ONE DAY ONE HADITH
Diriwayatkan dari Ibnu
Abbas RA, Rasul SAW Bersabda :
لَيْسَ الْمُؤْمِنُ بِالَّذِي يَشْبَعُ وَجَارُهُ جَائِعٌ
”Bukanlah orang mukmin itu orang yang
kenyang sementara (ia membiarkan) tetangganya kelaparan.” [HR Thabrani]
Catatan
Alvers
Viral video
seorang perempuan bernama Nikalie Monroe di Kentucky, Amerika Serikat usai
mengunggah video eksperimennya. Ia berpura-pura menjadi seorang ibu kurang
mampu lalu Ia menelfon 43 tempat ibadah di Amerika Serikat untuk membantunya memberikan
susu formula untuk anaknya. Semua video memiliki format yang relatif serupa
dimana Monroe berperan sebagai seorang ibu yang sedang berjuang, meminta
sekaleng kecil susu formula ditambah efek suara tangisan bayi dapat terdengar
dalam video tersebut. Ia mengatakan bahwa dia sudah mencoba menelepon lembaga
swadaya masyarakat (LSM) dan lembaga makanan lainnya, tetapi mereka sedang
tidak ada dan menyarankan dia untuk menelepon gereja.
Beberapa gereja
mengatakan ia harus menjadi jemaat agar bisa dibantu. Yang lain hanya
mengatakan tidak punya. Ketika ia bertanya apakah mereka bisa menyediakan
sumbangan sebesar USD 20 untuknya, mereka menjawab tidak bisa. Monroe juga
menelepon gereja besar milik Joel Osteen di Houston, Lakewood Church, salah
satu gereja terbesar di Amerika Serikat, dengan perkiraan kekayaan bersih
terbaru sebesar USD 59 juta. Wanita yang menjawab telepon tersebut mengatakan
Monroe bisa mendaftar ke pelayanan amal mereka, tetapi persetujuannya bisa
memakan waktu beberapa hari hingga beberapa minggu (11/25).
Menariknya dalam
unggahan tersebut, ketika Monroe menghubungi Islamic Center of Charlotte di
Harrisburg Road, Amerika Serikat maka tanpa ragu pengurus masjid langsung
mengiyakan. Monroe sendiri mengaku sangat terharu dengan respon cepat pihak
masjid. Tanpa berbasa-basi pihak masjid langsung menanykan lokasi dan kebutuhan
yang diperlukannya. ”Dia langsung cepat. Dia cuman tanya satu pertanyaan kayak
dimana kamu tinggal dan apa yang kamu butuhkan. Nggak ada pertanyaan lain beda
dengan tempat ibadah lainnya.”
Monroe kemudian buka
kartu bahwa dia sedang melakukan sosial eksperimen untuk mengetahui tempat
ibadah mana yang bisa membantu kondisinya. Ia berkata : ”Saya melakukan sosial
eksperimen untuk mengetahui gereja mana yang bisa membantu bayi yang kelaparan.
Sayangnya banyak gereja yang menolak permintaan tolong saya tapi pihak masjid
Anda tidak demikian. Saya mau mengucapkan terima kasih terhadap kebaikan hati
kalian.” kata Monroe.
Manager Council on
American–Islamic Relations (CAIR) memberikan apresiasi terhadap dewan
kemakmuran masjid Charlotte. "Kami mengapresiasi atas teladan akhlak dan
perilaku yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW dan Al-Qur'an. Agama kami
memerintahkan kami untuk bekerja demi memastikan tidak ada seorang pun di
sekitar kami yang menderita kelaparan atau kekurangan.” [VIVA co id] dan ini
sebagaimana disabdakan oleh Nabi SAW pada hadits utama : ”Bukanlah orang mukmin
itu orang yang kenyang sementara (ia membiarkan) tetangganya kelaparan.” [HR Thabrani]
Dalam hadits di
atas, kita diperintahkan untuk menolong tetangga yang membutuhkan tanpa melihat
apa agamanya, apakah dia muslim ataukah non muslim. Secara tegas, Allah tidak
melarang kaum muslimin berbuat baik kepada non muslim. Allah SWT berfirman :
لا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي
الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا
إِلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ
”Allah tidak
melarang kamu berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak
memerangimu dalam urusan agama dan tidak mengusir kamu dari kampung halamanmu.
Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil”. [QS Al-Mumtahanah :
8]
Mujahid berkata:
“Aku pernah berada di sisi Abdullah bin Umar, sementara seorang budaknya sedang
menyembelih dan menguliti seekor kambing”. Lalu Abdullah bin Umar berkata:
يَا غُلَامُ، إِذَا سَلَخْتَ فَابْدَأْ بِجَارِنَا الْيَهُوْدِيِّ
‘Wahai budak,
apabila engkau selesai menguliti, mulailah dengan memberikan (daging) kepada
tetangga kita yang Yahudi”.
Ia mengulanginya
beberapa kali. Maka ada yang bertanya kepadanya: ”Mengapa engkau mengatakan
demikian? ” Abdullah bin Umar menjawab: ”Sesungguhnya Rasul SAW senantiasa
berwasiat kepada kami tentang tetangga, hingga kami khawatir beliau akan
menjadikannya sebagai ahli waris. ” [Ihya Ulumuddin]
Sautu ketika Aisyah
RA bertanya : Wahai Rasulullah, aku memiliki dua orang tetangga, kepada siapa
aku harus memberikan hadiah?” Beliau menjawab:
إِلَى أَقْرَبِهِمَا مِنْكِ بَابًا
“Kepada tetangga
yang paling dekat pintunya denganmu.” [HR Bukhari]
Anjuran berbuat
baik kepada orang dekat atau tetangga sebagaimana hadits-hadits di atas itu tidaklah
membeda-bedakan apa agamanya, apakah islam ataukah bukan. Islam mengajarkan
kasih sayang kepada sesama karena Islam itu Rahmatan Lil Alamin, kasih sayang
kepada alam semesta.
Suatu ketika ada seorang
Majusi meminta jamuan amakanan kepada Nabi Ibrahim AS. Ibrahim berkata
kepadanya: “Jika engkau masuk Islam, aku akan menjamu dan memuliakanmu.” Majusi
itu menjawab: “Kalau aku masuk Islam, maka apa kelebihanmu atas diriku?” Lalu
ia pergi. Maka Allah SWT mewahyukan kepada Ibrahim AS :
يَا إِبْرَاهِيمُ، لَمْ تُطْعِمْهُ إِلَّا بِتَغْيِيرِ دِينِهِ
وَنَحْنُ مُنْذُ سَبْعِينَ سَنَةً نُطْعِمُهُ عَلَى كُفْرِهِ، فَلَوْ أَضَفْتَهُ
لَيْلَةً مَاذَا عَلَيْكَ؟
“Wahai Ibrahim,
apakah engkau tidak mau memberinya makan kecuali jika ia mengubah agamanya?
Padahal Kami telah memberinya makan selama tujuh puluh tahun dalam keadaan
kafir. Kalau engkau menjamunya satu malam saja, apa ruginya bagimu?”
Maka Ibrahim AS segera
mengejar Majusi itu dan menjamunya. Majusi itu bertanya: “Apa sebab engkau
berubah pikiran?” Ibrahim pun menceritakan wahyu Allah tadi kepadanya. Majusi
itu berkata: “Apakah demikian Allah memperlakukanku?” Lalu ia berkata:
“Tunjukkan kepadaku Islam.” Maka ia pun masuk Islam. [Ar-Risalah
Al-Qusyairiyah]
Wallahu A’lam.
Semoga Allah Al-bari membuka hati dan pikiran kita untuk berbuat baik kepada
sesama manusia tanpa membeda-bedakan agamanya. Semakin tinggi Iman semakin banyak
kebaikan kepada sesama dan orang yang
beriman itu tidaklah membiarkan tetangganya kelaparan.
Salam Satu Hadits
Dr.H.Fathul
Bari.,SS.,M.Ag
Pondok Pesantren
Wisata
AN-NUR 2 Malang
Jatim
Ngaji dan Belajar
Berasa di tempat Wisata
Ayo Mondok! Mondok
Itu Keren!
NB.
Jangan pelit
berbagi ilmu. Sufyan Ats-sauri berkata : “Barang siapa pelit berbagi ilmu maka
ia akan ditimpa satu dari tiga perkata : (1) lupa, (2) wafat tanpa manfaat dan
(3) catatan ilmunya hilang”. [Al-Majmu’]






0 komentar:
Post a Comment