu sangat membebaninya.
Share:

POSTINGAN

Powered by Blogger.

Pengunjung Ke-

Translate

ANNUR 2 YOUTUBE

YOUTUBE ODOH

Recent Posts