Kamis, 30 Januari 2020

VIRUS WUHAN VS WAHN



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Tsauban RA, Ada seseorang bertanya:”Ya Rasulallah, Apaka wahn itu?” Rasulullah SAW bersabda :
حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ
Cinta dunia dan takut mati. [HR Abu Daud]

Catatan Alvers

China memamerkan kekuatan militer terbesarnya dengan parade di sepanjang Chang'an Avenue saat negara itu merayakan 70 tahun pemerintahan komunis. Presiden China Xi Jinping, dengan lantang berpidato "Tidak ada kekuatan yang dapat mengguncang status Tanah Air kita yang agung, tidak ada kekuatan yang dapat menghentikan kemajuan rakyat dan bangsa China." (1/10/2019). [Wartaekonomi co id]


Hanya berselang tiga bulan, pada bulan Januari 2020 China lumpuh karena makhluk super kecil bernama virus corona yang berpusat di kota wuhan. Jumlah korban meninggal akibat virus corona bertambah lagi. Dilansir CNN (29/01/2020), pihak berwenang China mengumumkan 132 orang tewas akibat virus corona. Semuanya di daratan China. Ada 6.056 kasus yang dikonfirmasi di seluruh negeri. Virus corona tampaknya menyebar dengan cepat. Ada lonjakan 30 persen dalam kasus yang dilaporkan di China daratan hanya dalam sehari. [kompas com]

Statement “sombong” semacam ini mengingatkan kiat akan perahu Titanic yang dijuluki “The Unsinkable” (kapal yang tak pernah bisa tenggelam ). Thomas Andrews, sang perancang kapal berkata : “God Himself Could Not Sink This Ship” (Kapal ini tidak akan dapat tenggelam, bahkan oleh Tuhan sekalipun). 

Kapal berfasilitas kabin super mewah dengan fasilitas kolam air panas pertama di dunia pertama kali pada 10 April 1912 dari Southampton, Inggris menuju New York. Harga tiket kelas pertama di Titanic sekitar US$ 50 ribu atau setara Rp 600 juta-an. ia melintasi samudera dengan 2.216 penumpang.

Pada 14 April 1912, Titanic yang disombongkan itu kena batunya, ia menabrak gunung es yang diabaikan sebelumnya. Sejumlah 712 orang selamat sementara 1.514 termasuk Thomas Andrews  tewas seiring tenggelamnya kapal maut Titanic. [liputan6 com]

Boleh jadi semua ini teguran dari Allah yang maha perkasa, yang tak segan-segan memberikan perumpamaan dengan hewan yang lebih kecil dari nyamuk? Allah SWT berfirman :
إِنَّ اللَّهَ لَا يَسْتَحْيِي أَنْ يَضْرِبَ مَثَلًا مَا بَعُوضَةً فَمَا فَوْقَهَا
Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu... [QS Al-Baqarah : 26]
... Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?. Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik. [QS Al-Baqarah : 26]

Virus corona menjadi virus yang sangat menakutkan karena menyebabkan kematian. Dan berbicara kematian maka tidak hanya virus corona yang mematikan dan tidak hanya rakyat cina yang takut akan kematian akan tetapi hampir semua manusia takut akan kematian bahkan sebagian besar kita orang islam sekalipun. Inilah yang disampaikan Nabi SAW:

“Hampir saja para umat (yang kafir) mengerumuni kalian dari berbagai penjuru, sebagaimana mereka mengerumuni makanan dalam piring”. Kemudian seseorang bertanya, ”Katakanlah wahai Rasulullah, apakah kami pada saat itu sedikit?” Rasulullah SAW bersabda :
بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزِعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمُ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِى قُلُوبِكُمُ الْوَهَنَ
“Bahkan kalian pada saat itu banyak. Akan tetapi kalian bagai busa dan sampah yang dibawa oleh air bah. Allah akan menghilangkan rasa takut pada hati musuh kalian dan akan menimpakan dalam hati kalian ’Wahn’. “
Kemudian seseorang bertanya,”Apakah’wahn’ itu?” Rasulullah berkata,”Cinta dunia dan takut mati.” [HR Abu Daud]

Untuk memerangi penyakit wahn ini marilah kita sering-sering mengingat bahwa kematian itu pasti datang kepada kita suka atau tidak suka. Mengingat kematian akan membuat kita memperbaiki diri baik kepada Allah maupun kepada sesama. Nabi SAW bersabda:
أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ فَإِنَّهُ مَا ذَكَرَهُ أَحَدٌ فِى ضِيْقٍ مِنَ الْعَيْشِ إِلَّا وَسَّعَهُ عَلَيْهِ وَلَا ِفى سَعَةٍ إِلَّا ضَيَّقَهُ عَلَيْهِ
Perbanyaklah banyak mengingat penghancur kelezatan (yakni kematian) karena jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya sempit, maka hal itu akan akan menjadikannya lapang dan jika seseorang mengingatnya saat kehidupannya lapang, maka ia akan menjadikannya sempit (sehingga tidak tertipu dengan keindahan dunia).” [HR Ibnu Hibban]

Mengingat kematian artinya kita takut pada Allah baik ketika hidup maupun sesudah mati. Takut akan siksa-Nya, Itulah Khasyatullah, yang merupakan ibadah yang agung sehingga orang yang belum beramal sekalipun akan masuk surga karenanya. Rasulullah SAW bersabda : Ada seseorang dari zaman dahulu sebelum kalian (dari kalangan bani israil) yang mana ia berprasangka buruk dengan amalnya sendiri lalu ia berpesan kepada keluarganya :
إِذَا أَنَا مُتُّ فَأَحْرِقُونِي ثُمَّ اطْحَنُونِي ثُمَّ اذْرُونِي فِي الْبَحْرِ فَإِنَّ اللَّهَ إِنْ يَقْدِرْ عَلَيَّ لَمْ يَغْفِرْ لِي
Jika aku meninggal, maka bakarlah (jasad) ku dan tumbuklah jasadku hingga menjadi debu lalu  taburkanlah (abu jasad)ku di lautan, jika Allah mentakdirkan atas diriku maka Ia tidak akan mengampuni (dosa)ku.
Rasul melanjutkan sabdanya: Lalu Allah - Azza wa Jalla - memerintahkan para malaikat untuk menjemput ruhnya. Allah berfirman kepadanya: "Apa yang mendorongmu untuk melakukan apa yang telah engkau perbuat? Dia berkata;
يَا رَبِّ مَا فَعَلْتُ إِلَّا مِنْ مَخَافَتِكَ
"Wahai Rabbku, tidaklah aku perbuat kecuali karena rasa takut kepada-Mu."
Lalu Allahpun mengampuninya."[HR An-Nasa’i]
Wallahu A’lam. Semoga Allah Al-Bari membuka hati kita untuk takut kepada Allah sehingga semakin taat beribadah dan tidak menyakiti makhluk-Nya.

Salam Satu Hadits,
Dr. H. Fathul Bari Alvers

Pondok Pesantren Wisata
AN-NUR 2 Malang Jatim
Sarana Santri ber-Wisata Rohani Wisata Jasmani
Ayo Mondok! Mondok Itu Keren Lho!

NB.
Hak Cipta berupa Karya Ilmiyah ini dilindungi oleh Allah SWT. Mengubah dan menjiplaknya akan terkena hisab di akhirat kelak. *Silahkan Share tanpa mengedit artikel ini*. Sesungguhnya orang yang copas perkataan orang  lain tanpa menisbatkan kepadanya maka ia adalah seorang pencuri atau peng-ghosob dan keduanya adalah tercela [Imam Alhaddad]

0 komentar:

Posting Komentar