إنَّ اللّهَ أَوْحَىٰ إِلَيَّ أَنْ تَوَاضَعُوا حَتَّىٰ لاَ يَفْخَرَ أَحَدٌ علىٰ أَحَدٍ، وَلاَ يَبْغِيَ أَحَدٌ عَلَىٰ أَحَدٍ

"Sesungguhnya Allah telah mewahyukan kepadaku untuk menyuruh kalian bersikap rendah hati, sehingga tidak ada seorang pun yang membanggakan dirinya di hadapan orang lain, dan tidak seorang pun yang berbuat aniaya terhadap orang lain." [HR Muslim]

أَرْفَعُ النَّاسِ قَدْرًا : مَنْ لاَ يَرَى قَدْرَهُ ، وَأَكْبَرُ النَّاسِ فَضْلاً : مَنْ لَا يَرَى فَضْلَهُ

“Orang yang paling tinggi kedudukannya adalah orang yang tidak pernah melihat kedudukannya. Dan orang yang paling mulia adalah orang yang tidak pernah melihat kemuliannya (merasa mulia).” [Syu’abul Iman]

الإخلاص فقد رؤية الإخلاص، فإن من شاهد في إخلاصه الإخلاص فقد احتاج إخلاصه إلى إخلاص

"Ikhlas itu tidak merasa ikhlas. Orang yang menetapkan keikhlasan dalam amal perbuatannya maka keihklasannya tersebut masih butuh keikhlasan (karena kurang ikhlas)." [Ihya’ Ulumuddin]

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِى إِلَى الْبِرِّ وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِى إِلَى الْجَنَّةِ وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ صِدِّيقًا

"Hendaklah kalian senantiasa berlaku jujur, karena sesungguhnya kejujuran akan megantarkan pada kebaikan dan sesungguhnya kebaikan akan mengantarkan pada surga. Jika seseorang senantiasa berlaku jujur dan berusaha untuk jujur, maka dia akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur." [HR Muslim]

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوْبِ، ثَبِّتْ قَلْبِيْ عَلَى دِيْنِكَ.

“Ya Allah, Dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku pada agamaMu.”[HR Ahmad]

Jumat, 30 September 2016

MARHABAN SYAHRULLAH



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasul SAW bersabda:
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلاَةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلاَةُ اللَّيْلِ
”Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada syahrullah (bulan Allah) yaitu Muharram. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam.”[HR Muslim]

Catatan Alvers

Nanti malam kita akan memasuki tahun baru hijriyah sekaligus memasuki bulan muharram, bulan mulia yang masuk kategori Asyhurul hurum (4 bulan mulia; Dzul Qa’dah, Dzulhijjah, Muharram dan Rajab) bahkan karena keagungan dan kemuliaannya, bulan muharram dinobatkan sebagai Syahrullah (bulan Allah).
Pada bulan muharram kita disunnahkan untuk berpuasa sebagaimana hadits utama di atas dan puasa muharram adalah bulan terbaik dan paling utama untuk berpuasa sunnah. Namun di sini terjadi kejanggalan yaitu mengapa Nabi lebih banyak berpuasa pada bulan sya’ban padahal bulan muharram adalah bulan terbaik untuk puasa? Imam Nawawi memberikan jawabannya : (1) boleh jadi Rasul SAW baru mengetahui keutamaan bulan muharram tersebut di akhir hayat beliau (2) kemungkinan Rasul banyak mengalami udzur pada bulan muharram seperti bepergian dll. [Al-Minhaj Syarah Muslim]

Rabu, 28 September 2016

SEJARAH HIJRIYAH


ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abdul Aziz dari Ayahnya dari Sahl bin Sa’d, ia berkata :
مَا عَدُّوا مِنْ مَبْعَثِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا مِنْ وَفَاتِهِ مَا عَدُّوا إِلَّا مِنْ مَقْدَمِهِ الْمَدِينَةَ
Para sahabat tidak menetapkan perhitungan kalender dari tahun diutusnya Nabi SAW, tidak juga dari wafatnya beliau akan tetapi para sahabat menetapkan perhitungan kalender dari masa kedatangan beliau ke madinah [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Beberapa hari lagi kita akan memasuki tahun baru dalam kalender hijriyah  tepatnya 1 Muharram 1438 H yang bertepatan dengan 2 Oktober 2016 Masehi. Itu artinya kalender hijriyah yang merupakan sistem penanggalan islam dimulai sejak 1438 tahun yang lalu. Adakah terbesit dalam hati alvers, mengapa demikian? Apa yang melatar belakangi penetapan kalender islam ini dan apakah yang menjadi acuannya?

Selasa, 27 September 2016

FITNAH JABATAN

ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasul SAW bersabda :
إِنَّكُمْ سَتَحْرِصُوْنَ علي الإِمَارَةِ وَ سَتَكُوْنُ نَدَامَةٌ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
“Sesungguhnya kalian nanti akan sangat berambisi terhadap kepemimpinan (jabatan), padahal kelak di hari kiamat ia akan menjadi penyesalan. ” [HR Bukhari]

Catatan Alvers

Sebagian besar manusia memandang sesuatu dari sisi keuntungannya dan melupakan sisi resiko dan konsekwensinya, termasuk dalam hal jabatan.  Bayangan mereka, dengan menjadi seorang pejabat akan memudahkannya untuk mendapatkan apa yang diinginkan, kepopuleran, kehormatan, kedudukan, status sosial yang tinggi, dan memiliki segala kekayaan dan kemewahan.

Minggu, 25 September 2016

SYARAT WAHID PEMIMPIN




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Amr bin Murrah, Rasulullah SAW bersabda:
مَا مِنْ إِمَامٍ أَوْ وَالٍ يُغْلِقُ بَابَهُ دُونَ ذَوِي الْحَاجَةِ وَالْخَلَّةِ وَالْمَسْكَنَةِ إِلَّا أَغْلَقَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ أَبْوَابَ السَّمَاءِ دُونَ خَلَّتِهِ وَ حَاجَتِهِ وَمَسْكَنَتِهِ.
“Tidaklah seorang pemimpin atau seorang penguasa menutup pintunya dari orang-orang yang memiliki kebutuhan, keperluan serta orang-orang fakir, kecuali Allah akan menutup pintu langit dari keperluan, kebutuhan dan hajatnya” [HR Ahmad]

Catatan Alvers

Masalah kepemimpinan merupakan hal krusial dalam agama Islam. Betapa tidak, banyak sekali ayat dan hadits yang membahas tentang hal kepemimpinan ini. Tak terkecuali dalam kehidupan secara global, kepemimpinan merupakan salah satu faktor yang memiliki pengaruh yang sangat signifikan terhadap kehidupan suatu masyarakat.

Jumat, 23 September 2016

“BUWUH MANEH !”



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Ibnu Umar RA, Rasul bersabda :
إِذَا دُعِيَ أَحَدُكُمْ إِلَى الْوَلِيمَةِ فَلْيَأْتِهَا
Jika salah seorang diantara kalian di undang untuk menghadiri walimah maka hendaklah menghadirinya [HR Bukhari Muslim]

Catatan Alvers

“Buwuh Maneh!” Itu perkataan guyonan (bercanda) tapi serius yang sering kita dengar pada bulan ini, bulan besar (dzulhijjah) bulan yang dikenal dalam sebagian masyarakat kita sebagai bulan pernikahan, maksudnya bulan di mana banyak sekali diselenggarakan acara pernikahan. Banyak undangan pernikahan (walimah) itu artinya banyak uang yang harus dialokasikan untuk buwuhan, hingga seseorang yang lagi bokek boleh jadi berdoa “Ya Allah, perbanyaklah rizkiku sehatkan badanku karena hari-hari ini banyak buwuhan, seperti tertulis dalam meme yang banyak beredar di medsos.
Buwuh atau buwuhan atau disebut juga amplop kondangan, angpau pernikahan adalah istilah untuk sejumlah uang dalam amplop dari orang-orang yang hadir dalam pesta pernikahan yang diserahkan kepada shahibul hajat atau tuan rumah penyelenggara resepsi pernikahan.

PESUGIHAN INSTAN



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, Rasul SAW bersabda :
لَا يَزَالُ قَلْبُ الْكَبِيرِ شَابًّا فِي اثْنَتَيْنِ فِي حُبِّ الدُّنْيَا وَطُولِ الْأَمَلِ
Ada dua hal dimana hati seorang yang lanjut usia akan tetap merasa muda, Yaitu cinta dunia dan panjang angan-angan (banyak keinginan) [HR Bukhari]

Catatan Alvers

DKTP inisial tersangka kasus penipuan penggandaan uang ribuan orang dan pembunuhan menjadi trending topic minggu ini. Polda Jatim mengerahkan 6.000 personil bersenjata lengkap termasuk dari TNI untuk meringkus tersangka pada Kamis pagi (22/9/2016) di Padepokannya, Desa Wangkal Kecamantan Gading Kabupaten Probolinggo. [Poskotanews]

Puluhan truk, kendaraan Barakuda, water canon, dan kendaraan taktis, dikerahkan untuk menghadapi ratusan pengikut setianya yang sudah berhari-hari tinggal di sekitar padepokan untuk melindungi tersangka. [JawaPos com]

Selasa, 20 September 2016

AYAT-AYAT SUTRA




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Anas bin Malik, Nabi SAW bersabda :
لاَ تَلْبَسُوا الْحَرِيرَ فَإِنَّهُ مَنْ لَبِسَهُ فِى الدُّنْيَا لَمْ يَلْبَسْهُ فِى الآخِرَةِ
Janganlah kalian (laki-laki) memakai sutra karena siapa yang mengenakannya di dunia, maka ia tidak mengenakannya di akhirat.[HR Bukhari]

Catatan Alvers

Dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) disebutkan bahwa sutra (ditulis tanpa huruf e) adalah benang halus dan lembut yang berasal dari kepompong ulat sutra. Merupakan suatu hal yang kontras antara keduanya, produsen dan produknya, ulat dan benangnya. Betapa tidak, ulat (sutra) begitu menjijikkan namun benang dan kain sutra begitu menawan dan menarik perhatian.

Demikianlah keadaaan ulat dan benang sutra sehingga imam syaf’i menjadikannya sebagai salah satu ayat kauniyah akan eksistensi sang pencipta. Beliau berkata :
هذا ورق التوت طعمه واحد تأكله الدود فيخرج منه الإبريسم، وتأكله النحل فيخرج منه العسل، وتأكله الشاة والبعير والأنعام فتلقيه بعرا وروثا، وتأكله الظباء فيخرج منها المسك وهو شيء واحد.
Ini adalah daun murbei, rasanya satu. Akan tetapi bila dimakan oleh ulat ia akan mengeluarkan sutra. Apabila dihisap lebah ia akan mengeluarkan madu. Dan apabila dimakan oleh kambing, unta dan binatang ternak maka keluarnya menjadi kotoran dan jika dimakan oleh kijang maka keluarnya menjadi minyak misik (kasturi) padahal semuanya asalnya satu, sama. [Tafsir Ibnu Katsir]
Maka siapa yang menyatukan asal dan menjadikan hasilnya berbagai macam? Tidak lain adalah Allah Yang Maha Suci, Pencipta alam semesta Yang Maha Agung”.

Senin, 19 September 2016

CINCIN MAS-MAS




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abu Musa Al Asy’ari, Rasulullah SAW bersabda :
حُرِّمَ لِبَاسُ الْحَرِيرِ وَالذَّهَبِ عَلَى ذُكُورِ أُمَّتِى وَأُحِلَّ لإِنَاثِهِمْ
Diharamkan sutera dan emas bagi laki-laki dari umatku, namun dihalalkan bagi perempuan mereka.” [HR Tirmidzi]

Catatan Alvers

Sayyidina Ali KW meriwayatkan serupa hadits di atas dengan setting Rasul memegang sutera di tangan kanan beliau dan emas di tangan kiri beliau lalu
إِنَّ هَذَيْنِ حَرَامٌ عَلَى ذُكُورِ أُمَّتِي
Sesungguhnya dua benda ini (sutera dan emas) haram untuk laki-laki dari ummatku. [HR Abu Dawud]

Perhiasan emas untuk laki-laki dulunya halal, namun kemudian turun syariat larangan khusus untuk laki-laki dan tetap halal untuk perempuan. Diriwayatkan dari Ibnu Umar RA, bahwasannya Rasul SAW membuat cincin dari emas dan mengenakannya dengan posisi mata cincin berada di dalam telapak tangan. Hal ini diikuti oleh banyak orang saat itu sampai suatu saat Rasul SAW duduk di atas mimbar kemudian mencopot cincin emas beliau dan bersabda : aku telah memakai cincin ini dan mengenakannya dengan posisi mata cincin berada di dalam telapak tangan. Lalu beliau melemparkannya dan berkata:
وَاللَّهِ لَا أَلْبَسُهُ أَبَدًا
Demi Allah aku tidak akan memakainya selama-lamanya.
Para sahabat kemudian sama-sama membuang cincin mereka. [HR Bukhari]

Minggu, 18 September 2016

ARWAH GENTAYANGAN?




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan oleh Abu Tsa‘labah al-Khasyani, Rasulullah SAW bersabda :
الْجِنُّ عَلَى ثَلاثَةِ أَصْنَافٍ: صِنْفٌ لَهُمْ أَجْنِحَةٌ يَطِيرُونَ فِي الْهَوَاءِ، وَصِنْفٌ حَيَّاتٌ، وَصِنْفٌ يَحِلُّونَ وَيَظْعَنُونَ.
“Jin itu ada tiga jenis; Ada yang bersayap dan terbang di udara, dan ada yang berjenis ular dan ada yang menetap dan ada yang berpindah-pindah.” [HR. Thabrani]

Catatan Alvers

Acara-acara misteri, penampakan makhluk halus dan uji nyali pernah menjadi acara favorit dengan rating tinggi di beberapa stasiun TV, sebut saja program acara Gentayangan TPI (MNCTV), Dunia Lain dari Trans TV, Kismis (Kisah Kisah Misteri) RCTI, Percaya Nggak Percaya (ANTV) dan program serupa lainnya. Pada program tersebut ditampakkan dalam kamera tersembunyi beberapa fenomena penampakan makhluk halus seperti genderuwo, kuntilanak, pocong, tuyul “produk” indonesia. Adapun hantu “produk” luar negeri dikenal dengan sebutan mumi, vampire, drakula, zombi dan lain-lain.

Jumat, 16 September 2016

“SENTUHAN” BAROKAH




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari ‘Abis bin Rabi’ah, ia berkata, “Aku pernah melihat ‘Umar bin Al-Khatthab RA mencium hajar Aswad. Lantas ‘Umar berkata,
إِنِّى لأُقَبِّلُكَ وَأَعْلَمُ أَنَّكَ حَجَرٌ وَلَوْلاَ أَنِّى رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُقَبِّلُكَ لَمْ أُقَبِّلْكَ
 “Sesungguhnya aku menciummu dan aku tahu bahwa engkau hanyalah batu. Seandainya aku tidak melihat RasulullahSAW, maka tentu aku tidak akan menciummu.” [HR Muslim]

Catatan Alvers

Berbeda cara pandang dan persepsi terhadapat suatu permasalahan dapat menyebabkan perbedaan dalam menilai sesuatu tersebut. Tidak jarang jika hal ini dibiarkan dan tidak segera diluruskan maka akan timbul kesalah-pahaman dan selanjutnya akan timbul paham yang salah.

Pada zaman jahiliyah yang kental dengan kultus benda pusaka yang mereka jadikan berhala maka mencium sebuah batu akan diartikan sebagai sebuah peng-kultusan kepada batu tersebut. Bahkan pasca masuk islam, dari kalangan mereka masih banyak yang rentan akan kesalah pahaman ini. Dari latar belakang inilah kita pahami mengapa Umar berkata demikian (pada hadits di atas) ketika ia mencium hajar aswad. At-Thabari berkata : ‘Umar saat itu melihat banyak kaum yang dulunya menyembah berhala sehingga umar khawatir orang-orang bodoh mengira bahwa mencium hajar asawad sama halnya mengagungkan batu sebagaimana yang dilakukan oleh orang arab pada masa jahiliyah. Umar ingin mengajari mereka bahwa mencium hajar aswad itu adalah meniru perbuatan Nabi SAW, dan bukan karena keistimewaan batu itu sendiri sebagaimana keyakinan orang-orang jahiliyah kepada batu berhala mereka. [Kitab : Tuhfatul Ahwadzi]

Kamis, 15 September 2016

CINTA SEMANGKA



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Sayyidah Aisyah RA, Ia berkata :

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْكُلُ الْبِطِّيخَ بِالرُّطَبِ فَيَقُولُ نَكْسِرُ حَرَّ هَذَا بِبَرْدِ هَذَا وَبَرْدَ هَذَا بِحَرِّ هَذَا

Nabi Muhammad SAW makan semangka bersama ruthab (kurma yang matang sebelum jadi tamar) kemudian beliau bersabda: “Kita menghilangkan panasnya ini (ruthab)  dengan dinginnya ini (semangka), dan kami menghilangkan dinginnya buah ini (semangka) dengan panasnya buah ini (ruthab)” [HR Abu Dawud]

Catatan Alvers

Beberapa hari ini, penulis merasakan cuaca kab. malang agak panas sehingga “kangen” buah yang menjadi penawarnya, semangka. Penulis meminta bantuan kepada seorang santri untuk membeli satu buah semangka di kios buah yang tak jauh dari rumah. Santri tersebut datang dengan membawa dua buah semangka dan ia mengatakan bahwa dua buah semangka tadi adalah hadiah dan pemberian dari pemilik kios. Jazahullahu Khairan, mudah-mudahan rezekinya dijadikan oleh Allah sebagai rezeki yang barokah dan usahanya lancar. Alhamdulillah hari ini diberi nikmat oleh Allah dapat makan buah semangka yang segar dan cukup mendinginkan suhu badan yang terasa panas beberapa hari. Sambil menikmati buah ini penulis tergerak untuk menulis judul ini dalam kajian odoh kali ini.

Selasa, 13 September 2016

“GARANSI REPLACE”




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Affan bahwasannya Abu Qatadah dan Abud Dahma’ yang mana keduanya banyak (sering) berhaji, keduanya berkata : Kami mendatangi seorang badui lalu ia berkata : Dulu, tanganku dipegang oleh Rasul SAW kemudian beliau mengajariku sesuatu yang diajarkan oleh Allah SWT. Diantara yang aku ingat adalah Rasul SAW Bersabda :
إِنَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئًا اتِّقَاءَ اللَّهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِلَّا آتَاكَ اللَّهُ خَيْرًا مِنْهُ
Sesungguhnya tidaklah kamu meninggalkan sesuatu karena ketakwaanmu kepada Allah SWT kecuali Allah akan menggantinya dengan yang lebih baik. [HR Ahmad]

Catatan Alvers

Masih ada waktu untuk berkurban. Masih ada kesempatan untuk berkurban, mengapa terus anda tunda-tunda? Siapakah yang menjamin anda akan mendapatkan kesempatan dan peluang yang sama pada tahun-tahun mendatang? Nafsu senantiasa membisikkan keberatan dan seabrek alasan untuk mempertahankan harta dan tidak menyisihkannya untuk berkurban, takut tabungan berkuranglah, masih ada keperluan yang lebih mendesaklah dll.
Sadarlah semua itu tipu daya setan, musuh kita yang nyata. Allah SWT berfirman :
الشَّيْطَانُ يَعِدُكُمُ الْفَقْرَ وَيَأْمُرُكُمْ بِالْفَحْشَاءِ وَاللَّهُ يَعِدُكُمْ مَغْفِرَةً مِنْهُ وَفَضْلًا وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ
Setan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat kejahatan (kikir); sedang Allah menjadikan untukmu ampunan daripada-Nya dan karunia. dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengatahui. [ QS. Al Baqarah : 268 ].

Yakinlah apa yang kita sisihkan pasti diganti oleh Allah SWT. Inilah “Garansi Replace”, garansi bahwa Allah akan mengganti semua harta yang kita sedekahkan untukNya yang bersifat “Lifetime Warranty” berlaku sepanjang masa. Sabda Nabi SAW pada hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad diatas, yang dikomentari oleh Al-Haitsami bahwa para perawinya adalah perawih hadits shahih (Rijalus Shahih) [Majma’ Zawai’d]

Senin, 12 September 2016

FIKIH TASYRIQ




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Nubaysyah al-Hudzaliy, Nabi SAW bersabda :
أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ
“Hari-hari Tasyriq adalah hari menikmati makanan dan minuman.” [HR Muslim]

Catatan Alvers

Hari ini kita mulai masuk kepada hari-hari tasyriq. Alvers, banyak orang menulis hari hari ini dengan kalimat “hari tasyrik” yang mestinya ditulis dengan qaf, “tasyriq” bukan “tasyrik” yang ditulis dengan dengan kaf. Kedua kalimat berbeda jauh bahkan bertolak belakang. Tasyrik artinya menyekutukan, perihal yang negatif sedangkan tasyriq adalah perihal yang positif. Dengan alasan ini, saya berpendapat bahwa teori adaptasi dalam ilmu bahasa indonesia tidak bisa diterapkan pada kata tasyriq karena akan ambigu dan rancu dengan kata tasyrik yang juga sering dijumpai pada literatur fiqih.

Apa Arti Tasyriq? Secara bahasa, tasyriq artinya Menjemur sesuatu, Imam Mawardi berkata :
وأيام التشريق هي الحادي عشر والثاني عشر والثالث عشر في تسميتها بذلك تأويلان : أحدهما : أنها سميت بذلك لإشراقها نهارا بنور الشمس وإشراقها ليلا بنور القمر .
 والثاني : أنها سميت بذلك ؛ لأن الناس يشرقون اللحم فيها في الشمس .
Hari-hari tasyriq adalah tanggal 11, 12, dan 13 di bulan Dzulhijjah. Dalam penamaan ini terdapat dua ta’wil. Yang pertama, dinamakan tasyriq karena pada hari-hari tersebut matahari bersinar terang (Isyraq) di siang harinya dan di malam harinya rembulan bersinar terang (Isyraq). Yang kedua, dinamakan tasyriq karena pada hari-hari tersebut kaum Muslimin menjemur (tasyriq) daging kurban di bawah terik matahari. [Al-Hawi Al-Kabir]

SABAR DALAM BERKORBAN




ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Shuhaib bin Sinan RA, Rasul Saw bersabda :
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
Alangkah mengagumkan keadaan orang yang beriman, karena semua keadaannya adalah yang terbaik (untuk dirinya), dan ini hanya ada pada seorang mukmin; jika dia mendapatkan kesenangan dia akan bersyukur, maka itu adalah yang terbaik baginya, dan jika dia ditimpa kesusahan dia akan bersabar, maka itu yang terbaik baginya”[HR Muslim]

Catatan Alvers

Kisah pengurbanan identik dengan kesabaran. Kesabaran menjalani perintah yang tercermin dari perilaku Nabi Ibrahim AS dan kesabaran menerima ketetapan Allah SWT  yang tercermin dari perilaku Nabi Ismail AS. Allah SWT mengabadikan kisah tersebut dalam Al-Quran, Allah berfirman :
 وَتَرَكْنَا عَلَيْهِ فِي الْآخِرِينَ
Kami abadikan (kisah baik) Ibrahim di kalangan ummat yang datang kemudian [QS Ash-Shaffat : 108]

Minggu, 11 September 2016

SERBA SERBI IDUL ADHA



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Ibnu Umar RA,
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَغْدُو إِلَى الْمُصَلَّى فِي يَوْمِ الْعِيدِ وَالْعَنَزَةُ تُحْمَلُ بَيْنَ يَدَيْهِ فَإِذَا بَلَغَ الْمُصَلَّى نُصِبَتْ بَيْنَ يَدَيْهِ فَيُصَلِّي إِلَيْهَا وَذَلِكَ أَنَّ الْمُصَلَّى كَانَ فَضَاءً لَيْسَ فِيهِ شَيْءٌ يُسْتَتَرُ بِهِ
Bahwasannya Rasul SAW berangkat menuju Musholla pada hari raya, sementara beliau membawa tombak kecil. Ketika sampai di Musholla, tombak kecil itu ditegakkan di hadapannya kemudian beliau shalat menghadapnya. Hal itu dilakukan karena Musholla (tempat sholat id) tersebut adalah tanah lapang yang tidak memiliki penghalang (sutrah) [HR. Ibnu Majah]

Catatan Alvers

Hari raya telah tiba, ekspresi kegembiraan tampat pada wajah kaum muslimin. Idul Adha adalah syiar islam, yang mana segenap Muslim menunaikan shalat id pada hari tersebut. Bagi mereka yang berhalangan seperti menstruasi pada perempuan, dianjurkan agar tetap datang meramaikannya. Sekalipun cuma hadir di sekitar lokasi shalat. Diriwayatkan dari Ummu 'Athiyah, ia berkata :
اَمَرَ رَسُوْلُ اللهِ ص اَنْ نُخْرِجَهُنَّ فيِ اْلفِطْرِ وَ اْلاَضْحَى اْلعَوَاطِقَ وَ اْلحُيَّضَ وَ ذَوَاتِ اْلخُدُوْرِ، فَاَمَّا اْلحُيَّضُ فَيَعْتَزِلْنَ الصَّلاَةَ
"Rasulullah SAW memerintahkan kepada kami untuk membawa keluar anak-anak perempuan yang hampir baligh, perempuan-perempuan haidl dan anak-anak perempuan yang masih gadis, pada Hari Raya 'Iedul Fithri dan 'Iedul Adha. Adapun wanita-wanita yang haidl itu mereka tidak shalat". [HR Muslim]

Sabtu, 10 September 2016

DAHSYATNYA ARAFAH



ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, Nabi SAW bersabda :
خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
“Do’a terbaik adalah do’a pada hari Arafah dan dzikir terbaik yang aku ucapkan dan diucapkan oleh nabi-nabi sebelumku adalah tiada tuhan selain Allah, yang maha esa, tiada sekutu baginya. Hanya milikNya kerajaan dan pujian. Dia Maha kuasa atas segala sesuatu.” [HR. Tirmidzi]

Catatan Alvers

Tanggal 9 Dzulhijjah lazimnya dikenal dengan hari arafah adalah hari yang sangat istimewa. Bukan hanya untuk jamaah haji saja yang mana saat itu adalah waktu mereka untuk wuquf di padang arafah namun hari arafah itu sendiri adalah spesial karena :

Pertama, Hari arafah adalah salah satu hari dalam bulan dzulhijjah yang mana ini termasuk dari asyhurul hurum (bulan-bulan mulia yaitu Dzul Qa’dah, Dzul Hijjah, Muharram dan Rajab) [QS at-Taubah :39],

Jumat, 09 September 2016

TARWIYAH ???


ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Hunaidah bin Khalid, dari istrinya bahwasannya beberapa istri Nabi SAW mengatakan :
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ تِسْعَ ذِي الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ
“Rasulullah SAW berpuasa pada sembilan hari (awal) Dzulhijah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya” [HR. Ahmad]

Catatan Alvers

Tak terasa, kita telah memasuki hari ke delapan dari bulan mulia, Dzulhijjah yang biasa dikenal dengan hari tarwiyah. Dalam hadits utama tersebut diceritakan bahwa Rasul SAW berpuasa 9 hari awal bulan Dzulhijjah. Itu artinya Rasul SAW berpuasa pada hari tarwiyah.
Ada fakta menarik yang dikemukakan oleh Imam Nawawi, beliau berkata : Adapun perkataan A’isyah :
مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَائِمًا فِي الْعَشْرِ قَطُّ
Aku tidak pernah melihat Rasul SAW berpuasa pada 10 hari Dzulhijjah sama sekali [HR Muslim]
Dan dalam riwayat lain disebutkan “lam yasumil asyr”, maka para ulama berpendapat : Hadits ini menjadikan kesalahpahaman akan kemakruhan puasa pada 10 hari Dzulhijjah (1-9 Dzulhijjah).

Rabu, 07 September 2016

AQIQAH VS QURBAN

*ONE DAY ONE HADITH* Diriwayatkan dari Salman bin Amir ad-Dlabbiy, Ia mendengar Rasul SAW bersabda : مَعَ الْغُلَامِ عَقِيقَةٌ فَأَهْرِيقُوا عَنْهُ دَمًا وَأَمِيطُوا عَنْهُ الْأَذَى Setiap anak bersama aqiqahnya, maka sembelihlah hewan (aqiqahnya) dan hilangkanlah kotoran darinya (dengan mencukur rambut) [HR Bukhari] _Catatan Alvers_ Aqiqah secara etimologi berarti memotong (al-qath'u). Durhaka kepada orang tua disebut dengan Uququl Walidain (derivasi dari kata Aqiqah) karena hal itu merupakan pemutusan silaturahmi anak dengan orang tua. Aqiqah dinamakan demikian karena di dalamnya terdapat proses pemotongan (urat leher) kambing. Aqiqah juga berarti sebutan untuk rambut yang ada pada kepala bayi ketika dilahirkan. Adapun secara terminologi, aqiqah adalah hewan yang disembelih sebagai wujud rasa syukur atas karunia Allah atas lahirnya seorang anak. Rasul SAW bersabda : كُلُّ غُلَامٍ مُرْتَهَنٌ بِعَقِيقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ السَّابِعِ وَيُحْلَقُ رَأْسُهُ وَيُسَمَّى Setiap anak tergadaikan dengan akikahnya, disembelih hewan aqiqahnya pada hari ketujuh, dicukur habis rambutnya, dan diberi nama [HR Ibnu Majah] Menurut Imam Ahmad, maksud tergadaikan adalah إذا لم يعق عنه لم يشفع لوالديه يوم القيامة أي لم يؤذن له فيها Jika seorang anak tidak diaqiqahi maka ia tidak dapat (ijin) memberi syafaat kepada kedua orangtuanya di hari kiamat. Al-Khattabi menilainya sebagai pendapat terbaik dan ia berkata: barang siapa yang ingin syafaat anaknya maka hendaklah ia mengaqiqahinya meskipun anak tersebut telah meninggal [I’anatut Thalibin] Sayyidah Aisyah RA berkata : أَنَّ رَسُولَ اَللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَمْرَهُمْ أَنْ يُعَقَّ عَنْ اَلْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ, وَعَنْ اَلْجَارِيَةِ شَاةٌ Artinya: Rasulullah SAW memerintahkan mereka agar beraqiqah dua ekor kambing yang sepadan (umur dan besarnya) untuk bayi laki-laki dan seekor kambing untuk bayi perempuan. [Bulughul Maram] Atas dasar adanya amar (perintah) inilah maka Ibnu Hazm al-Andalusi (456H) Imam mazhab Zhahiri dalam Kitab al-Muhalla mengatakan bahwa akikah adalah fardlu yang wajib dilaksanakan seseorang. [al-Muhalla fi Syarh al-Mujalla bi al-Hujaj wa al-Atsar] Namun Imam Empat sepakat bahwa hukum akikah tidak wajib. Hal ini berbeda dengan Kurban, dimana dari kalangan 4 madzhab ada yang menghukumi wajib, yaitu madzhab Abu hanifah dan dua riwayat dari Imam Ahmad. Dari perbedaab hukum keduanya ini, Penulis berpendapat jika terpaksa memilih salah satunya maka lebih didahulukan berkurban dari pada aqiqah. Namun demikian, tidak salahnya jika mengikuti pendapat imam Romli yang membolehkan satu kambing di niati untuk aqiqah sekaligus kurban. لو نوي العقيقة والضحية لم تحصل غير واحد عند حج ويحصل الكل عند مر اهـ Apabila seseorang meniati aqiqah dan qurban, maka yang hasil (sah) adalah salah satunya saja (diantara aqiqah dan qurban) menurut Imam Ibnu Hajar dan bisa hasil (sah) kedua-duanya menurut Imam Muhammad Ramli. [Itsmid al-‘Ain] Sayyed Bakri mengatakan : Adapun Ulama yang berpendapat bahwa aqiqah itu tidak wajib maka berpedoman dengan dua argument, yaitu hadits : مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَنْسُكَ عَنْ وَلَدِهِ فَلْيَنْسُكْ عَنْهُ عَنْ الْغُلَامِ شَاتَانِ مُكَافَأَتَانِ وَعَنْ الْجَارِيَةِ شَاةٌ Barang siapa ingin meng-aqiqahi anaknya maka laklukanlah. Untuk anak laki-laki dua ekor kambing yang sama umurnya dan untuk anak perempuan seekor kambing [HR An-Nasa'i] Pada Hadits ini Rasul bersabda barang siapa yang ingin, hal ini menandakan tidak adanya kewajiban. Argumen kedua adalah karena aqiqah itu merupakan penyembelihan selain faktor jinayah dan bukan pula nadzar sehingga hukumnya tidak wajib seperti kurban. [I'anatut Thalibin] Selanjutnya, ada alvers bertanya bolehkah aqiqah dengan cara mencicil, hari ke7 kelahiran putra menyembelih satu kambing dulu karena keterbatasan keuangab, lalu tahun berikutnya jika ada rizki lebih maka menyembelih kambing ke 2. Menjawab pertanyaan ini penulis menjawab bahwa sebenarnya berakikah dengan satu kambing sudah mencukupi kesunnahan sehingga tidak dianggap mencicil dan sudah dianggap lunas aqiqahnya. Syeikh M. Khatib As-Syarbini berkata : ﻭﻳﺘﺄﺩﻯ ﺃﺻﻞ ﺍﻟﺴﻨﺔ ﻋﻦ ﺍﻟﻐﻼﻡ ﺑﺸﺎﺓ ﻭﺍﺣﺪﺓ ﻟﻤﺎ ﺭﻭﻯ ﺃﺑﻮ ﺩﺍﻭﺩ ﺑﺈﺳﻨﺎﺩ ﺻﺤﻴﺢ: ﺃﻧﻪ ﺹ ﻋﻖ ﻋﻦ ﺍﻟﺤﺴﻦ ﻭﺍﻟﺤﺴﻴﻦ ﻛﺒﺸﺎ ﻛﺒﺸﺎ Kesunnahan yang mendasar pada aqiqah sudah tercapai dengan menyembelih satu kambing untuk anak laki-laki karena ada riwayat abu Dawud dengan sanad yang shahih bahwa Nabi SAW mengakikahi Hasan dan Husain masing-masing dengan satu kambing kibasy [Mughnil Muhtaj] Adapun hadits yang mengatakan aqiqah dengan 2 kambing maka itu menyatakan keutamaan aqiqah. Imam Ibnu Hajar al-Haitami mengatakan : ﻭ ﻟﻜﻦ ﺍﻷﻛﻤﻞ ﺷﺎﺗﺎﻥ ﻣﺘﺴﺎﻭﻳﺘﺎﻥ ﻟﻠﺬﻛﺮ Tetapi yang Akmal (lebih sempurna) adalah menyembelih 2 ekor kambing yang sepadan untuk anak laki-laki. [Al-Manhajul Qowim] Akikah disunnahkan untuk disembelih mulai hari ketujuh sampai anak tersebut baligh. Bagaimana jika sudah baligh namun orang tua belum mengaqiqahinya? Sayyed bakri berkata : .فلو بلغ ولم يخرجها الولي سن للصبي أن يعق عن نفسه ويسقط الطلب حينئذ عن الولي. jika anak sudah mencapai usia baligh namun orang tua belum mengakikahinya maka sunnah bagi anak yang bersangkutan untuk mengakikahi dirinya sendiri dan gugurlah perintah sunnah untuk walinya. [I'anatut Thalibin] Termasuk lingkup keutamaan adalah memberikan aqiqah dalam keadaan masak dan mengantarkannya. Sayyed Bakri berkata : والتصدق بمطبوخ يبعثه إلى الفقراء أحب من ندائهم إليها ومن التصدق نيئا Bersedekah dengan aqiqah yang sudah dimasak (matang) dan diantarkan ke (rumah) orang fakir miskin lebih baik dari pada mengundang mereka datang kerumah aqiqah dan atau memberinya dalam keadaan mentah [I'anatut Thalibin] Wallahu A’lam. Semoga Allah al-Bari membuka hati dan fikiran kita untuk selalu mengikuti sunnah Nabi SAW. Salam Satu Hadith, DR.H.Fathul Bari, Malang, Ind Artikel Terbaik ONE DAY ONE HADITH Kajian Hadits Sistem SPA (Singkat, Padat, Akurat) READY STOCK BUKU ONE DAY#1 Distributor : Malang : 081216742626 Pasuruan : 082234288422 Sidoarjo : 081217405339 Semarang : 081225739000