• WhatsApp Channel : One Day One Hadith

    Bergabunglah bersama Saluran WhatsApp One Day One Hadith

  • Penerimaan Santri Baru 2026/2027

    Monggo nderek-nderek Nyethak Sholihin Sholihat dengan mendaftarkan putra putri jenengan ke PPW An-Nur 2 Al Murtadlo

  • Tadarus Akbar

    Tadarus Akbar oleh ribuan santri putra Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo

  • Sholat Tarawih Akbar

    Sekitar 3.000 santri putra melaksanakan Tarawih Akbar di Lapangan Utama Pondok Pesantren Wisata An-Nur II Al-Murtadlo. Sabtu malam, 21 Februari 2026, lapangan center An-Nur II penuh dengan 24 saf santri berbaju putih

  • Bersama KAPOLRI

    Bersama Bapak Jenderal Listyo Sigit Prabowo - KAPOLRI dan Majelis Keluarga An-Nur 2

SAYONARA RAMADHAN




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Khalid bin Ma’dan RA, berkata,
لَقَيْتُ وَاثِلَةَ بْنَ اْلأَسْقَعِ فِيْ يَوْمِ عِيْدٍ فَقُلْتُ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ فَقَالَ نَعَمْ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ قَالَ وَاثِلَةٌ لَقَيْتُ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَيْدٍ فَقُلْتُ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ قَالَ نَعَمْ تَقَبَّلَ اللهُ مِنَّا وَمِنْكَ
Aku menemui Watsilah bin Al-Asqa’ pada hari Id, lalu aku mengatakan, ‘Taqabbalallah Minna Wa Minka”. Lalu ia menjawab, ‘Iya, Taqabbalallah Minna Wa Minka, Kemudian Watsilah berkata, ‘Aku menemui Rasulullah SAW pada hari Id lalu aku mengucapkan ‘Taqabbalallah Minna Wa Minka’, kemudian Rasulullah SAW menjawab, ‘Ya, Taqabbalallah Minna Wa Minka’ [HR. Baihaqi dalam Sunan Kubra]

Catatan Alvers

Seiring dengan cepatnya waktu berlalu, ternyata tanpa terasa ramadhan begitu cepat pula berjalan meninggalkan kita. Padahal kita belum maksimal membaca Al-Qur’an, belum maksimal shalat malam, belum maksimal melaksanakan shiyam dan juga belum optimal untuk melaksanakan ibadah-ibadah lainnya. Belum lagi kita tidak tahu apakah amalan yang sedikit itu diterima Allah swt?
Para sahabat Nabi begitu semangat untuk menyempurnakan amalan mereka, Namun mereka masih khawatir jika amalan tersebut ditolak oleh Allah. Sebagaimana disebutkan dalam firman Allah,
وَالَّذِينَ يُؤْتُونَ مَا آتَوْا وَقُلُوبُهُمْ وَجِلَةٌ
“Dan orang-orang yang memberikan apa yang telah mereka berikan, dengan hati yang takut.” [Qs. Al Mu’minun: 60]

Share:

AKANKAH KITA KALAH DENGAN KUDA?



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Anas RA, Ia berkata:
لَمْ يَكُنْ شَيْءٌ أَحَبَّ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ النِّسَاءِ مِنْ الْخَيْلِ
Tidak ada sesuatu yg lebih dicintai Rasulullah setelah isteri kecuali kuda perang. [HR. Nasai].

Catatan Alvers

Beberapa hari lagi kita akan sampai di garis finish ramadhan namun yang menjadi pertanyaan apakah kita keluar sebagai juara? Atau malah didiskualifikasi karena banyaknya pelanggaran yang kita kerjakan. Alih-alih bertambah semangat di akhir ramadhan ini malah kita semakin malas bahkan banyak orang lebih sibuk dengan urusan diluar ramadhan, persiapan hari raya, baju baru, kue dan makanan lainnya dan melupakan ramadhan. Hal ini terbukti dengan masjid-masjid mulai mengalami kemajuan, ya kemajuan shafnya.

Akankah kita kalah dengan kuda? Ibnul Jauzi berkata :
إن الخيل إذا شارفت نهاية المضمار بذلت قصارى جهدها لتفوز بالسباق .. فلا تكن الخيل أفطن منك ! فإنما الأعمال بالخواتيم فإنك إذا لم تحسن الاستقبال لعلك تحسن الوداع.
"Seekor kuda balap jika sudah berada mendekati garis finish ia akan mengerahkan seluruh tenaganya agar meraih kemenangan, maka jangan sampai kuda lebih cerdas darimu..  Karena sesungguhnya amalan itu ditentukan oleh penutupnya. Untuk itu,  jika  kamu termasuk dari yang tidak baik dalam penyambutan, maka boleh jadi kamu bisa melakukan yang terbaik saat perpisahan"  
Allah memberi kita malam lailatul qadar di 10 hari terakhir ini justru untuk memacu semangat ibadah kita. Akankah kita tetap pada kemalasan ini...
Share:

HIU KEHIDUPAN



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Jabir bin Abdillah RA, ia berkata : tiga hari sebelum meninggalnya Rasulullah SAW, aku mendengar beliau bersabda :
لاَ يَمُوتَنَّ أَحَدُكُمْ إِلاَّ وَهُوَ يُحْسِنُ بِاللَّهِ الظَّنَّ
Janganlah seorang diantara kalian meninggal kecuali dia telah berbaik sangka kepada Allah “ (H.R. Muslim)

Catatan Alvers

Suka dan duka silih berganti dalam kehidupan ini. Kewajiban kita adalah tetap husnudzan kepada Allah meski kondisi yang ada tidak sesuai harapan bahkan terbalik 180 derajat. Husnudzan adalah berpikiran positif, berpandangan mulia terhadap sesuatu yang terjadi di hadapannya karena keyakinan kepada sang pencipta bahwa ia adalah maha pengasih dan penyayang. Orang yang berhusnudzan akan selalu berperasangka baik dan selalu berpikiran positif terhadap sesuatu yang menimpa dirinya, meskipun sesuatu itu sangat membebaninya.
Share:

PUASA JUNIOR



ONE DAY ONE HADITH

Rasulullah SAW bersabda :
مُرُوا الصَّبِىَّ بِالصَّلاَةِ إِذَا بَلَغَ سَبْعَ سِنِينَ وَإِذَا بَلَغَ عَشْرَ سِنِينَ فَاضْرِبُوهُ عَلَيْهَا
“Perintahkan anak ketika ia sudah menginjak usia tujuh tahun untuk shalat. Jika ia sudah menginjak usia sepuluh tahun, maka pukullah ia jika enggan shalat.” [HR. Abu Daud]

Catatan Alvers

Ibnu Hajar al-Atsqalani berkata: Apakah anak kecil (Junior) di syariatkan berpuasa? Menurut Mayoritas Ulama tidak ada beban kewajian syariat atas anak di bawah umur baligh, namun segolongan ulama salaf seperti ibnu sirin, az-Zuhri dan pendapat ini diikuti oleh as-Syafi’i berpendapat bahwa anak-anak di bawah umur diperintah melaksanakan puasa sebagai latihan jika mereka mampu berpuasa dan para ulama memberi batasan usia seperti sholat pada hadits di atas. [Fathul Bari]
Share:

ANAK PRESTASI VS FRUSTASI



ONE DAY ONE HADITH

Rasulullah SAW bersabda :
إِنَّ الرَّجُلَ لَتُرْفَعُ دَرَجَتُهُ فِي الْجَنَّةِ فَيَقُولُ أَنَّى هَذَا فَيُقَالُ بِاسْتِغْفَارِ وَلَدِكَ لَكَ
“Sungguh seorang manusia akan ditinggikan derajatnya di surga (kelak), maka dia bertanya, ‘Bagaimana aku bisa mencapai semua ini? Maka dikatakan padanya: (Ini semua) disebabkan istigfar (permohonan ampun kepada Allah yang selalu diucapkan oleh) anakmu untukmu. [HR Ahmad]

Catatan Alvers

Anak adalah kebanggan orang tuanya dan setiap orang tua ingin memiliki anak yang bisa dibanggakan. Allah SWT berfirman :
الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَالْبَاقِيَاتُ الصَّالِحَاتُ خَيْرٌ عِنْدَ رَبِّكَ ثَوَاباً وَخَيْرٌ أَمَلاً
“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia, tetapi amalan-amalan yang kekal dan shaleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi harapan.” (Qs.al-Kahfi: 46)
Namun kenyataannya tidak semua anak demikian. Di ayat yang lain Allah SWT berfirman :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلادِكُمْ عَدُوّاً لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ
“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka…” (Qs. At-Taghaabun:14)

Share:

MAAFKANLAH!




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasul SAW bersabda:
وَمَا زَادَ اللهُ عَبْدًا بِعَفْوٍ إِلاَّ عِزًّا وَمَا تَوَاضَعَ أَحَدٌ لِلهِ إِلَّا رَفَعَهُ اللهُ
“dan tidaklah Allah menambah seorang hamba karena memaafkan kecuali kemuliaan, dan tiada seorang yang rendah hati (tawadhu’) karena Allah melainkan diangkat oleh Allah” [HR. Muslim]

Catatan Alvers

Terkadang kita harus memaafkan seseorang bukan karena kita lemah namun karena kita menyadari bahwa semua orang melakukan kesalahan termasuk kita sendiri. Memaafkan itu tidak harus melupakan kesalahannya, tapi ketahuilah kita tidak akan bisa melupakan kelasahannya kalau kita tidak memaafkan. Betapa indahnya memaafkan sehingga Allah dan Nabi memerintahkan kita untuk memaafkan. Allah berfirman :
خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ
” Maafkanlah dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh” [QS Al-A’raf : 199]

Janganlah ragu untuk memaafkan, karena memaafkan bukanlah pekerjaan yang hina bahkan sebaliknya dengan memaafkan kita akan mulia, bahkan lebih mulia, karena dimuliakan oleh Allah swt sebagaimana hadits di atas.
Share:

MISTERI LAILATUL QADAR



ONE DAY ONE HADITH

Dari Aisyah RA, Nabi SAW bersabda,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْوِتْرِ مِنَ الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah lailatul qadar di malam ganjil dari sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.” [HR. Bukhari]

Catatan Alvers

Kenyataan yang terjadi pada 10 malam terakhir bulan ramadhan adalah fenomena berpindahnya keramaian dari musholla dan masjid ke mall dan stasiun. Hal ini kontras dengan anjuran Nabi untuk lebih giat beribadah pada sepuluh terakhir bulan ramadhan kita guna mencari malam lailatul qadar. Nabi SAW sendiri mencontohkannya. Beliau terlihat lebih rajin di akhir Ramadhan melebihi dari hari-hari lainnya, sebagaimana diceritakan oleh Aisah RA :  “Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan melebihi kesungguhan beliau di waktu yang lainnya.” [HR. Muslim]. Bahkan Aisyah RA mengatakan:
كَانَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – إِذَا دَخَلَ الْعَشْرُ شَدَّ مِئْزَرَهُ ، وَأَحْيَا لَيْلَهُ ، وَأَيْقَظَ أَهْلَهُ
“Apabila Nabi SAW memasuki sepuluh hari terakhir (bulan Ramadhan), beliau mengencangkan sarungnya (untuk menjauhi para istri), menghidupkan malam-malam tersebut dan membangunkan keluarganya.” [HR. Bukhari]
Cukuplah kiranya motivasi keberadaan amalan di lailatul qadar lebih baik dari amalan di 1000 bulan.
Share:

PERJALANAN TERBERAT



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudry, Rasul SAW bersabda :
إِذَا رَأَيْتُمْ الرَّجُلَ يَعْتَادُ الْمَسْجِدَ فَاشْهَدُوا لَهُ بِالْإِيمَانِ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ
“Jika kamu melihat orang rajin mendatangi masjid, maka persaksikanlah ia sebagai orang yang beriman.” Allah SWT berfirman : Orang yang mau memakmurkan masjid-masjid Allah hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kiamat. [QS At-Taubah : 18]. [HR. At-Tirmidzi]

Catatan Alvers

Orang bijak mengatakan : Perjalanan terberat adalah perjalanan menuju ke Masjid. Banyak pemuda yang kuat  menaklukan puncak Gunung bromo dengan ketinggian : 2.329 meter , atau Puncak gunung semeru yang tingginya 3.676 meter namun tak mampu menaklukkan perjalanan ke Masjid yang berjarak beberapa meter saja dari rumahnya.

Perjalanan terjauh adalah perjalanan menuju ke Masjid sebab banyak orang-orang kaya yang membayar jutaah rupiah untuk menempuh jalan ke cina, jepang, swedia bahkan telah travelling seluruh penjuru dunia namun tidak sanggup menempuh jalan ke masjid meskipun tanpa mengeluarkan biaya. Jangankan untuk sholat sehari 5 waktu, bahkan dalam seminggupun banyak yang melupakannya, dan tidak jarang pula yang seumur hidup tidak pernah mampir ke sana.
Share:

KAPAN NUZULUL QURAN?



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Watsilah Ibnul Asqa’, Rasul SAW bersabda :
أُنْزِلَتْ صُحُفُ إِبْرَاهِيمَ عَلَيْهِ السَّلَام فِي أَوَّلِ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ وَأُنْزِلَتْ التَّوْرَاةُ لِسِتٍّ مَضَيْنَ مِنْ رَمَضَانَ وَالْإِنْجِيلُ لِثَلَاثَ عَشْرَةَ خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ وَأُنْزِلَ الْفُرْقَانُ لِأَرْبَعٍ وَعِشْرِينَ خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ
“ Shuhuf Ibrahim diturunkan pada awal bulan ramadhan, kemudian Taurat pada enam bulan Ramadhan, lalu Injil pada 13 Ramadhan, sedangkan al-Qur’an pada 24 Ramadhan.”[HR Ahmad]

Catatan Alvers

Bulan ramadhan ternyata tidak hanya menjadi waktu turunnya al-Qur’an saja namun juga bagi kitab-kitab ummat yang terdahulu sebagaimana keterangan hadits di atas. Telah jelas bahwa Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan sebagaimana keterangan ayat [QS Al-Baqarah : 185] namun ulama berbeda pendapat seputar tanggal turunnya al-Qur’an. Hal ini karena tidak adanya hadits shahih yang menerangkan kapan tepatnya tanggal diturunkannya al-Qur’an tersebut. Berikut beberapa pendapat mengenai kapan tepatnya nuzulul Qur’an :

Share:

INNER BEAUTY



ONE DAY ONE HADITH

Rasulullah SAW bersabda :: “Sesungguhnya Allah tidak mewajibkan zakat kecuali untuk mensucikan apa yang tersisa dari harta kalian, dan mewajibkan warisan untuk orang-orang yang kalian tinggalkan.” Maka Umar pun bertakbir, kemudian Rasulullah SAW bersabda :
ألَا أُخْبِرُكَ بِخَيْرِ مَا يَكْنِزُ الْمَرْءُ الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ إِذَا نَظَرَ إِلَيْهَا سَرَّتْهُ وَإِذَا أَمَرَهَا أَطَاعَتْهُ وَإِذَا غَابَ عَنْهَا حَفِظَتْهُ
 “Maukah kuberitahu Sesuatu paling baik untuk disimpan (dipelihara) oleh seseorang? Yaitu istri yang shalihah yang apabila suaminya melihatnya maka ia akan menyenangkannya, dan apabilla ia memerintahkannya, maka diapun mentaatinya, dan kalau suaminya pergi maka dia akan menjaga amanahnya.” [HR Sunan Abi Daud]

Catatan Alvers

Setiap istri pasti ingin terlihat cantik di depan suaminya, mereka rela merogoh kocek dalam-dalam hingga juataan rupiah untuk pergi ke salon perawatan. Namun, sadarkah mereka bahwa sejatinya bagi setiap suami, cantik itu adalah inner beauty bukan kecantikan hasil polesan luar yang terletak pada kulit yang sangat tipis yang dapat hilang dengan mudah seiring berlalunya waktu. Bagi suami, tiada artinya cantik fisik tanpa dibarengi inner beauty. Itulah kecantikan sejati yang dimiliki oleh seroang istri, kecantikan sejati yang muncul dari dalam diri, yang tidak luntur dengan bertambahnya usia dan akan selalu terpancar keluar menjadi aura kebahagiaan keluarga.
Share:

POSTINGAN

Powered by Blogger.

Pengunjung Ke-

Translate

ANNUR 2 YOUTUBE

YOUTUBE ODOH

Recent Posts