Senin, 08 April 2019

TERJEMAH KITAB SULLAMUL MUNAWRAQ



TERJEMAH KITAB SULLAMUL MUNAWRAQ

Kata Sambutan Pengasuh
Pondok Pesantren AN-NUR 2 Al-Murtadlo Bululawang

Alhamdulillah, Segala puji bagi Allah dan sholawat serta salam semoga senantiasa terlimpahkan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW. Amma BA’d.
Setiap orang berusaha berfikir untuk mencapai kebenaran sehingga pendapatnya tidak keliru, namun kenyataannya banyak dari mereka yang pendapatnya keliru namun tidak menyadari kekeliruannya. Hal ini dikarenakan mereka tidak mengetahui cara bagaimana berfikir secara sitematis.


Ilmu Mantiq sangatlah penting untuk dipelajari oleh santri, sebab Ilmu Mantiq atau Logika itu bisa mejadikan seseorang berfikir secara sistematis, kritis dan analistis, sehingga bisa terhindar dari kesalahan. Imam Al-Ghozali pernah berkata
من لم يعرف المنطق فلا ثقة له في العلوم أصلاً
“Sesungguhnya orang yang tidak menguasai ilmu mantiq, maka tidak dapat dipertanggung jawabkan keilmuannya sama sekali.” [Natsr al-Jawahir Wa al-Durar, DR Yusuf Al-Mar’asyali]
Maka tak heran, ada ulama yang mengatakan bahwa mempelajari ilmu mantiq itu hukumya fardlu kifayah bahkan ada yang mengatakan fardlu ‘Ain meskipun Ibnu Shalah dan  imam Nawawi memiliki pebdapat yang berbeda.

Santri yang setiap hari mengkaji tafsir al-qur’an dan syarah hadits akan memiliki pendirian yang kokoh dan tak tergoyahkan dengan adanya penyelewengan logika, dan ia akan lebih kokoh lagi dengan mempelajari ilmu mantiq. Terlebih bagi santri yang bergelut dengan dunia bahtsul masa’il perlu kiranya menguasai ilmu mantiq ini supaya memiliki cara berfikir yang sistematis.

Buku yang merupakan terjemah dari Kitab Sullamul Munauraq fi Ilm al-Manthiq karya Syekh Abdurrahman al-Akhdari, yang ditulis oleh beberapa santri yang tergabung dalam logika institut ini adalah sarana yang dapat mempermudah dalam memahami ilmu mantiq.

Akhirnya, saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada tim penulis yang berhasil menyusun buku ini semoga buku ini bisa bermanfaat untuk pembaca dari kalangan santri bahkan dari kalangan umum serta bisa memotivasi santri yang lain dalam bidang karya tulis sehingga setelah ini banyak karya tulis santri yang bermunculan.

Bululawang, 9 April 2019
DR.H.Fathul Bari Badruddin, SS.,M.Ag



0 komentar:

Posting Komentar