إنَّ اللّهَ أَوْحَىٰ إِلَيَّ أَنْ تَوَاضَعُوا حَتَّىٰ لاَ يَفْخَرَ أَحَدٌ علىٰ أَحَدٍ، وَلاَ يَبْغِيَ أَحَدٌ عَلَىٰ أَحَدٍ

"Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku untuk menyuruh kalian bersikap rendah hati, sehingga tidak ada seorang pun yang membanggakan dirinya di hadapan orang lain, dan tidak seorang pun yang berbuat aniaya terhadap orang lain." [HR Muslim]

أَرْفَعُ النَّاسِ قَدْرًا : مَنْ لاَ يَرَى قَدْرَهُ ، وَأَكْبَرُ النَّاسِ فَضْلاً : مَنْ لَا يَرَى فَضْلَهُ

“Orang yang paling tinggi kedudukannya adalah orang yang tidak pernah melihat kedudukannya. Dan orang yang paling mulia adalah orang yang tidak pernah melihat kemuliannya (merasa mulia).” [Syu’abul Iman]

الإخلاص فقد رؤية الإخلاص، فإن من شاهد في إخلاصه الإخلاص فقد احتاج إخلاصه إلى إخلاص

"Ikhlas itu tidak merasa ikhlas. Orang yang menetapkan keikhlasan dalam amal perbuatannya maka keihklasannya tersebut masih butuh keikhlasan (karena kurang ikhlas)." [Ihya’ Ulumuddin]

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا

"Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur." [HR Muslim]

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ، ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ.

“Ya Allah, Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku pada agamaMu.”[HR Ahmad]

Rabu, 17 Mei 2017

RAMBUT BAK MAHKOTA




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda :
مَنْ كَانَ لَهُ شَعْرٌ فَلْيُكْرِمْهُ
Barang siapa yang memiliki rambut hendaklah ia memuliakannya. [HR Abu Dawud]

Catatan Alvers

Meskipun tidak sepenting bagian tubuh yang lain, rambut merupakan bagian yang mendapatkan perhatian serius baik dari diri sendiri maupun orang lain. Di samping fungsinya yaitu rambut yang jumlahnya tidak kurang dari 100.000 helai bisa melindungi kulit kepala dari sengatan matahari dan juga hawa dingin [mediamedisdotcom], Rambut juga merupakan perhiasan yang dapat mempercantik empunya, bahkan untuk wanita ada slogan rambut adalah mahkota. Wanita tanpa rambut layaknya ratu tanpa mahkota. “Apa kata dunia?”.  Rasul SAW sendiri melarangnya. Sayyidah A’isyah RA berkata :
نَهَى أَنْ تَحْلِقَ الْمَرْأَةُ رَأْسَهَا
Rasul SAW melarang wanita mencukur gundul kepadanya [HR Tirmidzi]

Rabu, 10 Mei 2017

SI ALIM DAN SI JAHIL




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Mu’awiyah bin Abi Sufyan RA, Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ يُرِدْ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ
“Barangsiapa dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Dia akan memberikan pemahaman agama kepadanya.” [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Fenomena kekinian yang cukup memprihatinkan adalah rendahnya minat dan motivasi seseorang untuk menuntut ilmu agama. Ilmu agama dinilai sebagai suatu hal yang remeh bahkan di kalangan kaum muslimin sendiri. Lebih naifnya lagi, sebagian besar mereka menilainya sebagai ilmu murahan. Bagaimana tidak, Coba kita lihat perbedaan cara pandang masyarakat kepada lembaga yang mengajarkan ilmu agama semisal TPQ, Madrasah diniyah atau pondok pesantren di satu sisi dan kepada Lembaga yang mengajarkan ilmu duniawi semisal lembaga kursus atau universitas. Kebanyakan orang tua tidak begitu bangga ketika memasukkan anaknya ke madrasah diniyah karena dianggap rendahan bahkan sebuah keterpaksaan “dari pada ngaggur” namun jika sang anak berhasil masuk ke sebuah perguruan tinggi maka betapa bangga orang tuanya dan siap berkorban apa saja.
Lantas, bagaimana dengan menuntut ilmu agama yang merupakan sebuah kemuliaan hakiki bahkan kewajiban?.  Dalam hadits utama di atas dinyatakan bahwa “Barangsiapa dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Dia akan memberikan pemahaman agama kepadanya.” Itu artinya orang yang mau mempelajari ilmu agama maka ia adalah orang yang dikehendaki baik oleh Allah dan sebaliknya, orang yang enggan menuntut ilmu agama maka dia terhalang dari kebaikan [Fathul Bari].

Selasa, 09 Mei 2017

TERAPI GALAU




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abi Hurairah RA, Rasul saw bersabda:
انْظُرُوا إِلَى مَنْ أَسْفَلَ مِنْكُمْ وَلَا تَنْظُرُوا إِلَى مَنْ هُوَ فَوْقَكُمْ فَهُوَ أَجْدَرُ أَنْ لَا تَزْدَرُوا نِعْمَةَ اللَّهِ
Lihatlah kepada orang yang berada di bawahmu dan jangan melihat orang yang berada di atasmu, karena yang demikian lebih patut, agar kalian tidak meremehkan nikmat Allah yang telah diberikan kepadamu [HR Muslim]

Catatan Alvers

Setiap orang ingin bahagia namun survei membuktikan banyak orang dalam keadaan sebaliknya, sedih, sudah, gundah gulana dan galau. Hadits utama di atas menjelaskan bagaimana cara seseorang terbebas dari kegalauan dari urusan dunia dengan cara melihat orang yang berada di bawah kita dalam hal dunia (seperti dalam hal harta dan fisik), karena dengan cara seperti itu kita dapat merasakan besarnya nikmat yang Allah berikan kepada kita.

Minggu, 07 Mei 2017

TASBIH ALAM SEMESTA


ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abdullah Ibnu Mas’ud RA, Ia berkata :
وَلَقَدْ كُنَّا نَسْمَعُ تَسْبِيحَ الطَّعَامِ وَهُوَ يُؤْكَلُ
Sungguh dahulu kami mendengar makanan bertasbih dalam keadaan sedang dimakan [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Sebagai makhluk Allah, kita diperintahkan untuk  banyak berdzikir dan bertasbih kepada-Nya. Allah SWT befirman:
يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Hai orang-orang yang beriman, berzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya di waktu pagi dan petang. [Al-Ahzab 41-42]

Jumat, 05 Mei 2017

SYAHID DI JALAN RAYA?




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasulullah saw. bersabda:
الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ : المَطْعُوْنُ، وَالمَبْطُوْنُ، وَالغَرِيْقُ، وَصَاحِبُ الهَدْمِ وَالشَّهِيْدُ فِي سَبِيْلِ اللَّه
Orang yang mati syahid itu ada lima macam, yaitu orang yang mati karena
1. wabah penyakit,
2. penyakit perut,
3. tenggelam,
4. tertimpa reruntuhan atau benturan, dan
5. syahid dalam peperangan fi-sabilillah.
[HR Bukhari Muslim]

Catatan Alvers

Barusan saya datang selepas bertakziyah ke orang meninggal karena kecelakaan. Saya teringat pula betapa banyak kabar orang meninggal karena kecelakaan. Kemaren juga ada kecelakaan dimana korban meninggal tergencet diantara truk tanki dan truk barang di Gadang, Kota Malang. Kecelakaan tragis terjadi terjadi di Jalan Raya Puncak, Bogor, Jawa Barat pada 22/4/2017 yang melibatkan 13 kendaraan dan mengakibatkan empat orang tewas dan enam orang terluka akibat bus pariwisata mengalami rem blong hingga hilang kendali. Sebagaimana pada januari 2017 yang lalu juga terjadi Kecelakaan beruntun melibatkan tujuh kendaraan dan menewaskan empat korban jiwa di Jalan Raya Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur.

Kamis, 04 Mei 2017

JANGAN LEBAY BRO!




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud RA bahwasannya Rasulullah bersabda:
هَلَكَ الْمُتَنَطِّعُونَ هَلَكَ الْمُتَنَطِّعُونَ هَلَكَ الْمُتَنَطِّعُونَ
“Celakalah orang-orang yang lebay (berlebih-lebihan)!” Beliau mengucapkannya tiga kali. [HR Muslim]

Catatan Alvers

Kata “LEBAY” menurut kitab gaul didefinisikan sebagai perbuatan melebih-lebihkan sesuatu, diambil dari kata 'lebih' dengan logat keinggris-inggrisan pada huruf 'i' (dibaca 'ai') [kitabgaul com]. Gelar biasanya disematkan untuk orang yang berpenampilan norak dalam  pakaian, perkataan dan gaya hidup.

Jauh sebelum muncul istilah lebay dan larangan berperilaku lebay, dalam bahasa jawa terkenal sebuah adagium (peribahasa yang berisi nasihat atau ajaran dari orang tua-tua) yaitu “Ngono Yo Ngono Ning Ojo Ngono”.  Secara harfiah dalam bahasa Indonesia berarti “Begitu ya begitu tapi jangan begitu”.  Ya agak membingungkan memang maksudnya, meskipun pepatah tersebut cukup populer di kalangan orang jawa. Dalam terjemah bebasnya “Meskipun boleh melakukan begitu, tapi jangan terlalu begitu”. Meskipun berasal dari adat jawa namun saya kira maknanya universal, tidak hanya cocok untuk kultur Jawa karena di dalam pepatah tersebut mengandung pentingnya ber-etika dan memperhatikan norma-norma dalam setiap amal pekerjaan mencapai tujuan.