إنَّ اللّهَ أَوْحَىٰ إِلَيَّ أَنْ تَوَاضَعُوا حَتَّىٰ لاَ يَفْخَرَ أَحَدٌ علىٰ أَحَدٍ، وَلاَ يَبْغِيَ أَحَدٌ عَلَىٰ أَحَدٍ

"Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku untuk menyuruh kalian bersikap rendah hati, sehingga tidak ada seorang pun yang membanggakan dirinya di hadapan orang lain, dan tidak seorang pun yang berbuat aniaya terhadap orang lain." [HR Muslim]

أَرْفَعُ النَّاسِ قَدْرًا : مَنْ لاَ يَرَى قَدْرَهُ ، وَأَكْبَرُ النَّاسِ فَضْلاً : مَنْ لَا يَرَى فَضْلَهُ

“Orang yang paling tinggi kedudukannya adalah orang yang tidak pernah melihat kedudukannya. Dan orang yang paling mulia adalah orang yang tidak pernah melihat kemuliannya (merasa mulia).” [Syu’abul Iman]

الإخلاص فقد رؤية الإخلاص، فإن من شاهد في إخلاصه الإخلاص فقد احتاج إخلاصه إلى إخلاص

"Ikhlas itu tidak merasa ikhlas. Orang yang menetapkan keikhlasan dalam amal perbuatannya maka keihklasannya tersebut masih butuh keikhlasan (karena kurang ikhlas)." [Ihya’ Ulumuddin]

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا

"Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur." [HR Muslim]

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ، ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ.

“Ya Allah, Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku pada agamaMu.”[HR Ahmad]

Monday, December 12, 2016

ALAMPUN MENCINTAINYA





ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Anas RA, Ia berkata :
نَظَرَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ إِلَى أُحُدٍ فَقَالَ إِنَّ أُحُدًا جَبَلٌ يُحِبُّنَا وَنُحِبُّهُ
Rasul melihat gunung uhud lalu beliau bersabda “Sesungguhnya gunung uhud adalah gunung yang mencintai kami dan kamipun mencintainya [HR Muslim]

Catatan Alvers

Hadits utama ini membuktikan bahwa Rasul dicintai tidak hanya oleh para sahabat-Nya akan tetapi lebih dari itu beliau dicintai oleh alam semesta. Rasul yang tidak pernah berbohong dan sifat jujur serta amanahnya diakui oleh semua orang, kawan maupun lawan, mengabarkan kepada kita bahwa gunung yang nota bene adalah benda mati menurut kita, gunung uhud tepatnya adalah gunung yang cintai kepada beliau.

Sunday, December 11, 2016

MANUSIA SUPER




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Ayyub dari Abu Qilabah dari Anas bin Malik RA , Ummu Sulaim RA berkata :
أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ كَانَ يَأْتِيهَا فَيَقِيلُ عِنْدَهَا فَتَبْسُطُ لَهُ نِطْعًا فَيَقِيلُ عَلَيْهِ وَكَانَ كَثِيرَ الْعَرَقِ فَكَانَتْ تَجْمَعُ عَرَقَهُ فَتَجْعَلُهُ فِي الطِّيبِ وَالْقَوَارِيرِ فَقَالَ النَّبِيُّ ﷺ يَا أُمَّ سُلَيْمٍ مَا هَذَا قَالَتْ عَرَقُكَ أَدُوفُ بِهِ طِيبِي (رواه مسلم)
Bahwa Nabi pernah mendatangi (rumah) Ummu Sulaim RA, dan tidur siang (Qailulah) di rumahnya. Maka Ummu Sulaim menghamparkan karpet kulit untuk beliau dan beliau pun tidur di atasnya. Ternyata beliau banyak mengeluarkan keringat. Akhirnya Ummu Sulaim mengumpulkan keringat beliau dan memasukkannya ke dalam tempat minyak wangi dan botol-botol. Lalu Nabi bertanya: ‘Wahai Ummu Sulaim, Apa ini? Dia menjawab; ‘Ini adalah keringatmu yang aku campur dengan minyak wangiku.’ [HR Muslim]

Catatan Alvers

“Manusia super” itulah gelar yang disematkan oleh orang-orang masa kini tatkala melihat seseorang yang memiliki kelebihan dari orang lainnya. Lantas gelar apalagi yang akan disematkan mereka tatkala mendengar keluarbiasaan seorang manusia paripurna yang didesain menjadi pungkasan para nabi dan rasul yang memiliki mukjizat sepanjang masa?. “Manusia bukan manusia” Gelar ini disematkan oleh sang penyair dalam syairnya :
محمد بشر لا كالبشر :: بل هو كالياقوت بين الحجر
Muhammad adalah manusia biasa, namun bukan seperti manusia biasa lainnya, karena Ia bagaikan batu mulia merah Rubi (merah delima) di banding sembarang batu lainnya.

Saturday, December 10, 2016

EKSPRESI CINTA RASUL ﷺ



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Qatadah Al-Anshari RA, Rasul pernah ditanya mengenai puasa senin maka beliau bersabda :
فِيهِ وُلِدْتُ وَفِيهِ أُنْزِلَ عَلَيَّ
Pada hari senin itu, aku dilahirkan dan pada hari senin pula (al-Qur’an) diturunkan kepadaku [HR Muslim]

Catatan Alvers

Hari senin menjadi istimewa karena pada hari itu Rasul dilahirkan dan beliau senantiasa mengingat kelahiran beliau dengan berpuasa. Hari senin sebagaimana hadits di atas, juga menjadi hari dimana Al-Qur’an diturunkan. Bahkan tidak berhenti di situ, Diriwayatkan dari Hanasy As-Shan’any bahwa Ibnu Abbas berkata:
ولد رسول الله صلى الله عليه وسلم يوم الاثنين ، واستنبئ يوم الاثنين ، وخرج مهاجرا من مكة إلى المدينة يوم الاثنين ، وقدم المدينة يوم الاثنين ، وتوفي يوم الاثنين ، ورفع الحجر الأسود يوم الاثنين .
Rasul dilahirkan pada hari senin, diangkat menjadi Nabi pada hari senin, berhijrah dari mekkah ke madinah pada hari senin, tiba di madinah pada hari senin, beliau wafat pada hari senin dan mengangkat hajar aswad pada hari senin. [Musnad Ahmad]

Friday, December 9, 2016

DAHSYATNYA MAHALLUL QIYAM




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abi Mijlaz bahwa Muawiyah keluar kemudian orang-orang berdiri untuk menghormatinya maka Muawiyah berkata : Saya pernah mendengar Rasul bersabda :
 مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَمْثُلَ لَهُ الرِّجَالُ قِيَامًا فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنْ النَّارِ
“Barangsiapa suka orang-orang berdiri untuk (menghormati)nya, maka hendaklah dia bersiap sedia dengan tempat duduknya di Neraka.” [HR Ahmad]

Catatan Alvers

Mahallul Qiyam adalah aktifitas yang ada dalam kegiatan rutin mayoritas umat Islam Ahlussunnah dalam pembacaan kitab-kitab maulid nabi Muhammad  , seperti maulid Ad-Dhiba’, maulid, Al-Barzanji, maulid Simtuddhurar, maulid Adh-Dhiya’ullaami’, dll.
Saat Mahallul Qiyam sedang berlangsung semua orang yang hadir dalam majelis tersebut, tua muda, laki perempuan semua berdiri untuk memberikan penghormatan kepada shahibul Maulid, Nabi sambil membaca qasidah madah (pujian kepada beliau SAW) dengan penuh kekhusu’an bahkan tidak jarang banyak air-air mata yang tumpah. Sulit untuk digambarkan bagaimana kekhusu’an, ketenangan, kedamaian, dan kenyamanan yang dirasakan dalam hati.

Thursday, December 8, 2016

SHALAWAT SAYYIDINA




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abi Umamah RA, Rasulullah SAW bersabda: 
أَكْثِرُوا عَلَىَّ مِنَ الصَّلاَةِ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ فَإِنَّ صَلاَةَ أُمَّتِى تُعْرَضُ عَلَىَّ فِى كُلِّ يَوْمِ جُمُعَةٍ ، فَمَنْ كَانَ أَكْثَرَهُمْ عَلَىَّ صَلاَةً كَانَ أَقْرَبَهُمْ مِنِّى مَنْزِلَةً
“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada setiap Jum’at. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap Jum’at. Barangsiapa yang banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” [HR Baihaqi]

Catatan Alvers

Jum’at adalah derivasi (turunan) dari kata al-jam’u yang berarti perkumpulan. Hari Jum’at dinamakan demikian karena umat Islam berkumpul pada hari itu setiap pekan di balai-balai pertemuan yang luas yakni masjid untuk menunaikan kewajiban shalat jumat. Sebagaimana diperintahkan dalam QS Al-Jum’ah:9.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah berkata:
فيوم الجمعة يوم عبادة، وهو في الأيام كشهر رمضان في الشهور، وساعة الإجابة فيه كليلة القدر في رمضان
Hari Jum’at adalah hari ibadah. Hari ini dibandingkan dengan hari-hari lainnya dalam sepekan, laksana bulan Ramadhan dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya. Waktu mustajab pada hari Jum’at seperti waktu mustajab pada malam lailatul qadar di bulan Ramadhan. [Zadul Ma’ad]

Wednesday, December 7, 2016

SHALAWAT ITU DAHSYAT




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud RA, Rasulullah SAW bersabda: 
أَوْلَى النَّاسِ بِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً
“Orang yang paling dekat denganku di hari kiamat nanti adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku” [HR. Tirmidzi]

Catatan Alvers

Hadits ini memotivasi kita untuk memperbanyak bershalawat kepada Rasulullah SAW supaya kita mendapatkan kemuliaan hari kiamat kelak (akhirat). Al-Mubarakfuri menafsiri kata “Awlan-nas” pada hadits tersebut dengan “orang yang paling berhak mendapatkan syafa’at” [Tuffatul Ahwadzi]

Hadits serupa diriwayatkan dari Anas bin Malik ;Pembantu Nabi SAW , Rasulullah SAW bersabda: 
إِنَّ أَقْرَبَكُمْ مِنِّي يَوْمَ الْقِيَامَةِ فِي كُلِّ مَوْطِنٍ أَكْثَرُكُمْ عَلَيَّ صَلَاةً فِي الدُّنْيَا مَنْ صَلَّى عَلَيَّ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَةِ الْجُمُعَةِ، قَضَى اللهُ لَهُ مِائَةَ حَاجَةٍ، سَبْعِينَ مِنْ حَوَائِجِ الْآخِرَةِ، وَثَلَاثِينَ مِنْ حَوَائِجِ الدُّنْيَا، ثُمَّ يُوَكِّلُ اللهُ بِذَلِكَ مَلَكًا يُدْخِلُهُ فِي قَبْرِهِ كَمَا يُدْخِلُ عَلَيْكُمُ الْهَدَايَا، يُخْبِرُنِي مَنْ صَلَّى عَلَيَّ بِاسْمِهِ وَنَسَبِهِ إِلَى عَشِيرَتِهِ فَأُثْبِتُهُ عِنْدِي فِي صَحِيفَةٍ بَيْضَاءَ "
Sesungguhnya orang yang paling dekat denganku di hari kiamat di setiap tempat adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku di dunia. Barang siapa  bershalawat kepadaku di hari jumat dan malam jumat maka Allah akan memenuhi 100 hajatnya; 70 hajat akhirat dan 30 hajat dunia kemudian Allah menyerahkannya kepada malaikat untuk mengantarkan dalam kuburnya layaknya  mengantarkan hadiah. Malaikat memberitahuku nama, nasab bahkan keluarganya dari siapa saja yang bershalawat kepadaku kemudian aku tetapkan catatan di atas kertas putih yang ada padaku [HR Baihaqi]

Tuesday, December 6, 2016

REDAKSI SHALAWAT BID’AH




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Mas’ud Al Anshari (AL-Badari) RA , beliau berkata, “Rasulullah SAW mendatangi kami tatkala kami sedang berada di majelis Sa’ad bin Ubadah RA. Maka Basyir bin Sa’ad RA bertanya kepada beliau :
أَمَرَنَا اللَّهُ تَعَالَى أَنَّ نُصَلِّيَ عَلَيْكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَكَيْفَ نُصَلِّي عَلَيْكَ
“Allah telah memerintahkan kepada kami untuk bershalawat kepadamu, bagaimanakah kami mengucapkan shalawat kepadamu?” Abu Mas’ud berkata, “Kemudian rasulullah SAW terdiam beberapa lama, sehingga kami berangan-angan seandainya Basyir tidak bertanya kepada beliau. Kemudian Rasulullah SAW bersabda:  
قُولُوا اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ فِي الْعَالَمِينَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ وَالسَّلَامُ كَمَا قَدْ عَلِمْتُمْ
“Ucapkanlah: “Ya Allah, berikanlah kemuliaan kepada Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau memberikan kemuliaan kepada Ibrahim. Dan berilah karunia kepada Muhammad beserta keluarganya sebagaimana Engkau memberikan karunia kepada keluarga Ibrahim. Sesungguhnya di alam semesta ini, hanya Engau-lah yang Mahaterpuji lagi Mahamulia. Adapun mengucapkan salam maka seperti yang telah kalian ketahui.” [HR Muslim]

Catatan Alvers

Imam Nawawi menjelaskan bahwa hadits tersebut dilatar belakangi turunnya ayat perintah bershalawat dan salam kepada Nabi SAW [QS. Al-Ahzab 56]. Lantas beliau memberikan faidahnya :
وفي هذا أن من أمر بشيء لا يفهم مراده يسأل عنه ليعلم ما يأتي به
Dipetik dari hadits ini bahwasannya seseorang yang diperintahkan mengerjakan sesuatu sedangkan ia tidak mengetahui maksud perntah tersebut maka hendaknya ia menanyakannya supaya ia tahu apa yang harus ia lakukan [Syarah Muslim]