إنَّ اللّهَ أَوْحَىٰ إِلَيَّ أَنْ تَوَاضَعُوا حَتَّىٰ لاَ يَفْخَرَ أَحَدٌ علىٰ أَحَدٍ، وَلاَ يَبْغِيَ أَحَدٌ عَلَىٰ أَحَدٍ

"Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku untuk menyuruh kalian bersikap rendah hati, sehingga tidak ada seorang pun yang membanggakan dirinya di hadapan orang lain, dan tidak seorang pun yang berbuat aniaya terhadap orang lain." [HR Muslim]

أَرْفَعُ النَّاسِ قَدْرًا : مَنْ لاَ يَرَى قَدْرَهُ ، وَأَكْبَرُ النَّاسِ فَضْلاً : مَنْ لَا يَرَى فَضْلَهُ

“Orang yang paling tinggi kedudukannya adalah orang yang tidak pernah melihat kedudukannya. Dan orang yang paling mulia adalah orang yang tidak pernah melihat kemuliannya (merasa mulia).” [Syu’abul Iman]

الإخلاص فقد رؤية الإخلاص، فإن من شاهد في إخلاصه الإخلاص فقد احتاج إخلاصه إلى إخلاص

"Ikhlas itu tidak merasa ikhlas. Orang yang menetapkan keikhlasan dalam amal perbuatannya maka keihklasannya tersebut masih butuh keikhlasan (karena kurang ikhlas)." [Ihya’ Ulumuddin]

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا

"Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur." [HR Muslim]

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ، ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ.

“Ya Allah, Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku pada agamaMu.”[HR Ahmad]

Thursday, April 22, 2021

JANGAN REMEHKAN QULHU

 


ONE DAY ONE HADITH

 

Diriwayatkan dari Abu Sa’id al-Khudri RA, Rasul bersabda:

وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ إِنَّهَا لَتَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ

“Demi Allah yang jiwaku berada dalam kuasa-Nya, sesungguhnya surat (Al-Ikhlas) itu sebanding dengan sepertiga al Qur`an”. [HR Bukhari]

 

Catatan Alvers

 

Fenomena menarik sepanjang bulan ramadhan adalah banyak orang menyukai surat al-Ikhlas atau sering disebut sebagai surat Qulhu. Surat Qulhu menjadi bacaan favorit kebanyakan imam. Surat itupun selalu di ulang-ulang dibaca setiap rekaat kedua dalam pelaksanaan shalat taraweh dan para makmumpun juga senang akan hal ini. Namun di sisi lain ada sekelompok orang yang mencibir dan meremehkan pembacaan surat qulhu tersebut karena surat qulhu dinilai sebagai surat yang pendek atau karena sang imam dinilai tidak hafal surat lainnya.

Wednesday, April 21, 2021

TARAWIH INSTAN

 

ONE DAY ONE HADITH

 

Diriwayatkan dari Malik Ibnul Huwayrits RA, Rasul bersabda:

صَلُّوا كَمَا رَأَيْتُمُونِي أُصَلِّي

“Shalatlah kalian sebagaimana kalian melihat aku mengerjakannya.” [HR Bukhari]

 

Catatan Alvers

 

Di bulan ramadhan, bukan hanya mie instan yang minati oleh masyarakat sebagai makanan alternatif ketika sahura atau buka, akan tetapi juga shalat tarawih instan. Tarawih yang dilakukan dengan cepat akan lebih diminati daripada tarawih yang dilakukan dengan lama apalagi sampai membaca 1 juz quran.  Bahkan belakangan viral shalat tarawih super cepat. Di antara yang viral adalah tarawih yang ada di Udan Awu, Kabupaten Blitar. Bahkan sebagian orang menobatkannya sebagai tarawih super cepat bahkan tercepat di Indonesia bahkan mungkin level dunia. Bagaimana tidak? Shalat yang berjumlah 23 rakaat itu hanya membutuhkan waktu kurang lebih 7. Meskipun tarawih tersebut sudah berjalan sejak dari tahun 1907, namun menjadi viral belakangan di era merebaknya media sosial. [FaktualNews co]

 

Friday, April 9, 2021

CEMBURU PADA BIDADARI?

 



ONE DAY ONE HADITH

 

Diriwayatkan dari Sahl bin Mu’adz dari bapaknya, Rasul SAW bersabda:

مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ قَادِرٌ عَلَى أَنْ يُنْفِذَهُ دَعَاهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ عَلَى رُءُوسِ الْخَلَائِقِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حَتَّى يُخَيِّرَهُ اللَّهُ مِنْ الْحُورِ الْعِينِ مَا شَاءَ

Barang siapa menahan emosinya padahal ia sanggup untuk melampiaskannya, maka kelak Allah Azza wa jalla akan memanggilnya pada hari kiamat di hadapan semua makhluk untuk diberi kesempatan memilih bidadari yang disukainya. [HR Abu Dawud]

 

Catatan Alvers

 

Tatkala mengangkat tema “Terapi Emosi” dengan menggunakan hadits utama sebagaimana di atas maka ada seorang ibu-ibu bertanya dengan nada protes : “Ini dia yang dari dulu ingin saya tanyakan, kalau suami saya disuruh memilih bidadari di sana kelak lantas bagaimana nasib saya sebagai istrinya? Saya gak rela jika nanti suami saya di sana dengan wanita lain atau dengan bidadari selain saya sendiri. Saya ingin bersama suami saya kelak di sana bukan malah bersama wanita lain”.