إنَّ اللّهَ أَوْحَىٰ إِلَيَّ أَنْ تَوَاضَعُوا حَتَّىٰ لاَ يَفْخَرَ أَحَدٌ علىٰ أَحَدٍ، وَلاَ يَبْغِيَ أَحَدٌ عَلَىٰ أَحَدٍ

"Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku untuk menyuruh kalian bersikap rendah hati, sehingga tidak ada seorang pun yang membanggakan dirinya di hadapan orang lain, dan tidak seorang pun yang berbuat aniaya terhadap orang lain." [HR Muslim]

أَرْفَعُ النَّاسِ قَدْرًا : مَنْ لاَ يَرَى قَدْرَهُ ، وَأَكْبَرُ النَّاسِ فَضْلاً : مَنْ لَا يَرَى فَضْلَهُ

“Orang yang paling tinggi kedudukannya adalah orang yang tidak pernah melihat kedudukannya. Dan orang yang paling mulia adalah orang yang tidak pernah melihat kemuliannya (merasa mulia).” [Syu’abul Iman]

الإخلاص فقد رؤية الإخلاص، فإن من شاهد في إخلاصه الإخلاص فقد احتاج إخلاصه إلى إخلاص

"Ikhlas itu tidak merasa ikhlas. Orang yang menetapkan keikhlasan dalam amal perbuatannya maka keihklasannya tersebut masih butuh keikhlasan (karena kurang ikhlas)." [Ihya’ Ulumuddin]

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا

"Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur." [HR Muslim]

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ، ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ.

“Ya Allah, Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku pada agamaMu.”[HR Ahmad]

Selasa, 28 April 2020

KELEBIHAN PAHALA TARAWIH?




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Sayyidna Ali KW, Rasul SAW bersabda :
لَا تَكْذِبُوا عَلَيَّ فَإِنَّهُ مَنْ كَذَبَ عَلَيَّ فَلْيَلِجْ النَّارَ
Janganlah kamu berdusta atasku, karena sesungguhnya barangsiapa berdusta atasku, maka silahkan dia masuk ke neraka. [HR Bukhari Muslim]

Catatan Alvers

Kita berada di zaman akhir, zaman di mana kiamat sudah dekat. Betapa tidak, 14 Abad yang silam, Nabi SAW telah bersabda :
بُعِثْتُ أَنَا وَالسَّاعَةَ هَكَذَا
(Jarak) diutusnya aku dan (datangnya) hari Kiamat seperti ini. (Beliau berisyarat dengan jari telunjuk dan jari tengah lalu merenggangkannya). [HR Bukhari]

Zaman sekarang ini zaman hoax, zaman dimana kebohongan menjadi “sego jangan” (makanan sehari-hari). Betapa banyak kebohongan tersebar hingga kita tidak menyadari keberadaannya bahkan terkadang kita menganggapnya sebagai kebenaran. Ya, Itulah perilaku di zaman akhir. Nabi SAW bersabda :
لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَظْهَرَ الْفِتَنُ وَيَكْثُرَ الْكَذِبُ
Tidaklah terjadi hari kiamat hingga muncul banyak fitnah dan banyak kebohongan- kebohongan ...[HR Ahmad]

Senin, 27 April 2020

BAROKAH SAHUR



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, Rasul SAW bersabda :
تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السَّحُورِ بَرَكَةً
“Makan sahurlah kalian karena di dalam makan sahur terdapat barokah.” [HR Bukhari – Muslim]

Catatan Alvers

Kata Sahur merupakan kata yang familier untuk kaum muslimin apalagi pada bulan ramadhan namun dalam bahasa arab, dengan bentuk tulisan yang sama maka ia bisa dibaca sahur atau suhur dengan implikasi makna yang berbeda. Imam Nawawi berkata :
بِفَتْحِ السِّينِ وَضَمِّهَا فَالْمَفْتُوحُ اِسْمٌ لِلْمَأْكُولِ وَالْمَضْمُوْمُ اِسْمٌ لِلْفِعْلِ
Kata “Sahur” dengan huruf sin dibaca fathah dan “Suhur” dibaca dlammah, jika dibaca “Sahur” maka berarti nama untuk makanan-nya dan  jika dibaca “Suhur” berarti nama pekerjaannya (makan). [Al-Minhaj Syarah Muslim]

Minggu, 26 April 2020

NIAT PUASA



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Ummul Mukminin Hafshah RA, Rasul SAW bersabda :
مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ
“Barangsiapa yang tidak “tabyit” (menjatuhkan niat pada malam hari) sebelum fajar, maka tidak ada puasa untuknya.” [HR An-Nasa’i]

Catatan Alvers

Semua ibadah tak terlepas dari yang namanya niat karena niat itulah yang membedakan mana ibadah dan mana adat kebiasaan. Duduk di masjid ada yang berniat i’tikaf maka mendapat pahala karena menjadi ibadah dan ada yang sekedar untuk beristirahat melepas lelah sepanjang perjalanan maka hal itu menjadi hal yang biasa yang tak berpahala. Begitupula puasa, ia tak bisa dilepaskan dari niat.

Jumat, 24 April 2020

SHALAT BACA MUSHAF



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abi Bakar bin Abi Mulaikah, Ia berkata :
أنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَعْتَقَتْ غُلَامًا لَهَا عَنْ دُبُرٍ فَكَانَ يَؤُمُّهَا فِي رَمَضَانَ فِي الْمُصْحَفِ
Bahwasannya Sayyidah Aisyah RA memerdekakan budaknya (yang bernama dzakwan, abu amr) dengan cara “tadbir” (menngantungkan kemerdekaan budak dengan wafatnya majikan) Dan ia mengimami Aisyah (dan orang-orang yang bersamanya) di bulan Ramadlan dengan membaca mushaf al-Qur’an. [HR Ibnu Abi Syaibah]

Catatan Alvers

Bulan Ramadhan kali ini kita rasakan hal yang berbeda akibat pandemi covid-19 dimana kita diharuskan melakukan semua aktifitas dari rumah karena kita harus “Stay At Home”. Termasuk shalat tarawih yang biasanya dikerjakan di masjid maka saat ini dianjurkan di rumah. Hingga beredar status menggelikan di medsos “Dulu kalau rajin ke masjid namanya orang saleh namun sekarang orang ke masjid kirira orang salah. Dulu orang ditegur kalo tidak pergi jumatan namun sekarang yang ditegur justru orang yang pergi jumatan”.

Selasa, 21 April 2020

PANDEMI, PAHALA TAK BERKURANG



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Musa Al-Asy’ari RA, Rasul SAW bersabda :
إِذَا مَرِضَ الْعَبْدُ أَوْ سَافَرَ كُتِبَ لَهُ مِثْلُ مَا كَانَ يَعْمَلُ مُقِيمًا صَحِيحًا
Jika seorang hamba sakit atau melakukan safar (perjalanan jauh), maka dicatat baginya pahala sebagaimana kebiasaan dia ketika mukim dan ketika sehat. [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Di masa pandemi sekarang ini, pemerintah bahkan ormas keagamaan seperti NU menghimbau agar masyarakat dan jamaah tidak mengadakan kegiatan yang mengumpulkan banyak orang seperti pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan dan kegiatan lain yang sejenis guna antisipasi wabah covid-19. Menindaklanjuti hal ini, Kapolri memberikan Instruksi lewat surat Maklumat Kapolri Mak/2/III/2020 tanggal 19 Maret 2020 untuk menindak seluruh masyarakat yang melanggar. [suara com]

Jumat, 17 April 2020

KEJARLAH AKHIRAT


ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Zaid bin Tsabit RA, Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ كَانَتْ الدُّنْيَا هَمَّهُ فَرَّقَ اللَّهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ وَلَمْ يَأْتِهِ مِنْ الدُّنْيَا إِلَّا مَا كُتِبَ لَهُ وَمَنْ كَانَتْ الْآخِرَةُ نِيَّتَهُ جَمَعَ اللَّهُ لَهُ أَمْرَهُ وَجَعَلَ غِنَاهُ فِي قَلْبِهِ وَأَتَتْهُ الدُّنْيَا وَهِيَ رَاغِمَةٌ
Barangsiapa menjadikan dunia sebagai tujuan hidupnya, niscaya Allah akan mencerai-beraikan urusannya dan menjadikan kefaqiran membayangi kedua matanya, dan harta dunia tidaklah datang kepadanya melainkan apa yang telah ditetapkan baginya. Dan barangsiapa yang menjadikan akhirat sebagai tujuan hidupnya, maka Allah akan mengumpulkan (mengatur) segala urusannya dan Allah akan menjadikan kekayaan memenuhi hatinya, dan harta dunia dipaksa untuk mendatanginya. [HR  Ibnu Majah]

Catatan Alvers

Tahukah anda? Jika barometer rizki itu adalah kerja keras, semakin keras semakin kaya maka yang paling kaya adalah kuli pemecah batu di lereng gunung. Jika barometer rizki itu adalah waktu kerja, semakin lama jam kerja semakin kaya, maka yang paling kaya adalah tukang tambal ban yang buka 24 jam. Jika Barometer rizki adalah kepandaian, maka yang paling kaya tentu guru besar yang bertitel Prof. Dr dst. Jika Barometer rizki adalah jabatan, maka yang paling kaya tentulah raja atau presiden. Namun tidaklah demikian, buktinya 100 orang terkaya dunia bukanlah mereka.

ARWA, ISTRI ABU LAHAB


ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Hudzaifah ibnu Yaman RA, Rasul SAW bersabda :
لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ نَمَّامٌ
Tidak akan masuk surga, orang yang suka mengadu domba. [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Lagu-lagu religi seperti “Aisyah istri Rasulullah” tidak dipungkiri telah menarik perhatian khalayak ramai untuk mengenal lebih jauh sosok mulia beliau bahkan mulai banyak yang tertarik dengan kajian-kajian mengenai kemuliaan sayyidah Aisyah. Dakwah dengan lagu itu memiliki peran dan pangsa pasar tersendiri di zaman now dimana banyak orang kurang tertarik dengan kajian secara letterlijk. Hal ini seperti dakwah yang dilakukan oleh wali songo yang menggunakan media yang lagi booming pada masanya.

Rabu, 15 April 2020

CINTA PERTAMA NABI



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Sayyidina Ali RA, Rasul SAW bersabda :
خَيْرُ نِسَائِهَا مَرْيَمُ ابْنَةُ عِمْرَانَ وَخَيْرُ نِسَائِهَا خَدِيجَةُ
Wanita terbaik (di zaman bani israil) adalah Maryam putri Imran dan Wanita terbaik (di zaman ini, zaman Rasul SAW) adalah Khadijah.” [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Setelah booming lagu “Aisyah istri Rasulullah” maka bermunculan pula lagu-lagu yang mengisahkan tentang kemuliaan Khadijah misalnya ada “Khadijah Istri Pertama Rasulullah” oleh Nisa Hanifa, “Khadijah Istri Rasulullah” oleh Tami Aulia, “Siti Khadijah” oleh Syahla, “Sayyidatuna Khadijah Istri Rasulullah” oleh Halimah bahkan ada Vira Choliq melagukan judul “Khadijah Istri Rasulallah” dengan Versi lain lagu Aisyah Istri Rasulullah. Namun lagu–lagu tersebut tidaklah se-booming lagu aisyah. Entah karena liriknya kurang menarik, terasa garing ataukah penyanyinya kurang tenar.

Selasa, 14 April 2020

BAKTI BERBALAS SURGA



ONE DAY ONE HADITH

Abdullah Bin Amr RA berkata:
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاسْتَأْذَنَهُ فِي الْجِهَادِ فَقَالَ أَحَيٌّ وَالِدَاكَ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَفِيهِمَا فَجَاهِدْ
Ada seorang laki-laki datang kepada Nabi SAW meminta ijin untuk ikut berjihad. Maka Rasulullah SAW bertanya : "Apakah kedua orang tuamu masih hidup?" Dia menjawab : "Ya". Maka Rasulullah SAW bersabda : “"Berjihadlah (dengan berbakti) pada keduanya." [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Di masa karantina covid 19 ini yang mengharuskan kita lebih banyak berada di dalam rumah dan tak jarang di antara kita yang hidup berdekatan bahkan serumah dengan orang tua. Tetaplah berbakti kepada keduanya, jangan pernah kita menolak perintahnya dan sakit hati karena ucapannya. Jadikanlah kebaktian kepadanya sebagai jalan meraih pahala jihad fisabilillah sebagaimana hadits di atas bahkan sarana menggapai surga yang mahal harganya.

Jumat, 10 April 2020

PUASA QABLIYAH RAMADHAN (2)



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Aisyah RA, Ia berkata:
وَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ قَطُّ إِلَّا رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ مِنْهُ صِيَامًا فِي شَعْبَانَ
Aku tidak pernah melihat Rasulullah SAW melakukan puasa satu bulan penuh kecuali puasa bulan Ramadhan dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa sunah melebihi (puasa sunah) di bulan Sya’ban. [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Rasul SAW begitu mengistimewakan bulan Sya’ban dengan memperbanyak puasa di dalamnya sebagaimana keterangan hadits di atas. Imam Ibnu Hajar Al-‘Asqalani berpendapat : “Hadits di atas merupakan dalil keutamaan puasa sunnah di bulan Sya’ban.” [Fathul Bari] dan Imam Ash-Shan’ani berkata: Hadits ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW mengistimewakan bulan Sya’ban dengan melakukan puasa sunnah lebih banyak dari bulan lainnya. [Subulus Salam] Dan diriwayatkan dari Ummu Salamah, ia berkata :
أَنَّهُ لَمْ يَكُنْ يَصُومُ مِنْ السَّنَةِ شَهْرًا تَامًّا إِلَّا شَعْبَانَ يَصِلُهُ بِرَمَضَانَ
Rasul SAW tidak berpuasa selama satu bulan secara sempurna (penuh) dari sepanjang tahun melainkan bulan sya’ban dimana beliau menyambungnya dengan ramadhan. [HR Abu Dawud]

Kamis, 09 April 2020

SHALAWAT ITU DAHSYAT (REV)



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud RA, Rasulullah SAW bersabda:
أَوْلَى النَّاسِ بِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً
“Orang yang paling dekat denganku di hari kiamat nanti adalah orang yang paling banyak bershalawat kepadaku” [HR. Tirmidzi]

Catatan Alvers

Salah satu peristiwa besar yang terjadi pada bulan Sya’ban adalah turunnya perintah membaca shalawat. Syeikh Muhammad Ibnu Allan berkata :
وَقِيْلَ شَهْرُ شَعْبَانَ شَهْرُ الصَّلَاةِ عَلَيْهِ صلى الله عليه وسلم لِأَنَّ آيَةَ الصَّلاَةَ : إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ الأَيَةَ  نَزَلَتْ فِيْهِ ذَكَرَهُ ابْنُ أَبِي الصَّيْفِ فِى فَضْلِ لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ
Dikatakan bahwa Bulan Sya’ban adalah bulan bershalawat kepada Nabi SAW karena ayat shalawat yakni QS Al-Ahzab : 56 turun pada bulan tersebut. Hal ini disebutkan oleh (Muhammad bin Ism’ail) Ibnu Abish Shayf dalam kitabnya, keutamaan malam nisfu Sya’ban. [Al-Futuhat Ar-Rabbaniyah]

Rabu, 08 April 2020

DAHSYATNYA KIBLAT (REV)



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari sayyidah Aisyah RA bahwa Rasul SAW bersabda:
إِنَّهُمْ لَا يَحْسُدُونَا عَلَى شَيْءٍ كَمَا يَحْسُدُونَا عَلَى يَوْمِ الْجُمُعَةِ الَّتِي هَدَانَا اللَّهُ لَهَا وَضَلُّوا عَنْهَا وَعَلَى الْقِبْلَةِ الَّتِي هَدَانَا اللَّهُ لَهَا وَضَلُّوا عَنْهَا وَعَلَى قَوْلِنَا خَلْفَ الْإِمَامِ آمِينَ
Sesungguhnya mereka (orang yahudi) tidaklah dengki kepada kita (orang islam) atas sesuatu seperti kedengkian mereka atas hari jumat, dimana kita diberi petunjuk untuk menghadap mengagungkan hari jumat sedangkan mereka sesat darinya, dan atas kiblat yang mana kita diberi petunjuk untuk menghadap kiblat sedangkan mereka sesat darinya, dan atas ucapan “amin” kita di belakang imam. [HR Ahmad]

Catatan Alvers

Hari ini kita berada pada tanggal 15 Sya’ban atau lazim disebut dengan nisfu Sya’ban dimana terdapat kejadian besar, salah satunya adalah pemindahan arah kiblat dari baytul Maqdis ke ka’bah. Imam Nawawi menukil pendapat Muhammad bin Hubaib Al-Hasyimi yang berkata :
حُوِّلَتْ فِي الظُّهْرِ يَوْمَ الثُّلَاثَاءِ نِصْفَ شَعْبَانَ
Kiblat itu dipindah arahnya pada waktu dzuhur hari selasa nisfu sya’ban. [Raudlatut Thalibin]
Memang sejak awal Nabi SAW condong untuk menghadap ke arah ka’bah sehingga beliau sangat senang ketika Allah memerintahkan perpindahan kiblat ke ka’bah di bulan sya’ban ini sehingga ini menjadi benang merah mengapa kemudian bulan sya’ban digelari sebagai “Syahri” (bulanku, Nabi) dalam hadits yang dla’if.

Selasa, 07 April 2020

AMALAN NISFU SYA’BAN



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Musa Al-Asy’ari RA, Rasul SAW bersabda :
إِنَّ اللَّهَ لَيَطَّلِعُ فِي لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيعِ خَلْقِهِ
إِلَّا لِمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ
 Allah SWT melihat (hamba-Nya) pada malam nisfu sya’ban, maka Dia mengampuni semua  hambaNya, kecuali orang yang musyrik atau bermusuhan.” [HR Ibn Majah]

Catatan Alvers

Malam nisyfu sya’ban adalah malam yang mulia namun demikian setiap tahunnya selalu berulang pro kontra di masyarakat tentang hukum amalan yang berkenaan dengannya karena dianggap beramal dengan hadits palsu. Supaya meminimalisir pro kontra, saya kutipkan penjelasan ulama panutan wahabi, Syeikh Al-Albani ketika mengomentari hadits sayyidah Aisyah RA mencari Rasul SAW di Kuburan Baqi’ (Kami jadikan hadits utama pada edisi “Ada Apa dengan Nisfu Sya’ban”). Sbb :
فَمَا نَقَلَهُ الشَّيْخُ القَاِسِمِيُّ رَحمه الله تعالى في إِصْلاَحِ الْمَسَاجِدِ ص 107  عَنْ أَهْلِ التَّعْدِيْلِ وَ التَّجْرِيْحِ أَنَّهُ لَيْسَ فِي فَضْلِ لَيْلَةِ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ حَدِيْثٌ صَحِيْحٌ فَلَيْسَ مِمَّا يَنْبَغِي الْإِعْتِمَادُ عَلَيْهِ
Statement yang dinukil oleh Syeikh Al-Qasimi Rahimahullah dalam kitab ishlahul masajid halaman 108 yang bersumber dari Ahli Jarh wat Ta’dil (para peneliti hadits) bahwa tidak ada hadits shahih mengenai keutamaan nisyfu sya’ban merupakan perkara yang seyogyanya tidak dibuat landasan.

Minggu, 05 April 2020

AYO DZIKIR PAGI-SORE


ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Utsman bin Affan RA, Rasul SAW bersabda : Barang siapa yang membaca pada awal siangnya atau awal malamnya :
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِى لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَىْءٌ فِى الأَرْضِ وَلاَ فِى السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
“Dengan nama Allah yang mana segala sesuatu di bumi dan di langit tidak akan mendatangkan bahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
Masing-masing sebanyak tiga kali, maka tidak akan ada sesuatu yang membahayakannya pada siangnya atau malamnya”. [HR. Ahmad]

Catatan Alvers

“Jika kebersihan bisa mencegah corona, maka Italia menjadi negara paling aman dari corona karena italia adalah negara terbersih di Eropa. Jika panas bisa membunuh corona niscaya Iran akan jauh dari corona karena iran merupakan negara gurun yg panas. Jika rajin cuci tangan dapat mematikan corona niscaya (maaf) pemulung sampah dan orang gila di pinggiran jalan terlebih dahulu kena corona”. [Anonim]

AYO DZIKIR SORE (ADS)


ONE DAY ONE HADITH

Marilah kita sambut malam yang indah ini dengan membaca dzikir, mengingat keagungan Allah dan memohon pertolongan-Nya, minimal dzikir yang diajarkan oleh Nabi SAW sebagai berikut dan bisa dilanjutkan dengan doa yang lain seperti wirdul lathif dll.

Ta'awwudz (Dibaca 1 x)

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

Ayat Kursi (Dibaca 1 x)

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
“Allah, tidak ada tuhan melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha besar.” [QS. Al Baqarah: 255]

AYO DZIKIR PAGI (ADP)


ONE DAY ONE HADITH

Marilah kita awali pagi yang penuh keberkahan ini dengan membaca dzikir, minimal dzikir yang diajarkan oleh Nabi SAW sebagai berikut dan bisa dilanjutkan dengan doa yang lain seperti wirdul lathif dll.

Ta'awwudz (Dibaca 1 x)

أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.”

Ayat Kursi (Dibaca 1 x)

اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ، وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا، وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
“Allah, tidak ada tuhan melainkan Dia, yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Dia tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi-Nya tanpa seizin-Nya. Dia mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat memelihara keduanya. Dan Dia Maha Tinggi lagi Maha besar.” [QS. Al Baqarah: 255]

Sabtu, 04 April 2020

KEKUATAN DOA



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda:
لَيْسَ شَيْءٌ أَكْرَمَ عَلَى اللَّهِ تَعَالَى مِنَ الدُّعَاءِ
“Tidak ada sesuatu yang lebih besar pengaruhnya di sisi Allah Ta’ala selain do’a.” [HR Tirmidzi]

Catatan Alvers

Jika Allah ingin menampakkan betapa besar kekuatan-Nya maka Allah cukup mengirim makhluk-Nya yang kecil dan remeh untuk menaklukkan orang-orang yang merasa besar dan hebat. Lihatlah Raja Namrudz bin Kan’an, Orang pertama yang sombong “Jabbar” di muka bumi yang mengaku-ngaku menjadi tuhan dengan perkataannya “Akulah yang menghidupkan dan mematikan”. Bala tentaranya binasa karena gigitan jutaan nyamuk yang menyisakan tulang belulang mereka. Lalu khusus untun Namrudz, Allah mengutus seekor nyamuk saja untuk masuk ke kepalanya melalui lubang hidungnya dan nyamuk itu terus bertahan di kepala Namrud dan menyiksanya selama 400 tahun sehingga ia memukul-mukul kepalanya sendiri dengan “mathariq” (palu) sebagai balasan atas kedzalimannya selama 400 tahun. [As-Syaukani, Fathul Qadir]