Jumat, 13 November 2020

PENGANTAR MANUSIA BERADAB


KATA PENGANTAR

BUKU “MANUSIA BERADAB

 الحمد لله الذي جعل القرآن للدين أساسا والحديث االنبوي له مصباحا ونبراسا والصلاة والسلام على سيدنا محمد خاتم النبيين الذي جعل سنته للناس منهاجا ومقياسا وعلى آله وصحبه الذين دارسوا الحديث النبوي دراسا. أما بعد.

 

Al-quran merupakan sumber ajaran islam yang utama. Namun demikian karena keglobalannya, Al-quran tidak bisa berdiri sendiri dan tidak bisa diamalkan dengan benar tanpa disertai hadits Nabi SAW sebagai bayan-nya (penjelasan). Ada seseorang yang bertanya banyak hal namun ia meminta jawaban hanya dari dalil al-Quran saja. sahabat yang bernama Imran ibn Hushain dengan menjawab :

إنك رجل أحمق، أتجد الظهر في كتاب الله أربعا لا يجهر فيها بالقراءة؟ ثم عدّد عليه الصلاة، والزكاة، ونحو ذلك، ثم قال: أتجد هذا في كتاب الله تعالى مفسّرا؟ إن كتاب الله تعالى أبهم هذا، وإن السنّة تفسر هذا

Engkau ini orang yang bodoh, apakah kau temukan dalam al-qur'an keterangan bahwa shalat Dzuhur itu empat reka'at dan bacaannya tidak dikeraskan, begitu pula mengenai jumlah rekaat shalat, nishab zakat dan semisalnya? Kemudian Ia berkata lagi: Apakah kau temukan al-qur'an menjelaskan semua itu?. Sesungguhnya kitab Allah tidak menjelaskan semua itu dan sunnahlah menjelaskannya. [Tafsir Al-Maturidi]

 

Dengan demikian Al-Qur’an dan hadits tidaklah bisa dipisahkan. Rasulullah SAW bersabda:

تَرَكْتُ فِيكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا كِتَابَ اللَّهِ وَسُنَّةَ نَبِيِّهِ

Aku telah tinggalkan pada kamu dua perkara. Kamu tidak akan sesat selama berpegang kepada keduanya, (yaitu) Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya. [HR Malik]

 

Tanpa hadits, Akal sehat tidaklah cukup untuk memahami ajaran islam dengan benar. Sayyidina ‘Ali RA berkata :

لو كان الدين بالرأى لكان مسح أسفل الخف أولى من أعلاه وقد رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم يمسح أعلى الخف

Andaikan agama itu berdasarkan akal niscaya mengusap bagian bawah dari sepatu itu lebih utama dari pada mengusap bagian atasnya dan sungguh aku melihat Rasul SAW mengusap bagian atas dari sepatunya (dalam berwudlu’). [Al-Adab As-Syar’iyyah]

 

Maka hadits itu merupakan pengejawantahan isi dari Al-Quran. Ketika Ibunda Aisyah RA ditanya mengenai akhlak Rasulullah SAW , maka beliau menjawab:

كَانَ خُلُقُهُ الْقُرْآنَ

“Akhlak Rasulullah adalah Al Quran” (HR Ahmad).

 

Ini berarti Ucapan dan perilaku keseharian Rasulullah merupakan manifestasi riel dari Al Quran. Maka tidak berlebihan jika dikatakan bahwa beliau adalah ‘Al Quran berjalan’. Dengan demikian, Rasul SAW menjadi teladan dalam semua bidang dan profesi beliau adalah penggembala teladan, pedagang teladan, Suami teladan, da’I teladan, bahkan pemimpin teladan.

 

Sampai disini kita ketahui betapa pentingnya posisi hadits dalam ajaran islam yang merupakan way of laife dari setiap muslim dari Ummat Nabi Muhammad SAW sehingga banyak ulama membuat karya hadits mulai dari kitab besar seperti shaih bukhari dan syarahnya, Fathul Bari hingga kitab kecil seperti kumpulan 40 hadits seperti Arbain Nawawi.

 

Hadits Arbain tidak melulu berisi 40 hadits melainkan ada juga Hadits Arbain yang berisi 40 tema hadits seperti “Al-Arbain Ala Madzhabil Mutahaqqiqin Minas Shufiyah” karya Abi Nuaim Al-Asbihani dan “Al-Arbaun As-Shugra” karya al-Bayhaqi. Begitu pula kitab arbain “An-Nur Al-Badary” yang merupakan matan dari buku yang baca saat ini yang memuat tema-tema keseharian yang dibagi menjadi dua tema besar yaitu tema kebaikan dan tema kejelekan. Kebaikan agar kita termotivasi untuk melakukannya dan kejelekan agar kita terhindar darinya. Imam Ghazali menukil Maqalah :

عَرَفْتُ الشَّرَّ لاَ لِلشَّرِّ وَلَكِنْ لِتَوقيْهِ وَمَنْ لَا يَعْرِفِ الشر مِنَ الناس يَقَع فِيْهِ

Aku kenali keburukan tidak untuk berbuat keburukan, akan tetapi untuk menjaga diri dari perbuatan buruk tersebut. Karena barangsiapa yang tidak dapat mengetahui kejelakan di antara manusia, maka ia akan terjerumus ke dalamnya.[Ihya’ Ulumuddin]

 

Kitab arbain “AN-Nur Al-Badary” sendiri merupakan buku yang kami susun atas perintah Sayyidi Al-Walid, Ayah sekaligus Guru kami, Al-Magfurlah KHM Badruddin Anwar. Dengan motivasi sam’an wa tha’atan maka kami Menyusun beberapa hadits sesuai dengan 40 tema kebaikan dan kejelekan lalu kami sempurnakan dengan hasyiyah (catatan kaki) berbahasa arab guna mempermudah ustadz dalam memberi tambahan penjelasan kitab ini kepada murid-muridnya dan menambah wawasan pembaca pada umumnya.

 

Adapun buku yang berada ditangan anda sekarang ini berjudul MANUSIA BERADAB adalah buku terjemah dari hadits Arbain An-Nur Al-Badary yang ditambah dengan uraian darui setiap temanya. Buku ini merupakan karya dari santri-santri GERBANG (Pergerakan Bahasa Asing) Angkatan ke 2. Dengan diterjemah kedalam Bahasa Indonesia, Kitab hadits Arbain An-Nur Al-Badary menjadi layak sebagai bahan bacaan oleh siapapaun bahkan oleh orang awam sekalipun terlebih dengan adanya tambahan penjelasan pada setiap tema. Terimakasih kepada tim yang telah membuat karya ini semoga Allah menjadikan buku ini sebagai amal ikhlash dari kalian semua yang pahalanya tidak hanya mengalir kepada tim penulis namun juga kepada orang tua mereka. Semoga Bermanfaat.

 

Bululawang, 14 November 2020

DR.H.Fathul Bari Badruddin

 

 

FILE BISA DI COPAS DARI

http://www.onedayonehadith.net/2020/11/pengantar-manusia-beradab.html

0 komentar:

Posting Komentar