Minggu, 26 Agustus 2018

PERSEKUSI


ONE DAY ONE HADITH

Diriwayatkan dari Abid Dzar RA, Rasul SAW bersabda : Allah SWT berfirman :
يَا عِبَادِي إِنِّي حَرَّمْتُ الظُّلْمَ عَلَى نَفْسِي وَجَعَلْتُهُ بَيْنَكُمْ مُحَرَّمًا فَلَا تَظَالَمُوا يَا عِبَادِي
 “Wahai hamba-Ku! Sesungguhnya Aku mengharamkan kezhaliman atas diri-Ku dan Aku menjadikannya haram di antara kalian. Maka, janganlah kalian saling menzhalimi. [HR Muslim]

Catatan Alvers

Persekusi menjadi headline di sejumlah media dan menjadi topik hangat pembicaraan dan menjadi pembahasan yang sedang viral di medsos. Kata kerja Persekusi, memersekusi berarti menyiksa, menganiaya: tanpa memikirkan lagi keadilan atau kemanusiaan. Seperti dalam kalimat berikut : “mereka memersekusi lawan politiknya bagai iblis” [KBBI] Dengan kata lain, persekusi adalah istilah untuk kedzaliman yang didasari oleh motif politis.


Dalam agama Islam, persekusi semakna dengan kata zhalim. Kata zhalim berasal dari bahasa arab, Ia adalah derivasi dari kata zhulm. Secara bahasa, kata zhulm berarti menaruh sesuatu bukan pada tempatnya. Adapun secara syariat, Al-Jurjani mendefinisikannya dengan :
عبارة عن التعدي عن الحق إلى الباطل، وهو الجور
Suatu ungkapan dari perbuatan yang melampaui batas kebenaran menuju kebathilan. [Al-Ta’rifat]
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata zhalim diartikan dengan menindas; menganiaya; berbuat sewenang-wenang terhadap orang lain. [KBBI]

Persekusi tidak hanya terjadi di era zaman now, masa dimana negara menggunakan sistem demokrasi. Persekusi adalah hal yang lazim terjadi di setiap zaman bahkan juga terjadi di zaman khilafah. Sebut satu contohnya adalah masa Hajjaj bin yusuf as-Tsaqafi [41 H / 661 M - 95 H / 714 M] seorang pembesar di masa khalifah Abdul Malik bin Marwan dari Bani Umayah, yang memerintah dengan cara-cara kekerasan dan sangat mudah menumpahkan darah.  Salah satu korbannya adalah Sa`id bin Jubair seorang Tabi`in. Ia  dipenggal kepalanya karena menentang khilafah Umawi bersama Ibnu al-Asy`ats [Wafayatul A`yan]

Ketika kaum muslimin mengadukan kezhaliman tersebut kepada Anas bin malik RA, Siapakah anas itu? beliau adalah sahabat dikaruniai umur yang panjang (103 tahun). Ia mengalami beberapa periode umat Islam yang penuh dinamika: sejak hijrah Nabi hingga masa kerajaan dinasti Umayah. Dengan keilmuan dan pengalaman hidup yang sangat kaya itulah maka tidak mengherankan apabila beliau didatangi manusia untuk mengambil faedah darinya. Sahabat Anas memerintahkan kaum muslimin untuk bersabar, bukan diperintahkan merebut Khilafah dari hajjaj dan meng-kudeta kehakifahannya dengan alasan ia telah berbuat zhalim.

Simak hadits berikut, Dari Az Zubair bin ‘Adiy, ia berkata,
أَتَيْنَا أَنَسَ بْنَ مَالِكٍ فَشَكَوْنَا إِلَيْهِ مَا نَلْقَى مِنَ الْحَجَّاجِ فَقَالَ « اصْبِرُوا ، فَإِنَّهُ لاَ يَأْتِى عَلَيْكُمْ زَمَانٌ إِلاَّ الَّذِى بَعْدَهُ شَرٌّ مِنْهُ ، حَتَّى تَلْقَوْا رَبَّكُمْ » . سَمِعْتُهُ مِنْ نَبِيِّكُمْ صلى الله عليه وسلم
“Kami pernah mendatangi Anas bin Malik. Kami mengadukan tentang (kekejaman) Al Hajjaj pada beliau. Anas pun mengatakan, “Sabarlah, karena tidaklah datang suatu zaman melainkan keadaan setelahnya lebih jelek dari sebelumnya sampai kalian bertemu dengan Rabb kalian. Aku mendengar wasiat ini dari Nabi kalian saw.” [HR. Bukhari].

Maka persekusi (kezhaliman) tidak seharusnya dilawan dengan cara yang sama (kezhaliman) sebagaimana hadits qudsy di atas. Jika persekusi terjadi diantara sesama warga maka tempuhlah jalur hukum untuk menyelesaikannya. Namun jika persekusi terjadi oleh penguasa yang tidak mungkin ditempuh oleh jalur humum maka tiada pilihan lain melainkan bersabar atas kezhalimannya sebab pemimpin itu adalah cerminan dari konidisi kita, rakyatnya. Allah SWT berfirman:
وَكَذَلِكَ نُوَلِّي بَعْضَ الظَّالِمِينَ بَعْضًا بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ
“Demikianlah kami jadikan sebagaian orang zhalim sebagai pemimpin bagi orang zhalim yang lain, disebabkan perbuatan maksiat yang telah mereka lakukan.” [QS. Al An’am: 129].

Bagi kita yang mengetahui terjadinya persekusi, hendaklah kita memberikan pertolongan. Nabi SAW bersabda:
انْصُرْ أَخَاكَ ظَالِمًا أَوْ مَظْلُومًا
Tolonglah saudaramu yang berbuat zalim atau yang dizalimi.
Seseorang bertanya : Wahai Rasul SAW aku akan menolongnya tatkala ia didzalimi lantas bagaimana aku menolongnya jika ia berbuat dzalim?. Rasul SAW menjawab : Engkau cegah dia dari perbuatan dzalimnya, itulah arti menolong saudaramu yang berbuat dzalim. [HR Bukhari]

Kezhaliman itu tidak melulu datang dari penguasa dalam lingkup yang besar, namun ia bisa berasal dari mana saja, tidak hanya musuh atau orang yang jauh namun bisa jadi bersumber dari orang-orang terdekat bahkan tak disangka-sangka. Ingatkah anda bahwa Nabi Yusuf AS justru didzalimi oleh saudaranya (kandung) sendiri. Nabi Nuh As oleh anaknya, Nabi Luth oleh istrinya bahkan Nabi Muhammad SAW didzalimi oleh pamannya sendiri yaitu Abu Lahab bin Abdul Mutthalib. Maka cegahlah pelaku kedzaliman, siapapun dia dengan satu cara yang bisa menghentikannya.

Rasul SAW menjanjikan pahala besar bagi siapa saja yang mau menolongnya. Imam Ghazali dalam Ihya Ulumuddin mengemukakan sebuah hadits:
من فرج عن مؤمن مغموم أو أعان مظلوما غفر الله له ثلاثا وسبعين مغفرة
Barang siapa yang membantu orang mukmin yang sedang tertimpa kesusahan atau menolong orang yang didzalimi maka Allah memberikan 73 ampunan-Nya kepada orang tersebut. [HR Al-Khara’ithi dalam Makarim al-Akhlak] Wallahu A’lam. Semoga Allah Al-Bari menjadikan kita sebagai rakyat yang bertaqwa yang bertindak sesuai tuntunan Nabi SAW sehingga para pemimpin kita dijadikan sebagai pemimpin yang takut kepada Allah SWT.

Salam Satu Hadits
Dr.H.Fathul Bari,SS., M.Ag

Kajian Hadits
ONE DAY ONE HADITH
GROUP WA ALVERS
Sistem SPA+
S Singkat
P Padat
A Akurat
A Aktual
SEGERA MILIKI BUKUNYA
Pemesanan Hub.
CP. Ust. Muadz
0812-1674-2626
Bisa kirim ke seluruh indonesia

Ayo Mondok di
*Pesantren Wisata*
AN-NUR AL-MURTADLO Malang Jatim
Pesantren yang mengajarkan KITAB KUNING dengan metode quantum learning,
1 tahun dapat baca kitab (usia SMP)
hafal fathul qarib
tersedia kelas tahfidz
Sekolah tinggi ilmu kitab kuning
Sekolah formal di dalam pondok (MI-SMP-SMA)

dengan LOKASI yang didesain dengan nuansa yang asri dan dilengkapi beberapa wahana layaknya wisata seperti
Flying fox,
rumah pohon,
terapi ikan,
mini zoo
replika baytur rosul
monumen cincin rasul
dll .
Info
0341-833235
annur2 net



0 komentar:

Posting Komentar