Senin, 05 Desember 2016

SAMBUTAN SYEIKH MESIR

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله الذي أنزل القرآن وجعل السنة مصدر من مصادر التشريع توضح ما أبهم من القرآن
وتفصل المجمل وتزيد أحكام سكت عنها القرآن.

Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Al-Qur’an dan menjadikan Hadits sebagai sumber ajaran islam yang menjelaskan apa-apa yang samar dari al-Qur’an dan memberi perincian dari ayat yang global serta menambah hukum-hukum yang tidak dibicarakan oleh Al-Qur’an.

Amma Ba’d. Sungguh saya menemukan tema-tema pembahasan yang indah dan menarik dalam buku Motivasi Bahagia Dari Rasul SAW – One Day One Hadith #2”  ini mengingat dalam setiap sendi kehidupan yang di dalamnya terdapat sunnah Rasul SAW akan menjadi kehidupan yang membahagiakan di dunia dan akhirat dan sebaliknya, kecelakaan dalam hidup ini adalah dikarenakan jauh dari tuntunan Allah dan Rasul-Nya.


Tatkala Rasul SAW datang maka beliau mengajarkan segala sesuatu hingga membuat orang yahudi dan nashrani iri dan dengki kepada agama islam dan mereka berkata :


إِنَّ مُحَمَّدًا عَلَّمَ أَصْحَابَهُ كُلَّ شَيْئٍ حَتَّى دُخُوْلِ الْخَلَاءِ
“Sesungguhnya Muhammad mengajari para sahabatnya segala sesuatu hingga tata cara masuk toilet”. 

Seperti itulah agama Islam ini, tidak membatasi pada urusan sholat, zakat, puasa dan haji akan tetapi Islam mencakup semua sendi kehidupan.

Maka saya memberikan apresiasi kepada DR. H. Fathul Bari Badruddin yang telah menulis tema-tema penting yang banyak terlupakan oleh ulama modern, yakni bagaimana membentuk keluarga bahagia di bawah naungan ajaran Allah dan Rasul-Nya. Lalu pembahasan mengenai pekerjaan yang mana menjadi masalah yang membikin kepala pusing namun Islam justru menjadikan amalan pertama yang ditimbang di mizan seseorang pada hari kiamat adalah nafkahnya kepada keluarga termasuk berbagai transaksi yang terjadi sehari-hari terutama di pasar dimana etika dan ajaran sering diabaikan di sana. 

Pembahasan dilanjutkan kepada masalah niat dan bagaimana mengubah suatu kebiasaan sehari-hari menjadi bernilai ibadah, bagaimana terlepas dari lilitan hutang, hakikat harta benda dan bagaimana seorang muslim merealisasikan kebahagiaan dan menyadarkan mereka bahwa kebahagiaan bukan terletak pada faktor harta, anak akan tetapi pada qana’ah. Dan tidak luput dari pembahasan, Hal ihwal seseorang bersama istrinya dan kapan ia harus cemburu sehingga ia terlepas dari predikat dayyuts, kewajiban memuliakan tamu dan balasannya dan tema-tema lain yang penting dalam kehidupan kita.




Sungguh, Buku ini sangat indah dan menyentuh sendi-sendi kehidupan seorang muslim setiap harinya. As-Sunnah memberikan warna dalam kehidupan seorang muslim yang tidak sepatutnya di abaikan. Allah SWT berfirman :

وَمَا آتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا
Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. [QS Al-Hasyr :7]

Dari sini, penulis memilih beberapa hadits yang berkaitan dengan kehidupan harian seorang muslim dari siang hingga malamnya yang menyentuh langsung kehidupan secara berkesinambungan dan penulis berusaha memberikan penjelasan dengan cara yang praktis sehingga dapat dipahami orang orang awam sekalipun.

Semoga Allah SWT menjadikan usaha penulis ini sebagai amal kebaikan yang menambah timbangan amal kebaikannya dan semoga Allah SWT menjadikannya bermanfaat untuk semua orang dimanapun. Mudah-mudahan Allah menjadikannya sebagai saksi kebaikannya, bukan saksi kejelekannya. Semoga bermanfaat!.

Wassalam,
Kairo, 6 Oktober 2016
الشيخ محمد عيد, القاهرة جمهورية مصر  العربية
Syeikh Muhammad Id

0 komentar:

Posting Komentar